<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi: Massa 212 Diperkirakan Capai 2.000 Orang</title><description>Sambodo mengatakan, pihaknya hanya akan melakukan pengalihan arus lalu lintas bersifat situasional.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/21/337/2172062/polisi-massa-212-diperkirakan-capai-2-000-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/21/337/2172062/polisi-massa-212-diperkirakan-capai-2-000-orang"/><item><title>Polisi: Massa 212 Diperkirakan Capai 2.000 Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/21/337/2172062/polisi-massa-212-diperkirakan-capai-2-000-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/21/337/2172062/polisi-massa-212-diperkirakan-capai-2-000-orang</guid><pubDate>Jum'at 21 Februari 2020 14:34 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/21/337/2172062/polisi-massa-212-diperkirakan-capai-2-000-orang-PuyQ86lZVB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aksi 212 di sekitaran Gambir (Foto: Okezone/Fakhrizal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/21/337/2172062/polisi-massa-212-diperkirakan-capai-2-000-orang-PuyQ86lZVB.jpg</image><title>Aksi 212 di sekitaran Gambir (Foto: Okezone/Fakhrizal)</title></images><description>JAKARTA - Massa aksi 212 di Patung Kuda diperkirakan hanya sebanyak 2.000 orang saja. Mereka nantinya akan menyampaikan orasinya di seputaran Gedung Indosat, Gambir, Jakarta Pusat.

&quot;Mereka akan mulai melaksanakan aksi setelah Salat Jumat. Massa aksinya ada sekitar seribu sampai dua ribu orang,&quot; kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Cokro saat meninjau lokasi, Jumat (21/2/2020).

Sambodo mengatakan, pihaknya hanya akan melakukan pengalihan arus lalu lintas bersifat situasional. &quot;Mudah-mudahan dengan pengalihan arus seperti ini yang penting arus lalu lintas tidak tersendat sama sekali. Walaupun tidak bisa dihindari adanya kepadatan-kepadatan dan kemacetan yang terjadi,&quot; imbuhnya.

Ia menambahkan, pihaknya menerjunkan 300 personel yang akan mengatur lalu lintas selama berlangsungnya aksi 212.

&quot;200 (personel) hanya mengatur lalin. Sisanya nanti kita tempatkan di Sudirman-Thamrin,&quot; tandasnya.

Baca Juga: Aksi 212 di Istana Negara, Rekayasa Lalin Bersifat Situasional

Sebelumnya, Kasubdit  Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar mengatakan arus lalu lintas dari jalan Veteran Raya yang akan menuju jalan Veteran III diluruskan ke jalan arah Harmoni.

Arus lalu lintas dari jalan Medan Merdeka Timur yang akan menuju jalan Medan Merdeka Utara dibelokan ke kanan ke Jalan Perwira.

Selanjutnya arus lalu lintas dari jalan Ridwan Rais yang menuju jalan Medan Merdeka Selatan diluruskan ke jalan Medan Merdeka Timur.

Kemudian dari jalan MH Thamrin yang akan menuju bundaran patung kuda, dibelokan ke kiri atau ke kanan ke jalan Kebon Sirih.

Lalu, arus lalu lintas dari jalan Abdul Muis yang akan belok ke kiri  ke jalan Budi Kemuliaan, diluruskan ke jalan Fachrudin. Sementara arus  lalu lintas dari jalan Fachrudin yang akan belok ke kanan ke jalan Budi  Kemuliaan akan diluruskan ke jalan Abdul Muis.

Kemudian, dari jalan Tanah Abang II yang akan lurus ke jalan Museum  dibelokan ke kiri maupun ke kanan. Arus lalu lintas dari jalan Majapahit  yang akan belok ke kiri ke jalan Museum diluruskan ke jalan Abdul Muis.

Sementara arus lalu lintas dari jalan Abdul Muis yang akan belok kanan ke jalan Museum diluruskan ke jalan Majapahit.

Untuk jalan Hayam Wuruk yang akan lurus ke jalan Majapahit dibelokan ke kiri ke jalan Juanda.

Dan, arus lalu lintas dari jalan Veteran Raya yang akan belok kiri ke  jalan Majapahit diluruskan ke jalan Suryo Pranoto maupun dibelokan ke  kanan ke Gajah Mada.
</description><content:encoded>JAKARTA - Massa aksi 212 di Patung Kuda diperkirakan hanya sebanyak 2.000 orang saja. Mereka nantinya akan menyampaikan orasinya di seputaran Gedung Indosat, Gambir, Jakarta Pusat.

&quot;Mereka akan mulai melaksanakan aksi setelah Salat Jumat. Massa aksinya ada sekitar seribu sampai dua ribu orang,&quot; kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Cokro saat meninjau lokasi, Jumat (21/2/2020).

Sambodo mengatakan, pihaknya hanya akan melakukan pengalihan arus lalu lintas bersifat situasional. &quot;Mudah-mudahan dengan pengalihan arus seperti ini yang penting arus lalu lintas tidak tersendat sama sekali. Walaupun tidak bisa dihindari adanya kepadatan-kepadatan dan kemacetan yang terjadi,&quot; imbuhnya.

Ia menambahkan, pihaknya menerjunkan 300 personel yang akan mengatur lalu lintas selama berlangsungnya aksi 212.

&quot;200 (personel) hanya mengatur lalin. Sisanya nanti kita tempatkan di Sudirman-Thamrin,&quot; tandasnya.

Baca Juga: Aksi 212 di Istana Negara, Rekayasa Lalin Bersifat Situasional

Sebelumnya, Kasubdit  Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar mengatakan arus lalu lintas dari jalan Veteran Raya yang akan menuju jalan Veteran III diluruskan ke jalan arah Harmoni.

Arus lalu lintas dari jalan Medan Merdeka Timur yang akan menuju jalan Medan Merdeka Utara dibelokan ke kanan ke Jalan Perwira.

Selanjutnya arus lalu lintas dari jalan Ridwan Rais yang menuju jalan Medan Merdeka Selatan diluruskan ke jalan Medan Merdeka Timur.

Kemudian dari jalan MH Thamrin yang akan menuju bundaran patung kuda, dibelokan ke kiri atau ke kanan ke jalan Kebon Sirih.

Lalu, arus lalu lintas dari jalan Abdul Muis yang akan belok ke kiri  ke jalan Budi Kemuliaan, diluruskan ke jalan Fachrudin. Sementara arus  lalu lintas dari jalan Fachrudin yang akan belok ke kanan ke jalan Budi  Kemuliaan akan diluruskan ke jalan Abdul Muis.

Kemudian, dari jalan Tanah Abang II yang akan lurus ke jalan Museum  dibelokan ke kiri maupun ke kanan. Arus lalu lintas dari jalan Majapahit  yang akan belok ke kiri ke jalan Museum diluruskan ke jalan Abdul Muis.

Sementara arus lalu lintas dari jalan Abdul Muis yang akan belok kanan ke jalan Museum diluruskan ke jalan Majapahit.

Untuk jalan Hayam Wuruk yang akan lurus ke jalan Majapahit dibelokan ke kiri ke jalan Juanda.

Dan, arus lalu lintas dari jalan Veteran Raya yang akan belok kiri ke  jalan Majapahit diluruskan ke jalan Suryo Pranoto maupun dibelokan ke  kanan ke Gajah Mada.
</content:encoded></item></channel></rss>
