<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Petani Ditemukan Tewas di Kebun, Diduga Tertimpa Tumpukan Rumput Seberat 40 Kg</title><description>Seorang petani di Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, ditemukan tewas di kebun salak. Diduga tertimpa tumpukan rumput seberat 40 kg.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/22/244/2172605/petani-ditemukan-tewas-di-kebun-diduga-tertimpa-tumpukan-rumput-seberat-40-kg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/22/244/2172605/petani-ditemukan-tewas-di-kebun-diduga-tertimpa-tumpukan-rumput-seberat-40-kg"/><item><title>Petani Ditemukan Tewas di Kebun, Diduga Tertimpa Tumpukan Rumput Seberat 40 Kg</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/22/244/2172605/petani-ditemukan-tewas-di-kebun-diduga-tertimpa-tumpukan-rumput-seberat-40-kg</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/22/244/2172605/petani-ditemukan-tewas-di-kebun-diduga-tertimpa-tumpukan-rumput-seberat-40-kg</guid><pubDate>Sabtu 22 Februari 2020 16:57 WIB</pubDate><dc:creator>Made Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/22/244/2172605/petani-ditemukan-tewas-di-kebun-diduga-tertimpa-tumpukan-rumput-seberat-40-kg-KkRO9ThT7h.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mayat. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/22/244/2172605/petani-ditemukan-tewas-di-kebun-diduga-tertimpa-tumpukan-rumput-seberat-40-kg-KkRO9ThT7h.jpg</image><title>Ilustrasi mayat. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>KARANGASEM &amp;ndash; Berpamitan mencari rumput untuk sapi peliharaannya sejak pagi, seorang petani bernama I Komang Pageh (38) asal Dusun Jangu, Desa Duda, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, ditemukan tewas di sebuah kebun salak milik warga.
Ketika ditemukan oleh salah satu warga setempat, jenazah dalam keadaan tertimpa tumpukan rumput seberat 40 kilogram.
Baca juga:   Terungkap Identitas Mayat Pria Bertato di Pantai Padanggalak Bali&amp;nbsp;
 
Kapolsek Selat AKP Sunjaya Wirya menceritakan, korban pada pukul 07.00 Wita berpamitan kepada orangtuanya I Nyoman Jana (70).
&quot;Ia mengungkapkan akan mencari rumput untuk pakan sapi di tegalan miliknya,&quot; terang Sunjaya, Sabtu (22/2/2020).
Dia melanjutkan, tidak ada firasat apa pun, tiba-tiba sekira pukul 12.15 Wita, orangtua korban didatangi salah satu warga setempat memberitahukan bahwa anaknya I Komang Pageh tergeletak dalam keadaan meninggal dunia.
&quot;Saat itu saksi menyampaikan kepada orangtua korban bahwa muka anaknya ditemukan tertutup rumput yang dibawa,&quot; jelasnya.
Bercampur kaget dan tidak percaya, orangtua korban langsung menuju lokasi ditemukan jenazah anaknya itu. Sesampai di sana, mereka langsung syok melihat anak tergeletak tidak bernyawa.
&quot;Kepala kewilayahan lantas melaporkan ke Polsek Selat. Selanjutnya jenazah dievakuasi ke Puskesmas Selat,&quot; imbuhnya.
Baca juga:   Warga Sragen Dikagetkan Penemuan Mayat Wanita di Sungai Waduk Gebyar&amp;nbsp;
 
Setelah dilakukan pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
&quot;Korban diduga meninggal akibat terpeleset lalu tertimpa rumput yang dibawa,&quot; ungkapnya.
Kini jenazah telah disemayamkan di rumah duka dan akan menjalani upacara secara Hindu tiga hari lagi.</description><content:encoded>KARANGASEM &amp;ndash; Berpamitan mencari rumput untuk sapi peliharaannya sejak pagi, seorang petani bernama I Komang Pageh (38) asal Dusun Jangu, Desa Duda, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali, ditemukan tewas di sebuah kebun salak milik warga.
Ketika ditemukan oleh salah satu warga setempat, jenazah dalam keadaan tertimpa tumpukan rumput seberat 40 kilogram.
Baca juga:   Terungkap Identitas Mayat Pria Bertato di Pantai Padanggalak Bali&amp;nbsp;
 
Kapolsek Selat AKP Sunjaya Wirya menceritakan, korban pada pukul 07.00 Wita berpamitan kepada orangtuanya I Nyoman Jana (70).
&quot;Ia mengungkapkan akan mencari rumput untuk pakan sapi di tegalan miliknya,&quot; terang Sunjaya, Sabtu (22/2/2020).
Dia melanjutkan, tidak ada firasat apa pun, tiba-tiba sekira pukul 12.15 Wita, orangtua korban didatangi salah satu warga setempat memberitahukan bahwa anaknya I Komang Pageh tergeletak dalam keadaan meninggal dunia.
&quot;Saat itu saksi menyampaikan kepada orangtua korban bahwa muka anaknya ditemukan tertutup rumput yang dibawa,&quot; jelasnya.
Bercampur kaget dan tidak percaya, orangtua korban langsung menuju lokasi ditemukan jenazah anaknya itu. Sesampai di sana, mereka langsung syok melihat anak tergeletak tidak bernyawa.
&quot;Kepala kewilayahan lantas melaporkan ke Polsek Selat. Selanjutnya jenazah dievakuasi ke Puskesmas Selat,&quot; imbuhnya.
Baca juga:   Warga Sragen Dikagetkan Penemuan Mayat Wanita di Sungai Waduk Gebyar&amp;nbsp;
 
Setelah dilakukan pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
&quot;Korban diduga meninggal akibat terpeleset lalu tertimpa rumput yang dibawa,&quot; ungkapnya.
Kini jenazah telah disemayamkan di rumah duka dan akan menjalani upacara secara Hindu tiga hari lagi.</content:encoded></item></channel></rss>
