<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Warga Sudah Peringatkan Pembina Pramuka SMPN 1 Turi Tapi Tak Digubris   </title><description>Kepala Dusun Dukuh Donokerto Turi Sleman, Tartono mengatakan, warganya sudah mengingatkan kepada pembina Pramuka SMPN 1 Turi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/22/510/2172569/warga-sudah-peringatkan-pembina-pramuka-smpn-1-turi-tapi-tak-digubris</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/22/510/2172569/warga-sudah-peringatkan-pembina-pramuka-smpn-1-turi-tapi-tak-digubris"/><item><title> Warga Sudah Peringatkan Pembina Pramuka SMPN 1 Turi Tapi Tak Digubris   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/22/510/2172569/warga-sudah-peringatkan-pembina-pramuka-smpn-1-turi-tapi-tak-digubris</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/22/510/2172569/warga-sudah-peringatkan-pembina-pramuka-smpn-1-turi-tapi-tak-digubris</guid><pubDate>Sabtu 22 Februari 2020 15:52 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi KR Jogja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/22/510/2172569/warga-sudah-peringatkan-pembina-pramuka-smpn-1-turi-tapi-tak-digubris-Fvd9FzS1Ky.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/22/510/2172569/warga-sudah-peringatkan-pembina-pramuka-smpn-1-turi-tapi-tak-digubris-Fvd9FzS1Ky.jpg</image><title>Foto Istimewa</title></images><description>
SLEMAN - Kepala Dusun Dukuh Donokerto Turi Sleman, Tartono mengatakan, warganya sudah mengingatkan kepada pembina Pramuka SMPN 1 Turi, jika cuaca di utara gelap dan berpotensi banjir di sungai. Namun peringatan itu tak dihiraukan oleh pembina pramuka dan tetap melanjutkan susur sungai Sempor.

&amp;ldquo;Memang saat kejadian, disini tidak hujan tapi di atas cukup gelap. Anak-anak sempat diminta naik soalnya air sudah keruh, tapi susur sungai tetap dilanjutkan,&amp;rdquo; kata Tartono, Sabtu (22/2/2020).
&amp;nbsp;Baca juga: Ternyata Kegiatan Siswa SMPN 1 Turi Susur Sungai Tidak Ada Koordinasi
Menurutnya, anak-anak mulai susur sungai sekitar pukul 14.00 WIB. Selang 30 menit, terjadi aliran yang cukup besar dari atas. Warga yang mengetahui ada korban yang hanyut langsung diumumkan di masjid.

&amp;ldquo;Begitu diumumkan di masjid, warga langsung ikut mencari di sungai. Sebagian anak sudah ada yang diselamatkan,&amp;rdquo; pungkasnya.
&amp;nbsp;Baca juga: Polres Sleman Dirikan 2 Posko Identifikasi Korban Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi
Diketahui sebelumnya, kegiatan susur sungai yang dilakukan SMP Negeri 1 Turi itu jadi bencana setelah sejumlah siswa terbawa arus sungai.

Berdasarkan data BNPB hingga saat ini ada 9 orang siswa yang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden tersebut. Total siswa SMPN 1 Turi yang mengikuti kegiatan tersebut adalah 248. Dengan rincian kelas VII sebanyak 124 siswa dan kelas VIII 125 siswa.
</description><content:encoded>
SLEMAN - Kepala Dusun Dukuh Donokerto Turi Sleman, Tartono mengatakan, warganya sudah mengingatkan kepada pembina Pramuka SMPN 1 Turi, jika cuaca di utara gelap dan berpotensi banjir di sungai. Namun peringatan itu tak dihiraukan oleh pembina pramuka dan tetap melanjutkan susur sungai Sempor.

&amp;ldquo;Memang saat kejadian, disini tidak hujan tapi di atas cukup gelap. Anak-anak sempat diminta naik soalnya air sudah keruh, tapi susur sungai tetap dilanjutkan,&amp;rdquo; kata Tartono, Sabtu (22/2/2020).
&amp;nbsp;Baca juga: Ternyata Kegiatan Siswa SMPN 1 Turi Susur Sungai Tidak Ada Koordinasi
Menurutnya, anak-anak mulai susur sungai sekitar pukul 14.00 WIB. Selang 30 menit, terjadi aliran yang cukup besar dari atas. Warga yang mengetahui ada korban yang hanyut langsung diumumkan di masjid.

&amp;ldquo;Begitu diumumkan di masjid, warga langsung ikut mencari di sungai. Sebagian anak sudah ada yang diselamatkan,&amp;rdquo; pungkasnya.
&amp;nbsp;Baca juga: Polres Sleman Dirikan 2 Posko Identifikasi Korban Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi
Diketahui sebelumnya, kegiatan susur sungai yang dilakukan SMP Negeri 1 Turi itu jadi bencana setelah sejumlah siswa terbawa arus sungai.

Berdasarkan data BNPB hingga saat ini ada 9 orang siswa yang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden tersebut. Total siswa SMPN 1 Turi yang mengikuti kegiatan tersebut adalah 248. Dengan rincian kelas VII sebanyak 124 siswa dan kelas VIII 125 siswa.
</content:encoded></item></channel></rss>
