<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> 188 WNI dari Kapal World Dream Diobservasi Bekas Rehabilitasi Pecandu Narkotika   </title><description>Pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk mengevakuasi 188 WNI dari Kapal World Dream.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/24/337/2173443/188-wni-dari-kapal-world-dream-diobservasi-bekas-rehabilitasi-pecandu-narkotika</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/24/337/2173443/188-wni-dari-kapal-world-dream-diobservasi-bekas-rehabilitasi-pecandu-narkotika"/><item><title> 188 WNI dari Kapal World Dream Diobservasi Bekas Rehabilitasi Pecandu Narkotika   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/24/337/2173443/188-wni-dari-kapal-world-dream-diobservasi-bekas-rehabilitasi-pecandu-narkotika</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/24/337/2173443/188-wni-dari-kapal-world-dream-diobservasi-bekas-rehabilitasi-pecandu-narkotika</guid><pubDate>Senin 24 Februari 2020 18:52 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/24/337/2173443/188-wni-dari-kapal-world-dream-diobservasi-bekas-rehabilitasi-pecandu-narkotika-NJ6t75RBhr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Ilustrasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/24/337/2173443/188-wni-dari-kapal-world-dream-diobservasi-bekas-rehabilitasi-pecandu-narkotika-NJ6t75RBhr.jpg</image><title>Foto Ilustrasi Okezone</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk mengevakuasi 188 WNI dari Kapal World Dream. Rencananya, seluruh WNI tersebut akan diobservasi selama 14 hari di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu.

Menurut Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad menyebutkan bahwa tempat observasi itu merupakan pulau kosong atau tak berpenghuni. Sebelumnya, Pulau Sebaru sempat dijadikan lokasi rehabilitasi bagi para pecandu narkotika.

&quot;Pulaunya kosong jauh dari pemukiman dan dikelilingi oleh pulau kosong,&quot; ucap Husein saat ditemui di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta Pusat, Senin (24/2/2020).
&amp;nbsp;Baca juga: Jadi Tempat Observasi 188 WNI, Menkes Sebut Pulau Sebaru Kecil Miliki Fasilitas Baik
&quot;Memang disana ada bangunan. Dulu itu pulaunya digunakan untuk rehabilitasi pecandu narkoba beberapa tahun lalu,&quot; tambahnya.

Lanjut Husein menyebutkan, kalau fasilitas di pulau tersebut sudah baik dan memadai. Namun dalam proses observasi, ia mengatakan bahwa semua hal akan disiapkan oleh pemerintah pusat.
&amp;nbsp;Baca juga: Pemerintah Evakuasi 188 WNI di Kapal World Dream pada 26 Februari 2020
&quot;Memang fasilitasnya sudah memadai ya disana. Semua dipersiapkan oleh pihak kementerian, sama kita sifatnya hanya koordinasi saja,&quot; tutupnya.

Sebelumnya, sebanyak 188 WNI yang bekerja sebagai anak buah kapal di Kapal World Dream akan dievakuasi dari tempat bersandarnya kapal, yakni Selat Johor, Malaysia ke Selat Durian, Riau pada 26 Februari 2020.

Dari Selat Durian, Riau, 188 WNI akan dibawa ke Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu dengan menggunakan Kapal Dokter Soeharso. Rencananya mereka akan tiba di Pulau Sebaru pada 28 Februari 2020.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk mengevakuasi 188 WNI dari Kapal World Dream. Rencananya, seluruh WNI tersebut akan diobservasi selama 14 hari di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu.

Menurut Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad menyebutkan bahwa tempat observasi itu merupakan pulau kosong atau tak berpenghuni. Sebelumnya, Pulau Sebaru sempat dijadikan lokasi rehabilitasi bagi para pecandu narkotika.

&quot;Pulaunya kosong jauh dari pemukiman dan dikelilingi oleh pulau kosong,&quot; ucap Husein saat ditemui di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta Pusat, Senin (24/2/2020).
&amp;nbsp;Baca juga: Jadi Tempat Observasi 188 WNI, Menkes Sebut Pulau Sebaru Kecil Miliki Fasilitas Baik
&quot;Memang disana ada bangunan. Dulu itu pulaunya digunakan untuk rehabilitasi pecandu narkoba beberapa tahun lalu,&quot; tambahnya.

Lanjut Husein menyebutkan, kalau fasilitas di pulau tersebut sudah baik dan memadai. Namun dalam proses observasi, ia mengatakan bahwa semua hal akan disiapkan oleh pemerintah pusat.
&amp;nbsp;Baca juga: Pemerintah Evakuasi 188 WNI di Kapal World Dream pada 26 Februari 2020
&quot;Memang fasilitasnya sudah memadai ya disana. Semua dipersiapkan oleh pihak kementerian, sama kita sifatnya hanya koordinasi saja,&quot; tutupnya.

Sebelumnya, sebanyak 188 WNI yang bekerja sebagai anak buah kapal di Kapal World Dream akan dievakuasi dari tempat bersandarnya kapal, yakni Selat Johor, Malaysia ke Selat Durian, Riau pada 26 Februari 2020.

Dari Selat Durian, Riau, 188 WNI akan dibawa ke Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu dengan menggunakan Kapal Dokter Soeharso. Rencananya mereka akan tiba di Pulau Sebaru pada 28 Februari 2020.
</content:encoded></item></channel></rss>
