<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hujan Lebat Guyur Jakarta, TPU Tanah Kusir Terendam Banjir 30 Cm</title><description>Hujan lebat mengguyur Jakarta sejak Senin malam membuat TPU Tanah Kusir terendam banjir hingga 30 sentimeter.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/25/338/2173683/hujan-lebat-guyur-jakarta-tpu-tanah-kusir-terendam-banjir-30-cm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/25/338/2173683/hujan-lebat-guyur-jakarta-tpu-tanah-kusir-terendam-banjir-30-cm"/><item><title>Hujan Lebat Guyur Jakarta, TPU Tanah Kusir Terendam Banjir 30 Cm</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/25/338/2173683/hujan-lebat-guyur-jakarta-tpu-tanah-kusir-terendam-banjir-30-cm</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/25/338/2173683/hujan-lebat-guyur-jakarta-tpu-tanah-kusir-terendam-banjir-30-cm</guid><pubDate>Selasa 25 Februari 2020 10:55 WIB</pubDate><dc:creator>Heru Haryono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/25/338/2173683/hujan-lebat-guyur-jakarta-tpu-tanah-kusir-terendam-banjir-30-cm-xcSeglYJ0Q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TPU Tanah Kusir banjir setinggi 30 sentimeter (Foto: Heru Haryono/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/25/338/2173683/hujan-lebat-guyur-jakarta-tpu-tanah-kusir-terendam-banjir-30-cm-xcSeglYJ0Q.jpg</image><title>TPU Tanah Kusir banjir setinggi 30 sentimeter (Foto: Heru Haryono/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Senin 24 Februari 2020 malam hingga Selasa (25/2/2020) dini hari, mengakibatkan banjir di beberapa kawasan, salah satunya Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir.
Pantauan Okezone di lapangan, Sejumlah makam di TPU Tanah kusir terendam banjir hingga 30 sentimeter. Lokasi TPU yang termasuk dataran rendah dan berdekatan dengan Kali Pesanggrahan.
&amp;nbsp;
Baca juga: 7 Jalan Utama Akses Priok Menuju Monas Terendam, Pemotor Tak Bisa Melintas
Saat intensitas hujan tinggi, Kali Pesanggrahan tidak lagi mampu menampung debit air sehingga meluap ke TPU Tanah Kusir.
Sekadar diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi potensi hujan lebat yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya hingga sepekan ke depan.
&amp;nbsp;
Baca juga: Jalan DI Panjaitan Jaktim Kebanjiran, Kendaraan Tidak Bisa Melintas
Ini diakibatkan sirkulasi siklonik di sekitar Samudera Hindia selatan Lampung yang diprakirakan akan terbentuk pada tanggal 24 hingga 26 Januari 2020, sehingga menyebabkan terbentuknya pola konvergensi serta belokan angin di wilayah Indonesia bagian barat.
Selain itu, kondisi atmosfer Indonesia yang labil menyebabkan massa udara lembab dari lapisan bawah cukup mudah untuk terangkat ke atmosfer.</description><content:encoded>JAKARTA - Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Senin 24 Februari 2020 malam hingga Selasa (25/2/2020) dini hari, mengakibatkan banjir di beberapa kawasan, salah satunya Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir.
Pantauan Okezone di lapangan, Sejumlah makam di TPU Tanah kusir terendam banjir hingga 30 sentimeter. Lokasi TPU yang termasuk dataran rendah dan berdekatan dengan Kali Pesanggrahan.
&amp;nbsp;
Baca juga: 7 Jalan Utama Akses Priok Menuju Monas Terendam, Pemotor Tak Bisa Melintas
Saat intensitas hujan tinggi, Kali Pesanggrahan tidak lagi mampu menampung debit air sehingga meluap ke TPU Tanah Kusir.
Sekadar diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi potensi hujan lebat yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya hingga sepekan ke depan.
&amp;nbsp;
Baca juga: Jalan DI Panjaitan Jaktim Kebanjiran, Kendaraan Tidak Bisa Melintas
Ini diakibatkan sirkulasi siklonik di sekitar Samudera Hindia selatan Lampung yang diprakirakan akan terbentuk pada tanggal 24 hingga 26 Januari 2020, sehingga menyebabkan terbentuknya pola konvergensi serta belokan angin di wilayah Indonesia bagian barat.
Selain itu, kondisi atmosfer Indonesia yang labil menyebabkan massa udara lembab dari lapisan bawah cukup mudah untuk terangkat ke atmosfer.</content:encoded></item></channel></rss>
