<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>762 Personel Gabungan Bantu Observasi WNI di Pulau Sebaru Kecil   </title><description>Laksamana Madya Yudo Margono mengirimkan 762 personelnya untuk membantu mengobservasi 188 WNI.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/26/337/2174317/762-personel-gabungan-bantu-observasi-wni-di-pulau-sebaru-kecil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/26/337/2174317/762-personel-gabungan-bantu-observasi-wni-di-pulau-sebaru-kecil"/><item><title>762 Personel Gabungan Bantu Observasi WNI di Pulau Sebaru Kecil   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/26/337/2174317/762-personel-gabungan-bantu-observasi-wni-di-pulau-sebaru-kecil</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/26/337/2174317/762-personel-gabungan-bantu-observasi-wni-di-pulau-sebaru-kecil</guid><pubDate>Rabu 26 Februari 2020 12:40 WIB</pubDate><dc:creator>Sarah Hutagaol</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/26/337/2174317/762-personel-gabungan-bantu-observasi-wni-di-pulau-sebaru-kecil-oyknYH66ot.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone.com/Sarah</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/26/337/2174317/762-personel-gabungan-bantu-observasi-wni-di-pulau-sebaru-kecil-oyknYH66ot.jpg</image><title>Foto: Okezone.com/Sarah</title></images><description>JAKARTA - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Laksamana Madya Yudo Margono mengirimkan 762 personelnya untuk membantu mengobservasi 188 WNI dari Kapal World Dream ke Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu.

Ratusan satgas tersebut terdiri dari gabungan TNI-Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Kementerian Kesehatan.

&quot;Jumlah personel yang WNI, ini ada 762 personel satgas semua,&quot; ucap Yudo di Markas Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara, Rabu (26/2/2020).
&amp;nbsp;Baca juga: Kapan Kami Dijemput? Kepulangan WNI di Kapal Diamond Princess Belum Jelas
Dengan menggunakan KRI Banda Aceh, Yudo menjelaskan, pihaknya akan membantu proses observasi di Pulau Sebaru Kecil ketika KRI Soeharso telah berhasil mengevakuasi sampai ke Pulau Sebaru.

&quot;Jadi yang Soeharso tetap di Soeharso, nanti di darat ini sudah dibawa kita semua di KRI ini. Jadi yang Soeharso begitu menyelesaikan tugas menurunkan itu selesai. Langsung kita ambil alih untuk observasi di darat ini,&quot; paparnya.

Untuk membantu proses observasi selama 14 hari di Pulau Sebaru Kecil, Yudo menjelaskan bahwa di KRI Banda Aceh tersebut membawa tim kesehatan, dan juga dapur di lapangan.
&amp;nbsp;Baca juga: Hari Ini, Pemerintah Jemput 188 WNI dari Kapal World Dream
Lebih lanjut, Yudo menyebutkan, perlengkapan yang ada di kapal tersebut kurang lebih sama ketika melakukan observasi WNI di Natuna dari Wuhan, China.

&quot;Seperti ahli gizi yang nantinya akan cek setiap makanan mereka. Termasuk yonkes yang setiap saat pagi maupun sore akan mengecek kesehatan mereka,&quot; terang Yudo.

&quot;Termasuk peralatan untuk observasi apabila terjadi suspect dan helikopter emergency apabila sewaktu-waktu diperlukan semuanya,&quot; tutupnya.

Sekadar diketahui, 188 WNI dari Kapal World Dream yang bersandar di Perairan Selat Johor akan dievakuasi ke Pulau Sebaru Kecil dengan melalui proses pemindahan dari kapal tersebut ke Kapal KRI Soeharso di Selat Durian, Riau pada hari ini pukul 10.00 WIB.

</description><content:encoded>JAKARTA - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Laksamana Madya Yudo Margono mengirimkan 762 personelnya untuk membantu mengobservasi 188 WNI dari Kapal World Dream ke Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu.

Ratusan satgas tersebut terdiri dari gabungan TNI-Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Kementerian Kesehatan.

&quot;Jumlah personel yang WNI, ini ada 762 personel satgas semua,&quot; ucap Yudo di Markas Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara, Rabu (26/2/2020).
&amp;nbsp;Baca juga: Kapan Kami Dijemput? Kepulangan WNI di Kapal Diamond Princess Belum Jelas
Dengan menggunakan KRI Banda Aceh, Yudo menjelaskan, pihaknya akan membantu proses observasi di Pulau Sebaru Kecil ketika KRI Soeharso telah berhasil mengevakuasi sampai ke Pulau Sebaru.

&quot;Jadi yang Soeharso tetap di Soeharso, nanti di darat ini sudah dibawa kita semua di KRI ini. Jadi yang Soeharso begitu menyelesaikan tugas menurunkan itu selesai. Langsung kita ambil alih untuk observasi di darat ini,&quot; paparnya.

Untuk membantu proses observasi selama 14 hari di Pulau Sebaru Kecil, Yudo menjelaskan bahwa di KRI Banda Aceh tersebut membawa tim kesehatan, dan juga dapur di lapangan.
&amp;nbsp;Baca juga: Hari Ini, Pemerintah Jemput 188 WNI dari Kapal World Dream
Lebih lanjut, Yudo menyebutkan, perlengkapan yang ada di kapal tersebut kurang lebih sama ketika melakukan observasi WNI di Natuna dari Wuhan, China.

&quot;Seperti ahli gizi yang nantinya akan cek setiap makanan mereka. Termasuk yonkes yang setiap saat pagi maupun sore akan mengecek kesehatan mereka,&quot; terang Yudo.

&quot;Termasuk peralatan untuk observasi apabila terjadi suspect dan helikopter emergency apabila sewaktu-waktu diperlukan semuanya,&quot; tutupnya.

Sekadar diketahui, 188 WNI dari Kapal World Dream yang bersandar di Perairan Selat Johor akan dievakuasi ke Pulau Sebaru Kecil dengan melalui proses pemindahan dari kapal tersebut ke Kapal KRI Soeharso di Selat Durian, Riau pada hari ini pukul 10.00 WIB.

</content:encoded></item></channel></rss>
