<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WHO: Bahaya jika Ada Negara yang Merasa Kebal Virus Korona</title><description>Brasil, Georgia, Yunani, Makedonia Utara, Norwegia, Pakistan dan Rumania melaporkan kasus virus korona pertama dalam minggu ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/28/18/2175660/who-bahaya-jika-ada-negara-yang-merasa-kebal-virus-korona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/28/18/2175660/who-bahaya-jika-ada-negara-yang-merasa-kebal-virus-korona"/><item><title>WHO: Bahaya jika Ada Negara yang Merasa Kebal Virus Korona</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/28/18/2175660/who-bahaya-jika-ada-negara-yang-merasa-kebal-virus-korona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/28/18/2175660/who-bahaya-jika-ada-negara-yang-merasa-kebal-virus-korona</guid><pubDate>Jum'at 28 Februari 2020 16:20 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/28/18/2175660/who-tak-ada-negara-yang-tidak-akan-terpapar-virus-korona-n0he10B1IH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto/WHO)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/28/18/2175660/who-tak-ada-negara-yang-tidak-akan-terpapar-virus-korona-n0he10B1IH.jpg</image><title>Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto/WHO)</title></images><description>JENEWA - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan bahwa setiap negara perlu mempersiapkan diri untuk menangani wabah virus korona atau covid-19.
&quot;Setiap negara harus siap untuk kasus pertama (coivd-19),&quot; kata Tedros mengutip CNBC, Jumat (28/2/2020).
&quot;Tidak ada negara yang seharusnya merasa kebal kasus [virus korona]. Itu bisa menjadi kesalahan fatal. Virus ini tidak menghormati perbatasan,&quot; lanjut dia, seraya menekankan bahwa covid-19 yang berasal dari Kota Wuhan, China tidak membedakan ras atau etnis. &amp;ldquo;tidak memedulikan PDB atau tingkat pembangunan suatu negara.&amp;rdquo;
Baca juga:&amp;nbsp;Selandia Baru Terpapar Virus Korona, Pasien Sempat Transit di Bali
Baca juga:&amp;nbsp;Presiden Mongolia Dikarantina Setelah Kembali dari Kunjungan ke China
Brasil, Georgia, Yunani, Makedonia Utara, Norwegia, Pakistan dan Rumania melaporkan kasus virus korona pertama dalam minggu ini.
&quot;Epidemi di Republik Islam Iran, Italia, dan Republik Korea menunjukkan kemampuan penyebaran virus ini,&quot; kata Tedros.
Tedros menegaskan bahwa virus ini memiliki potensi pandemi, namun dia menegaskan bahwa sekarang saatnya untuk takut.
&amp;ldquo;Inilah saatnya untuk mengambil tindakan sekarang untuk mencegah infeksi dan menyelamatkan nyawa,&amp;rdquo; ujarnya.
&quot;Ketakutan dan kepanikan tidak membantu,&quot; lanjut Tedros. &amp;ldquo;Orang bisa khawatir dan memang begitu. Tetapi yang paling penting adalah untuk tenang dan melakukan hal yang benar untuk melawan virus yang sangat berbahaya ini,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JENEWA - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan bahwa setiap negara perlu mempersiapkan diri untuk menangani wabah virus korona atau covid-19.
&quot;Setiap negara harus siap untuk kasus pertama (coivd-19),&quot; kata Tedros mengutip CNBC, Jumat (28/2/2020).
&quot;Tidak ada negara yang seharusnya merasa kebal kasus [virus korona]. Itu bisa menjadi kesalahan fatal. Virus ini tidak menghormati perbatasan,&quot; lanjut dia, seraya menekankan bahwa covid-19 yang berasal dari Kota Wuhan, China tidak membedakan ras atau etnis. &amp;ldquo;tidak memedulikan PDB atau tingkat pembangunan suatu negara.&amp;rdquo;
Baca juga:&amp;nbsp;Selandia Baru Terpapar Virus Korona, Pasien Sempat Transit di Bali
Baca juga:&amp;nbsp;Presiden Mongolia Dikarantina Setelah Kembali dari Kunjungan ke China
Brasil, Georgia, Yunani, Makedonia Utara, Norwegia, Pakistan dan Rumania melaporkan kasus virus korona pertama dalam minggu ini.
&quot;Epidemi di Republik Islam Iran, Italia, dan Republik Korea menunjukkan kemampuan penyebaran virus ini,&quot; kata Tedros.
Tedros menegaskan bahwa virus ini memiliki potensi pandemi, namun dia menegaskan bahwa sekarang saatnya untuk takut.
&amp;ldquo;Inilah saatnya untuk mengambil tindakan sekarang untuk mencegah infeksi dan menyelamatkan nyawa,&amp;rdquo; ujarnya.
&quot;Ketakutan dan kepanikan tidak membantu,&quot; lanjut Tedros. &amp;ldquo;Orang bisa khawatir dan memang begitu. Tetapi yang paling penting adalah untuk tenang dan melakukan hal yang benar untuk melawan virus yang sangat berbahaya ini,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
