<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Raja Malaysia Beri Kesempatan Pemimpin Partai Ajukan Nama Calon Perdana Menteri</title><description>Raja mengangkat Dr Mahathir sebagai perdana menteri sementara setelah menerima surat pengunduran dirinya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/29/18/2175779/raja-malaysia-beri-kesempatan-pemimpin-partai-ajukan-nama-calon-perdana-menteri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/29/18/2175779/raja-malaysia-beri-kesempatan-pemimpin-partai-ajukan-nama-calon-perdana-menteri"/><item><title>Raja Malaysia Beri Kesempatan Pemimpin Partai Ajukan Nama Calon Perdana Menteri</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/29/18/2175779/raja-malaysia-beri-kesempatan-pemimpin-partai-ajukan-nama-calon-perdana-menteri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/29/18/2175779/raja-malaysia-beri-kesempatan-pemimpin-partai-ajukan-nama-calon-perdana-menteri</guid><pubDate>Sabtu 29 Februari 2020 08:03 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/28/18/2175779/raja-malaysia-beri-kesempatan-pemimpin-partai-ajukan-nama-calon-perdana-menteri-kq6IcQ0soH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sultan Malaysia Abdullah Raiyatuddin. (Foto/Bernama/Malaymail)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/28/18/2175779/raja-malaysia-beri-kesempatan-pemimpin-partai-ajukan-nama-calon-perdana-menteri-kq6IcQ0soH.jpg</image><title>Sultan Malaysia Abdullah Raiyatuddin. (Foto/Bernama/Malaymail)</title></images><description>KUALA LUMPUR &amp;ndash; Raja Malaysia Yang Dipertuan Agong memberikan kesempatan pada pemimpin partai yang memiliki anggota parlemen untuk mengajukan nama calon perdana menteri.
&quot;Istana Negara akan bertemu dengan pimpinan partai-partai politik yang berada di dalam Dewan Rakyat, untuk memberi mereka kesempatan mencalonkan anggota parlemen sebagai perdana menteri,&quot; kata Pengawas keuangan Rumah Tangga Kerajaan Datuk Ahmad Fadil Shamsuddin melansir The Star, Jumat (28/2/2020).
Baca juga:&amp;nbsp;Raja Tak Temukan Calon yang Cocok, Parlemen Malaysia Akan Pilih PM Baru
Baca juga:&amp;nbsp;Baru Mengundurkan Diri, Mahathir Mohamad Kembali Dilantik sebagai PM Interim Malaysia
Dalam langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, Raja bertemu hampir semua anggota parlemen selama dua hari untuk menentukan siapa mendapatkan kepercayaan mayoritas.
Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut pengunduran diri Mahathir Mohamad sebagai perdana menteri pada Senin 24 Februari.
Kemudian pada hari itu, Raja mengangkat Dr Mahathir sebagai perdana menteri sementara setelah menerima surat pengunduran dirinya.
Yang Dipertuan Agong juga menyetujui keputusan Ketua Dewan Rakyat Tan Sri Mohamad Ariff Yusof untuk tidak mengadakan Parlemen khusus menentukan siapa yang akan menjadi perdana menteri pada 2 Maret.</description><content:encoded>KUALA LUMPUR &amp;ndash; Raja Malaysia Yang Dipertuan Agong memberikan kesempatan pada pemimpin partai yang memiliki anggota parlemen untuk mengajukan nama calon perdana menteri.
&quot;Istana Negara akan bertemu dengan pimpinan partai-partai politik yang berada di dalam Dewan Rakyat, untuk memberi mereka kesempatan mencalonkan anggota parlemen sebagai perdana menteri,&quot; kata Pengawas keuangan Rumah Tangga Kerajaan Datuk Ahmad Fadil Shamsuddin melansir The Star, Jumat (28/2/2020).
Baca juga:&amp;nbsp;Raja Tak Temukan Calon yang Cocok, Parlemen Malaysia Akan Pilih PM Baru
Baca juga:&amp;nbsp;Baru Mengundurkan Diri, Mahathir Mohamad Kembali Dilantik sebagai PM Interim Malaysia
Dalam langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya, Raja bertemu hampir semua anggota parlemen selama dua hari untuk menentukan siapa mendapatkan kepercayaan mayoritas.
Hal itu dilakukan sebagai tindak lanjut pengunduran diri Mahathir Mohamad sebagai perdana menteri pada Senin 24 Februari.
Kemudian pada hari itu, Raja mengangkat Dr Mahathir sebagai perdana menteri sementara setelah menerima surat pengunduran dirinya.
Yang Dipertuan Agong juga menyetujui keputusan Ketua Dewan Rakyat Tan Sri Mohamad Ariff Yusof untuk tidak mengadakan Parlemen khusus menentukan siapa yang akan menjadi perdana menteri pada 2 Maret.</content:encoded></item></channel></rss>
