<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Donald Trump Utus Menlu Pompeo Saksikan Penandatanganan AS-Taliban di Qatar</title><description>Perjanjian Amerika-Taliban itu ditujukan untuk mengurangi jumlah pasukan Amerika di Afghanistan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/29/18/2176017/donald-trump-utus-menlu-pompeo-saksikan-penandatanganan-as-taliban-di-qatar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/02/29/18/2176017/donald-trump-utus-menlu-pompeo-saksikan-penandatanganan-as-taliban-di-qatar"/><item><title>Donald Trump Utus Menlu Pompeo Saksikan Penandatanganan AS-Taliban di Qatar</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/02/29/18/2176017/donald-trump-utus-menlu-pompeo-saksikan-penandatanganan-as-taliban-di-qatar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/02/29/18/2176017/donald-trump-utus-menlu-pompeo-saksikan-penandatanganan-as-taliban-di-qatar</guid><pubDate>Sabtu 29 Februari 2020 11:32 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/29/18/2176017/donald-trump-utus-menlu-pompeo-saksikan-penandatanganan-as-taliban-di-qatar-K54Uw3cnaa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo. (Foto/Kemlu AS)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/29/18/2176017/donald-trump-utus-menlu-pompeo-saksikan-penandatanganan-as-taliban-di-qatar-K54Uw3cnaa.jpg</image><title>Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo. (Foto/Kemlu AS)</title></images><description>WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat 28 Februari mengutus Menteri Luar Negeri Mike Pompeo untuk menyaksikan penandatanganan perjanjian perdamaian antara AS dan kelompok Taliban.
&amp;ldquo;Dengan perintah saya, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo segera akan menyaksikan penandatanganan sebuah perjanjian dengan wakil-wakil Taliban,&amp;rdquo; ujar Trump dalam sebuah pernyataan.
Perjanjian Amerika-Taliban itu ditujukan untuk mengurangi jumlah pasukan Amerika di Afghanistan dari 13.000 personel menjadi 8.600 personel.
Baca juga:&amp;nbsp;Cegah Kesalahpahaman, Perjanjian AS-Taliban Mencakup Alat Komunikasi
Baca juga:&amp;nbsp;AS dan Taliban Genjatan Senjata Selama 7 Hari
Trump tidak mengatakan di mana perjanjian itu akan ditandatangani, tetapi sebelumnya dilaporkan bahwa penandatanganan itu akan dilakukan di Doha, Qatar, hari ini Sabtu (29/2/2020).
Menurut pernyataan Trump itu, Menteri Pertahanan Mark Esper juga mengeluarkan pernyataan bersama dengan pemerintah Afghanistan.
Trump menyerukan kepada Taliban dan pemerintah Afghanistan untuk &amp;ldquo;mengambil kesempatan untuk mencapai perdamaian ini&amp;rdquo; dan jika mereka memenuhi komitmen itu maka &amp;ldquo;kita akan memiliki jalur yang kuat untuk menyudahi perang di Afghanistan dan memulangkan pasukan kita.&amp;rdquo;
Perang di Afghanistan, yang dimulai hampir 19 tahun lalu, telah menelan biaya hampir satu triliun dolar dan menewaskan sekitar 2.400 personel militer.</description><content:encoded>WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat 28 Februari mengutus Menteri Luar Negeri Mike Pompeo untuk menyaksikan penandatanganan perjanjian perdamaian antara AS dan kelompok Taliban.
&amp;ldquo;Dengan perintah saya, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo segera akan menyaksikan penandatanganan sebuah perjanjian dengan wakil-wakil Taliban,&amp;rdquo; ujar Trump dalam sebuah pernyataan.
Perjanjian Amerika-Taliban itu ditujukan untuk mengurangi jumlah pasukan Amerika di Afghanistan dari 13.000 personel menjadi 8.600 personel.
Baca juga:&amp;nbsp;Cegah Kesalahpahaman, Perjanjian AS-Taliban Mencakup Alat Komunikasi
Baca juga:&amp;nbsp;AS dan Taliban Genjatan Senjata Selama 7 Hari
Trump tidak mengatakan di mana perjanjian itu akan ditandatangani, tetapi sebelumnya dilaporkan bahwa penandatanganan itu akan dilakukan di Doha, Qatar, hari ini Sabtu (29/2/2020).
Menurut pernyataan Trump itu, Menteri Pertahanan Mark Esper juga mengeluarkan pernyataan bersama dengan pemerintah Afghanistan.
Trump menyerukan kepada Taliban dan pemerintah Afghanistan untuk &amp;ldquo;mengambil kesempatan untuk mencapai perdamaian ini&amp;rdquo; dan jika mereka memenuhi komitmen itu maka &amp;ldquo;kita akan memiliki jalur yang kuat untuk menyudahi perang di Afghanistan dan memulangkan pasukan kita.&amp;rdquo;
Perang di Afghanistan, yang dimulai hampir 19 tahun lalu, telah menelan biaya hampir satu triliun dolar dan menewaskan sekitar 2.400 personel militer.</content:encoded></item></channel></rss>
