<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebohongan Viral Penculikan Bayi Dalam Angkot Dipicu Masalah Keluarga</title><description>Polisi memastikan informasi penculikan bayi perempuan berusia lima bulan di dalam Angkot kabar bohong.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/01/338/2176406/kebohongan-viral-penculikan-bayi-dalam-angkot-dipicu-masalah-keluarga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/01/338/2176406/kebohongan-viral-penculikan-bayi-dalam-angkot-dipicu-masalah-keluarga"/><item><title>Kebohongan Viral Penculikan Bayi Dalam Angkot Dipicu Masalah Keluarga</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/01/338/2176406/kebohongan-viral-penculikan-bayi-dalam-angkot-dipicu-masalah-keluarga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/01/338/2176406/kebohongan-viral-penculikan-bayi-dalam-angkot-dipicu-masalah-keluarga</guid><pubDate>Minggu 01 Maret 2020 12:23 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/01/338/2176406/kebohongan-viral-penculikan-bayi-dalam-angkot-dipicu-masalah-keluarga-pBJi6urp41.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi Bayi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/01/338/2176406/kebohongan-viral-penculikan-bayi-dalam-angkot-dipicu-masalah-keluarga-pBJi6urp41.jpg</image><title>ilustrasi Bayi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Polisi memastikan informasi penculikan bayi perempuan berusia lima bulan di dalam Angkutan Kota (Angkot) 106, jurusan Lebak Bulus, Parung yang beredar di media sosial adalah hoax atau kabar bohong.
&quot;Itu hoaks, saya sudah share kalau informasi itu hoaks,&quot; kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Muharram Wibisono saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (1/3/2020).
Kabar penculikan bayi tersebut beredar di media sosial. Bahkan akun resmi Twitter @TMCPoldaMetro juga menggunggah informasi hoax tersebut. Dalam informasi itu dikatakan bahwa orang tua bayi tersebut di hipnotis kemudian bayinya diculik.

Baca Juga: Viral Bayi Diculik Penumpang Angkot di Tangsel Ternyata Laporan Palsu
Wibisono mengatakan, polisi sendiri sudah mengamankan pelaku pembuat hoax yakni seorang ibu berinisial AS. Ia masih menjalani pemeriksaan secara intensif.
&quot;Ibu yang membuat berita ini sedang diperiksa di Polsek Pamulang, inisial AS,&quot; bebernya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, AS mengaku bahwa perbuatannya tersebut dilakukan lantaran masalah keluarga. Namun polisi masih mendalami terus kasus tersebut.
&quot;Untuk sementara motifnya adalah permasalahan pribadi atau keluarga. Kita masih dalami ya,&quot; paparnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi memastikan informasi penculikan bayi perempuan berusia lima bulan di dalam Angkutan Kota (Angkot) 106, jurusan Lebak Bulus, Parung yang beredar di media sosial adalah hoax atau kabar bohong.
&quot;Itu hoaks, saya sudah share kalau informasi itu hoaks,&quot; kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Muharram Wibisono saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (1/3/2020).
Kabar penculikan bayi tersebut beredar di media sosial. Bahkan akun resmi Twitter @TMCPoldaMetro juga menggunggah informasi hoax tersebut. Dalam informasi itu dikatakan bahwa orang tua bayi tersebut di hipnotis kemudian bayinya diculik.

Baca Juga: Viral Bayi Diculik Penumpang Angkot di Tangsel Ternyata Laporan Palsu
Wibisono mengatakan, polisi sendiri sudah mengamankan pelaku pembuat hoax yakni seorang ibu berinisial AS. Ia masih menjalani pemeriksaan secara intensif.
&quot;Ibu yang membuat berita ini sedang diperiksa di Polsek Pamulang, inisial AS,&quot; bebernya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, AS mengaku bahwa perbuatannya tersebut dilakukan lantaran masalah keluarga. Namun polisi masih mendalami terus kasus tersebut.
&quot;Untuk sementara motifnya adalah permasalahan pribadi atau keluarga. Kita masih dalami ya,&quot; paparnya.</content:encoded></item></channel></rss>
