<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KAGAMA Berkomitmen Bantu Pemerintah Atasi Wabah Korona</title><description>Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) berkomitmen bantu Pemerintah atasi Wabah Korona.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/03/337/2177187/kagama-berkomitmen-bantu-pemerintah-atasi-wabah-korona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/03/337/2177187/kagama-berkomitmen-bantu-pemerintah-atasi-wabah-korona"/><item><title>KAGAMA Berkomitmen Bantu Pemerintah Atasi Wabah Korona</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/03/337/2177187/kagama-berkomitmen-bantu-pemerintah-atasi-wabah-korona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/03/337/2177187/kagama-berkomitmen-bantu-pemerintah-atasi-wabah-korona</guid><pubDate>Selasa 03 Maret 2020 05:59 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/03/337/2177187/kagama-berkomitmen-bantu-pemerintah-atasi-wabah-korona-hRNaaiabLT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KAGAMA Berkomitmen Bantu Pemerintah Atasi Wabah Virus Korona (foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/03/337/2177187/kagama-berkomitmen-bantu-pemerintah-atasi-wabah-korona-hRNaaiabLT.jpg</image><title>KAGAMA Berkomitmen Bantu Pemerintah Atasi Wabah Virus Korona (foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) dipimpin Ketua Umumnya, Ganjar Pranowo, beraudiensi dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, pada Senin 2 Maret 2020.

Pertemuan dengan Presiden Joko Widodo  menjadi istimewa karena selain didampingi  jajaran pengurus pusat, Ganjar Pranowo juga mengajak  ketua-ketua Pengda KAGAMA Provinsi dari seluruh Indonesia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Antisipasi &quot;Ledakan&quot; Pasien Korona, Jateng Siapkan Rumah Sakit Khusus
Turut hadir dalam audiensi tersebut Menteri Sekretaris Negara Pratikno; Rektor UGM Panut Mulyono: Sekretaris Jenderal PP KAGAMA AAGN Ari Dwipayana serta Waketum Anwar Sanusi.

Dalam pertemuan tersebut, Ganjar menyampaikan perhatian KAGAMA atas merebaknya wabah Covid-19 hingga menjangkiti dua WNI. Kepada Presiden, Ganjar menyampaikan apresiasi atas langkah cepat yang telah dilakukan pemerintah dalam  mengevakuasi WNI di luar negeri. Baik di Wuhan, World Dream, maupun terakhir di kapal Diamond Princess.

&amp;ldquo;Tadi kami juga menyampaikan kepada Bapak Presiden mohon untuk menggencarkan edukasi publik guna menangkal virus korona. Termasuk pusat informasi yang bisa menjadi tempat warga untuk bertanya dan melaporkan terkait virus korona,&amp;rdquo; tutur Ganjar.
&amp;nbsp;
Di samping itu, kasus korona dinilai telah berdampak pada sektor ekonomi. Untuk itu, KAGAMA menyampaikan agar pemerintah juga fokus membangkitkan ekonomi dalam negeri. Hal ini, kata Ganjar, dapat ditempuh melalui alokasi belanja APBN dan APBD yang segera dibelanjakan dan dipastikan efektivitasnya.

&amp;ldquo;Misalnya dengan memperbanyak program cash for work untuk tingkatkan daya beli masyarakat serta  menggalakkan kunjungan wisata dan MICE di dalam negeri,&amp;rdquo; ujar alumnus fakultas Hukum UGM ini.

Ganjar menegaskan, KAGAMA berkomitmen membantu pemerintah dalam menangani wabah virus korona. Komitmen itu diwujudkan dengan membentuk Virtual Crisis Center.

Programnya antara lain lebih menekankan edukasi publik yang sejalan dengan arahan WHO dan Kemenkes RI, misalnya gerakan cuci tangan, hidup sehat, olah raga, dan sebagainya.KAGAMA mengajak semua elemen bangsa utk bersatu, bahu membahu dalam menghadapi situasi seperti ini. KAGAMA juga menghimbau masyarakat agar tetap tenang, jangan panik, dan tidak mudah terpancing provokasi untuk melakukan tindakan yang justru merugikan kepentingan bersama.

&quot;Saya yakin Pemerintah serius, siap dan mampu menanggulangi wabah virus Corona. Syaratnya, kita secara bersama-sama juga harus membantu pemerintah,&quot; tegas Ganjar.
Baca Juga:&amp;nbsp;Langkah Pemkot Bekasi Antisipasi Virus Korona&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2020/03/02/61675/316908_medium.jpg&quot; alt=&quot;Keluarga Pasien Virus Korona Tiba di Rumah Sakit Sulianti Saroso&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Pihaknya juga menyiapkan program jangka menengah. KAGAMA akan segera menyusun usulan policy brief dalam mitigasi dampak ekonomi dari wabah Corona. Tidak hanya bidang kesehatan, Ganjar akan mengajak segenap elemen KAGAMA sampai pengda dan pengcab, untuk secara bersama-sama berkontribusi bahu membahu membantu pemerintah menangani dampak wabah Corona.

&amp;ldquo;Untuk policy brief, targetnya satu minggu ini sudah ada draft. Akan kita sempurnakan dalam bentuk FGD yang melibatkan UGM maupun forum KAGAMA yang lebih besar,&amp;rdquo; jelas Gubernur Jawa Tengah ini.

Selain menyampaikan komitmennya untuk membantu pemerintah atas merebaknya wabah Corona, dalam kesempatan audiensi dengan Presiden tersebut, Ganjar juga menyampaikan 13 rekomendasi strategis hasil Musyawarah Nasional (Munas) XIII KAGAMA di Bali, tanggal 15-16 November 2019 lalu.

Selanjutnya Ganjar menyampaikan soal kepengurusan PP KAGAMA yang telah terbentuk sebanyak 261 orang. Rinciannya, 191 orang sebagai Pengurus Pusat KAGAMA, 61 orang sebagai Dewan Dewan Pakar, dan sembilan orang sebagai Dewan Pertimbangan KAGAMA. Beberapa yang masuk di kepengurusan merupakan pejabat level Menteri, profesional, hingga pekerja sosial.

Selain menyerahkan 13 Rekomendasi strategis kepada Presiden, dalam kesempatan audiensi tersebut, Ganjar juga menyerahkan Buku &amp;ldquo;Dari Bulaksumur untuk Indonesia&amp;rdquo; kepada Presiden Joko Widodo.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) dipimpin Ketua Umumnya, Ganjar Pranowo, beraudiensi dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, pada Senin 2 Maret 2020.

Pertemuan dengan Presiden Joko Widodo  menjadi istimewa karena selain didampingi  jajaran pengurus pusat, Ganjar Pranowo juga mengajak  ketua-ketua Pengda KAGAMA Provinsi dari seluruh Indonesia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Antisipasi &quot;Ledakan&quot; Pasien Korona, Jateng Siapkan Rumah Sakit Khusus
Turut hadir dalam audiensi tersebut Menteri Sekretaris Negara Pratikno; Rektor UGM Panut Mulyono: Sekretaris Jenderal PP KAGAMA AAGN Ari Dwipayana serta Waketum Anwar Sanusi.

Dalam pertemuan tersebut, Ganjar menyampaikan perhatian KAGAMA atas merebaknya wabah Covid-19 hingga menjangkiti dua WNI. Kepada Presiden, Ganjar menyampaikan apresiasi atas langkah cepat yang telah dilakukan pemerintah dalam  mengevakuasi WNI di luar negeri. Baik di Wuhan, World Dream, maupun terakhir di kapal Diamond Princess.

&amp;ldquo;Tadi kami juga menyampaikan kepada Bapak Presiden mohon untuk menggencarkan edukasi publik guna menangkal virus korona. Termasuk pusat informasi yang bisa menjadi tempat warga untuk bertanya dan melaporkan terkait virus korona,&amp;rdquo; tutur Ganjar.
&amp;nbsp;
Di samping itu, kasus korona dinilai telah berdampak pada sektor ekonomi. Untuk itu, KAGAMA menyampaikan agar pemerintah juga fokus membangkitkan ekonomi dalam negeri. Hal ini, kata Ganjar, dapat ditempuh melalui alokasi belanja APBN dan APBD yang segera dibelanjakan dan dipastikan efektivitasnya.

&amp;ldquo;Misalnya dengan memperbanyak program cash for work untuk tingkatkan daya beli masyarakat serta  menggalakkan kunjungan wisata dan MICE di dalam negeri,&amp;rdquo; ujar alumnus fakultas Hukum UGM ini.

Ganjar menegaskan, KAGAMA berkomitmen membantu pemerintah dalam menangani wabah virus korona. Komitmen itu diwujudkan dengan membentuk Virtual Crisis Center.

Programnya antara lain lebih menekankan edukasi publik yang sejalan dengan arahan WHO dan Kemenkes RI, misalnya gerakan cuci tangan, hidup sehat, olah raga, dan sebagainya.KAGAMA mengajak semua elemen bangsa utk bersatu, bahu membahu dalam menghadapi situasi seperti ini. KAGAMA juga menghimbau masyarakat agar tetap tenang, jangan panik, dan tidak mudah terpancing provokasi untuk melakukan tindakan yang justru merugikan kepentingan bersama.

&quot;Saya yakin Pemerintah serius, siap dan mampu menanggulangi wabah virus Corona. Syaratnya, kita secara bersama-sama juga harus membantu pemerintah,&quot; tegas Ganjar.
Baca Juga:&amp;nbsp;Langkah Pemkot Bekasi Antisipasi Virus Korona&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a-k.okeinfo.net/photos/2020/03/02/61675/316908_medium.jpg&quot; alt=&quot;Keluarga Pasien Virus Korona Tiba di Rumah Sakit Sulianti Saroso&quot;&amp;nbsp; width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Pihaknya juga menyiapkan program jangka menengah. KAGAMA akan segera menyusun usulan policy brief dalam mitigasi dampak ekonomi dari wabah Corona. Tidak hanya bidang kesehatan, Ganjar akan mengajak segenap elemen KAGAMA sampai pengda dan pengcab, untuk secara bersama-sama berkontribusi bahu membahu membantu pemerintah menangani dampak wabah Corona.

&amp;ldquo;Untuk policy brief, targetnya satu minggu ini sudah ada draft. Akan kita sempurnakan dalam bentuk FGD yang melibatkan UGM maupun forum KAGAMA yang lebih besar,&amp;rdquo; jelas Gubernur Jawa Tengah ini.

Selain menyampaikan komitmennya untuk membantu pemerintah atas merebaknya wabah Corona, dalam kesempatan audiensi dengan Presiden tersebut, Ganjar juga menyampaikan 13 rekomendasi strategis hasil Musyawarah Nasional (Munas) XIII KAGAMA di Bali, tanggal 15-16 November 2019 lalu.

Selanjutnya Ganjar menyampaikan soal kepengurusan PP KAGAMA yang telah terbentuk sebanyak 261 orang. Rinciannya, 191 orang sebagai Pengurus Pusat KAGAMA, 61 orang sebagai Dewan Dewan Pakar, dan sembilan orang sebagai Dewan Pertimbangan KAGAMA. Beberapa yang masuk di kepengurusan merupakan pejabat level Menteri, profesional, hingga pekerja sosial.

Selain menyerahkan 13 Rekomendasi strategis kepada Presiden, dalam kesempatan audiensi tersebut, Ganjar juga menyerahkan Buku &amp;ldquo;Dari Bulaksumur untuk Indonesia&amp;rdquo; kepada Presiden Joko Widodo.</content:encoded></item></channel></rss>
