<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Presiden Jokowi Ingatkan Pejabat dan RS Tak Bocorkan Privasi Pasien Korona   </title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan menteri, pejabat pemerintah dan pimpinan rumah sakit untuk tidak &quot;membocorkan&quot; privasi pasien.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/03/337/2177512/presiden-jokowi-ingatkan-pejabat-dan-rs-tak-bocorkan-privasi-pasien-korona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/03/337/2177512/presiden-jokowi-ingatkan-pejabat-dan-rs-tak-bocorkan-privasi-pasien-korona"/><item><title> Presiden Jokowi Ingatkan Pejabat dan RS Tak Bocorkan Privasi Pasien Korona   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/03/337/2177512/presiden-jokowi-ingatkan-pejabat-dan-rs-tak-bocorkan-privasi-pasien-korona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/03/337/2177512/presiden-jokowi-ingatkan-pejabat-dan-rs-tak-bocorkan-privasi-pasien-korona</guid><pubDate>Selasa 03 Maret 2020 16:11 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/03/337/2177512/presiden-jokowi-ingatkan-pejabat-dan-rs-tak-bocorkan-privasi-pasien-korona-vc2yTJLtLZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden RI, Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/03/337/2177512/presiden-jokowi-ingatkan-pejabat-dan-rs-tak-bocorkan-privasi-pasien-korona-vc2yTJLtLZ.jpg</image><title>Presiden RI, Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan menteri, pejabat pemerintah dan pimpinan rumah sakit untuk tidak &quot;membocorkan&quot; privasi pasien yang terjangkit virus korona atau Covid-19.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua warga Depok yang terinfeksi korona merasa privasinya terlalu dibuka ke khalayak sehingga mendapat sorotan berlebihan.

&quot;Kita harus hormati kode etik, hak-hak pribadi penderita korona harus dijaga,&quot; tegas Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2020).
&amp;nbsp;Baca juga: Presiden Jokowi Imbau Masyarakat Tak Lakukan Panic Buying
Jokowi mengatakan, menjaga privasi pasien merupakan etika berkomunikasi yang harus dijaga. Oleh sebab itu, dirinya memerintahkan menteri, pejabat pemerintah dan pimpinan rumah sakit untuk berhati-hati.

&quot;Saya telah memerintahkan kepada menteri untuk mengingatkan agar rumah sakit, pejabat pemerintah, tidak membuka privasi pasien. Kita harus menghormati kode etik, hak-hak pribadi penderita korona harus dijaga, tidak boleh dikeluarkan di publik, ini etika kita dalam berkomunikasi,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;Baca juga: MUI : Penyebaran Virus Korona Peringatan dari Allah
Sejurus dengan itu, Jokowi juga mengingatkan media massa untuk tidak mem-blow up privasi pasien secara berlebihan. Pasalnya, itu sangat berdampak pada psikologis mereka.

&quot;Media juga harus menghormati privasi mereka sehingga secara psikologis mereka tidak tertekan dan dapat segera pulih dan sembuh kembali,&quot; tukas Mantan Gubernur DKI itu.

Saat ini, dua orang yang terinfeksi virus korona telah diisolasi di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso. Keduanya diduga tertular penyakit ini setelah berinteraksi dengan warga Jepang yang sedang berkunjung ke Indonesia.

</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan menteri, pejabat pemerintah dan pimpinan rumah sakit untuk tidak &quot;membocorkan&quot; privasi pasien yang terjangkit virus korona atau Covid-19.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua warga Depok yang terinfeksi korona merasa privasinya terlalu dibuka ke khalayak sehingga mendapat sorotan berlebihan.

&quot;Kita harus hormati kode etik, hak-hak pribadi penderita korona harus dijaga,&quot; tegas Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2020).
&amp;nbsp;Baca juga: Presiden Jokowi Imbau Masyarakat Tak Lakukan Panic Buying
Jokowi mengatakan, menjaga privasi pasien merupakan etika berkomunikasi yang harus dijaga. Oleh sebab itu, dirinya memerintahkan menteri, pejabat pemerintah dan pimpinan rumah sakit untuk berhati-hati.

&quot;Saya telah memerintahkan kepada menteri untuk mengingatkan agar rumah sakit, pejabat pemerintah, tidak membuka privasi pasien. Kita harus menghormati kode etik, hak-hak pribadi penderita korona harus dijaga, tidak boleh dikeluarkan di publik, ini etika kita dalam berkomunikasi,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;Baca juga: MUI : Penyebaran Virus Korona Peringatan dari Allah
Sejurus dengan itu, Jokowi juga mengingatkan media massa untuk tidak mem-blow up privasi pasien secara berlebihan. Pasalnya, itu sangat berdampak pada psikologis mereka.

&quot;Media juga harus menghormati privasi mereka sehingga secara psikologis mereka tidak tertekan dan dapat segera pulih dan sembuh kembali,&quot; tukas Mantan Gubernur DKI itu.

Saat ini, dua orang yang terinfeksi virus korona telah diisolasi di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso. Keduanya diduga tertular penyakit ini setelah berinteraksi dengan warga Jepang yang sedang berkunjung ke Indonesia.

</content:encoded></item></channel></rss>
