<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Mahfud MD Minta Pemda Jangan Dramatisir Isu Wabah Korona   </title><description>Mahfud MD meminta pemerintah daerah (Pemda) tidak mendramatisir isu mewabahnya virus korona.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/03/337/2177544/mahfud-md-minta-pemda-jangan-dramatisir-isu-wabah-korona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/03/337/2177544/mahfud-md-minta-pemda-jangan-dramatisir-isu-wabah-korona"/><item><title> Mahfud MD Minta Pemda Jangan Dramatisir Isu Wabah Korona   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/03/337/2177544/mahfud-md-minta-pemda-jangan-dramatisir-isu-wabah-korona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/03/337/2177544/mahfud-md-minta-pemda-jangan-dramatisir-isu-wabah-korona</guid><pubDate>Selasa 03 Maret 2020 16:47 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/03/337/2177544/mahfud-md-minta-pemda-jangan-dramatisir-isu-wabah-korona-WTGtVMi3VF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Polhukam, Mahfud MD (foto: Okezone.com/Fakhri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/03/337/2177544/mahfud-md-minta-pemda-jangan-dramatisir-isu-wabah-korona-WTGtVMi3VF.jpg</image><title>Menko Polhukam, Mahfud MD (foto: Okezone.com/Fakhri)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta pemerintah daerah (Pemda) tidak mendramatisir isu mewabahnya virus korona, setelah dua warga Depok dinyatakan positif terinfeksi virus Covid-19 itu.

Ia menegaskan, pemerintah siap dan mampu mengatasi wabah virus korona tersebut. Mahfud pun mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik.

&quot;Diharapkan juga pemerintah jangan terlalu mendramatisir persoalan. Terutama pemerintah-pemerintah daerah itu, ada sesuatu yang belum jelas sudah konferensi pers korona,&quot; kata Mahfud di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (3/3/2020).
&amp;nbsp;Baca juga: 2 Warga Depok Positif Korona, Presiden Jokowi: Solidaritas Sosial Kita Diuji
Mantan Ketua MK itu blak-blakan menyebut Pemkab Cianjur yang menggelar konfrensi pers soal adanya pasien suspect korona. Padahal, lanjut dia, setelah diperiksa lebih lanjut pasien yang telah meninggal tersebut ternyata negatif Covid-19.

&quot;Ini baru disiarkan di TV barusan,&quot; singkatnya.
&amp;nbsp;Baca juga: Minta Masyarakat Tak Takut Virus Korona, Presiden Jokowi: Pasien Bisa Sembuh
Mahfud mengimbau pemerintah daerah memberikan ketenangan warganya. Dengan begitu, tak ada lagi pemda yang menyampaikan informasi yang membuat keresahan di masyarakat.

&quot;Ini biasa-biasa saja. Yang lebih banyak membunuh manusia itu justru flu biasa bukan korona itu. Itu menurut penjelasan menteri kesehatan tadi,&quot; tuturnya.

Ia menambahkan, saat ini informasi soal virus korona terpusat di Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Selain itu, Mahfud juga meminta tak ada lagi pihak-pihak yang mencari panggung terkait persoalan virus korona.

&quot;Saya hanya menyampaikan itu sudah terpusat, itu yang sifatnya politis bukan teknis penanganannya supaya berhati-hati memberikan keterangan itu, jangan terkesan ingin mendramatisir, mencari panggung jangan terkesan itu. Masyarakat harus ditenangkan, pemerintah siap dan mampu menangani masalah korona,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta pemerintah daerah (Pemda) tidak mendramatisir isu mewabahnya virus korona, setelah dua warga Depok dinyatakan positif terinfeksi virus Covid-19 itu.

Ia menegaskan, pemerintah siap dan mampu mengatasi wabah virus korona tersebut. Mahfud pun mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik.

&quot;Diharapkan juga pemerintah jangan terlalu mendramatisir persoalan. Terutama pemerintah-pemerintah daerah itu, ada sesuatu yang belum jelas sudah konferensi pers korona,&quot; kata Mahfud di Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (3/3/2020).
&amp;nbsp;Baca juga: 2 Warga Depok Positif Korona, Presiden Jokowi: Solidaritas Sosial Kita Diuji
Mantan Ketua MK itu blak-blakan menyebut Pemkab Cianjur yang menggelar konfrensi pers soal adanya pasien suspect korona. Padahal, lanjut dia, setelah diperiksa lebih lanjut pasien yang telah meninggal tersebut ternyata negatif Covid-19.

&quot;Ini baru disiarkan di TV barusan,&quot; singkatnya.
&amp;nbsp;Baca juga: Minta Masyarakat Tak Takut Virus Korona, Presiden Jokowi: Pasien Bisa Sembuh
Mahfud mengimbau pemerintah daerah memberikan ketenangan warganya. Dengan begitu, tak ada lagi pemda yang menyampaikan informasi yang membuat keresahan di masyarakat.

&quot;Ini biasa-biasa saja. Yang lebih banyak membunuh manusia itu justru flu biasa bukan korona itu. Itu menurut penjelasan menteri kesehatan tadi,&quot; tuturnya.

Ia menambahkan, saat ini informasi soal virus korona terpusat di Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Selain itu, Mahfud juga meminta tak ada lagi pihak-pihak yang mencari panggung terkait persoalan virus korona.

&quot;Saya hanya menyampaikan itu sudah terpusat, itu yang sifatnya politis bukan teknis penanganannya supaya berhati-hati memberikan keterangan itu, jangan terkesan ingin mendramatisir, mencari panggung jangan terkesan itu. Masyarakat harus ditenangkan, pemerintah siap dan mampu menangani masalah korona,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
