<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Tunjuk Jubir Korona, PKB: Jokowi Ingin Sampaikan Tak Ada yang Ditutupi</title><description>Dengan adanya jubir itu, Karding melihat akan mematahkan anggapan bahwa pemerintah tak terbuka dan menutup-nutupi mengenai kasus korona.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/03/337/2177624/pemerintah-tunjuk-jubir-korona-pkb-jokowi-ingin-sampaikan-tak-ada-yang-ditutupi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/03/337/2177624/pemerintah-tunjuk-jubir-korona-pkb-jokowi-ingin-sampaikan-tak-ada-yang-ditutupi"/><item><title>Pemerintah Tunjuk Jubir Korona, PKB: Jokowi Ingin Sampaikan Tak Ada yang Ditutupi</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/03/337/2177624/pemerintah-tunjuk-jubir-korona-pkb-jokowi-ingin-sampaikan-tak-ada-yang-ditutupi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/03/337/2177624/pemerintah-tunjuk-jubir-korona-pkb-jokowi-ingin-sampaikan-tak-ada-yang-ditutupi</guid><pubDate>Selasa 03 Maret 2020 18:58 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/03/337/2177624/pemerintah-tunjuk-jubir-korona-pkb-jokowi-ingin-sampaikan-tak-ada-yang-ditutupi-32x6v4mBjK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Abdul Kadir Karding (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/03/337/2177624/pemerintah-tunjuk-jubir-korona-pkb-jokowi-ingin-sampaikan-tak-ada-yang-ditutupi-32x6v4mBjK.jpg</image><title>Abdul Kadir Karding (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PKB Abdul Kadir Karding menilai ditunjuknya Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Achmad Yurianto, sebagai juru bicara untuk penanganan Virus Korona atau Covid-19, agar pemerintah dapat memberikan informasi secara terbuka.

&quot;Saya kira pak Jokowi pengen agar masyarakat tau seluas-luasnya dan pemerintah ingin menyampaikan bahwa kita ini enggak ada yang ditutup-tutupi di dalam hal Korona,&quot; tutur Karding di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Dengan adanya jubir itu, Karding melihat akan mematahkan anggapan bahwa pemerintah tak terbuka dan menutup-nutupi mengenai kasus korona ini.

&quot;Kan ada isu tuh pemerintah nutup-nutupin ini, gunung es nanti akan meledak. Enggak-enggak, Jokowi mengumumkan dua nama itu kan artinya niatan baik bahwa sebenarnya pemerintah gak menutup-nutupin lah,&quot; ujar Karding.

Baca Juga: Jangan Panik Berlebihan, Penyakit dari Virus Korona Bisa Sembuh Sendiri Kok!

Selain itu, Karding menuturkan adanya jubir khusus virus Korona bakal memberikan keringan kepada Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto. Dengan begitu, lanjut Karding, Menkes akan fokus terhadap kerjaannya.

&quot;Pak terawan biar fokus bekerja. Kalau meladeni publik terus dia enggak kerja nanti,&quot; tutur Karding.

Sebelumnya diwartakan Pemerintah menunjuk Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Achmad Yurianto sebagai juru bicara untuk penanganan virus korona (Covid-19). Penunjukkan ini dilakukan pasca dua warga Depok terinfeksi virus mematikan tersebut.

&quot;Pemerintah telah menunjuk jubir resmi untuk penanganan korona, yakni dr Achmad Yurianto, dia itu Sesditjen PDP Kemenkes,&quot; kata Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Bey Machmudin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta hari ini.
</description><content:encoded>JAKARTA - Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PKB Abdul Kadir Karding menilai ditunjuknya Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Achmad Yurianto, sebagai juru bicara untuk penanganan Virus Korona atau Covid-19, agar pemerintah dapat memberikan informasi secara terbuka.

&quot;Saya kira pak Jokowi pengen agar masyarakat tau seluas-luasnya dan pemerintah ingin menyampaikan bahwa kita ini enggak ada yang ditutup-tutupi di dalam hal Korona,&quot; tutur Karding di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

Dengan adanya jubir itu, Karding melihat akan mematahkan anggapan bahwa pemerintah tak terbuka dan menutup-nutupi mengenai kasus korona ini.

&quot;Kan ada isu tuh pemerintah nutup-nutupin ini, gunung es nanti akan meledak. Enggak-enggak, Jokowi mengumumkan dua nama itu kan artinya niatan baik bahwa sebenarnya pemerintah gak menutup-nutupin lah,&quot; ujar Karding.

Baca Juga: Jangan Panik Berlebihan, Penyakit dari Virus Korona Bisa Sembuh Sendiri Kok!

Selain itu, Karding menuturkan adanya jubir khusus virus Korona bakal memberikan keringan kepada Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto. Dengan begitu, lanjut Karding, Menkes akan fokus terhadap kerjaannya.

&quot;Pak terawan biar fokus bekerja. Kalau meladeni publik terus dia enggak kerja nanti,&quot; tutur Karding.

Sebelumnya diwartakan Pemerintah menunjuk Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Achmad Yurianto sebagai juru bicara untuk penanganan virus korona (Covid-19). Penunjukkan ini dilakukan pasca dua warga Depok terinfeksi virus mematikan tersebut.

&quot;Pemerintah telah menunjuk jubir resmi untuk penanganan korona, yakni dr Achmad Yurianto, dia itu Sesditjen PDP Kemenkes,&quot; kata Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Bey Machmudin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta hari ini.
</content:encoded></item></channel></rss>
