<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Begini Proses Sterilisasi Pesawat Garuda yang Angkut WNI ABK Diamond Princess</title><description>Proses sterilisasi pesawat Garuda Indonesia memakan waktu sekira tiga hari.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/03/337/2177640/begini-proses-sterilisasi-pesawat-garuda-yang-angkut-wni-abk-diamond-princess</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/03/337/2177640/begini-proses-sterilisasi-pesawat-garuda-yang-angkut-wni-abk-diamond-princess"/><item><title>Begini Proses Sterilisasi Pesawat Garuda yang Angkut WNI ABK Diamond Princess</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/03/337/2177640/begini-proses-sterilisasi-pesawat-garuda-yang-angkut-wni-abk-diamond-princess</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/03/337/2177640/begini-proses-sterilisasi-pesawat-garuda-yang-angkut-wni-abk-diamond-princess</guid><pubDate>Selasa 03 Maret 2020 19:34 WIB</pubDate><dc:creator>Fathnur Rohman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/03/337/2177640/begini-proses-sterilisasi-pesawat-garuda-yang-angkut-wni-abk-diamond-princess-U25PkA9HDw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut WNI ABK Diamond Princess disterilisasi (Foto : Okezone.com/Fathnur)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/03/337/2177640/begini-proses-sterilisasi-pesawat-garuda-yang-angkut-wni-abk-diamond-princess-U25PkA9HDw.jpg</image><title>Pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut WNI ABK Diamond Princess disterilisasi (Foto : Okezone.com/Fathnur)</title></images><description>MAJALENGKA - Pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut 69 WNI ABK Diamond Princess kini tengah disterilisasi di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Menurut Sanitarian Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Bandung, Bayu Sabdo Kusumo, proses sterilisasi  pesawat Garuda Indonesia memakan waktu sekira tiga hari, dimulai setelah pesawat tersebut mendarat di Bandara Kertajati. Ia menyebut seluruh bagian dan fisilitas pesawat sudah diberi cairan disinfektan.

Bayu mengatakan, seluruh penumpang dan barang bawaannya sudah didisinfeksi. Bahkan, sisa makanan dari para penumpang juga dimusnahkan. &quot;Proses disinfeksi orang, barang dan alat angkut. Setelah mereka semua dievakuasi, kemudian sisa makanan dan makanan yang masih ada di pesawat kita musnahkan,&quot; ujar Bayu, Selasa (3/3/2020).

Bayu menerangkan, seluruh tempat duduk pesawat sudah dilapisi plastik oleh pihak maskapai penerbangan. Sehingga petugas KKP hanya mencopot plastik tersebut dan tinggal menyemprotinya dengan cairan disinfektan.

Setelah proses sterilisasi pesawat itu selesai, pihaknya kemudian akan mengeluarkan sertifikat disinfeksi. Ia menyampaikan saat ini sertifikat tersebut masih dalam proses penandatanganan.

&quot;Setelah semua selesai nanti akan ada sertifikat disinfeksi yang akan kami keluarkan. hari ini sedang proses penandatanganan,&quot; kata Bayu.

Baca Juga : MUI Ajak Masyarakat Perbanyak Wudhu untuk Cegah Virus Korona

Di waktu yang berbeda, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya mengatakan proses sterilisasi pesawat tersebut juga tidak akan mengganggu aktivitas di Bandara Kertajati. Pasalnya, jadwal penerbangan di Bandara itu masih sedikit.

&quot;Nantinya pesawat tersebut tidak bergerak untuk sterilisasi selama tiga hari setelah evakuasi. Jadi tidak akan penuh di sini,&quot; tutur Budi.</description><content:encoded>MAJALENGKA - Pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut 69 WNI ABK Diamond Princess kini tengah disterilisasi di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Menurut Sanitarian Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Bandung, Bayu Sabdo Kusumo, proses sterilisasi  pesawat Garuda Indonesia memakan waktu sekira tiga hari, dimulai setelah pesawat tersebut mendarat di Bandara Kertajati. Ia menyebut seluruh bagian dan fisilitas pesawat sudah diberi cairan disinfektan.

Bayu mengatakan, seluruh penumpang dan barang bawaannya sudah didisinfeksi. Bahkan, sisa makanan dari para penumpang juga dimusnahkan. &quot;Proses disinfeksi orang, barang dan alat angkut. Setelah mereka semua dievakuasi, kemudian sisa makanan dan makanan yang masih ada di pesawat kita musnahkan,&quot; ujar Bayu, Selasa (3/3/2020).

Bayu menerangkan, seluruh tempat duduk pesawat sudah dilapisi plastik oleh pihak maskapai penerbangan. Sehingga petugas KKP hanya mencopot plastik tersebut dan tinggal menyemprotinya dengan cairan disinfektan.

Setelah proses sterilisasi pesawat itu selesai, pihaknya kemudian akan mengeluarkan sertifikat disinfeksi. Ia menyampaikan saat ini sertifikat tersebut masih dalam proses penandatanganan.

&quot;Setelah semua selesai nanti akan ada sertifikat disinfeksi yang akan kami keluarkan. hari ini sedang proses penandatanganan,&quot; kata Bayu.

Baca Juga : MUI Ajak Masyarakat Perbanyak Wudhu untuk Cegah Virus Korona

Di waktu yang berbeda, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya mengatakan proses sterilisasi pesawat tersebut juga tidak akan mengganggu aktivitas di Bandara Kertajati. Pasalnya, jadwal penerbangan di Bandara itu masih sedikit.

&quot;Nantinya pesawat tersebut tidak bergerak untuk sterilisasi selama tiga hari setelah evakuasi. Jadi tidak akan penuh di sini,&quot; tutur Budi.</content:encoded></item></channel></rss>
