<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Merapi Erupsi, Hujan Abu Campur Pasir Guyur Kawasan Puncak</title><description>Warga diminta menjauh dalam radius 3 kilometer dari puncak gunung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/03/510/2177286/gunung-merapi-erupsi-hujan-abu-campur-pasir-guyur-kawasan-puncak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/03/510/2177286/gunung-merapi-erupsi-hujan-abu-campur-pasir-guyur-kawasan-puncak"/><item><title>Gunung Merapi Erupsi, Hujan Abu Campur Pasir Guyur Kawasan Puncak</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/03/510/2177286/gunung-merapi-erupsi-hujan-abu-campur-pasir-guyur-kawasan-puncak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/03/510/2177286/gunung-merapi-erupsi-hujan-abu-campur-pasir-guyur-kawasan-puncak</guid><pubDate>Selasa 03 Maret 2020 10:57 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/03/510/2177286/gunung-merapi-erupsi-hujan-abu-campur-pasir-guyur-kawasan-puncak-b8oDBE7A1L.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Merapi erupsi. (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/03/510/2177286/gunung-merapi-erupsi-hujan-abu-campur-pasir-guyur-kawasan-puncak-b8oDBE7A1L.jpg</image><title>Gunung Merapi erupsi. (Foto: Istimewa)</title></images><description>SEMARANG - Hujan abu vulkanik dan pasir mengguyur sekitar Gunung Merapi pascameletus, Selasa (3/2/2020) pagi. Warga diminta menjauh dalam radius 3 kilometer dari puncak gunung.
&quot;Angin saat kejadian letusan mengarah ke utara-timur,&quot; kata Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida.
Dia menjelaskan, hujan abu dilaporkan terjadi dalam radius 10 kilometer dari puncak, terutama pada sektor utara seperti di wilayah Kecamatan Musuk dan Cepogo Boyolali. Sementara hujan abu bercampur pasir terjadi di Desa Mriyan, Boyolali yang berjarak sekira 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

&quot;Seperti pada letusan-letusan sebelumnya letusan hari ini tidak didahului prekursor yang jelas. Seismisitas pada tanggal 2 Maret 2020 terdiri dari gempa VTA 1 kali, MP 8 kali, LF 2 kali, dan DG 1 kali. Demikian juga deformasi juga tidak menunjukkan perubahan yang signifikan,&quot; jelas dia.
Baca juga: Mengalami Erupsi, Gunung Merapi Tetap Berstatus Waspada
Sebelumnya diberitakan, Gunung Merapi erupsi kembali pada pukul 05.22 WIB. Erupsi tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 450 detik. Teramati tiinggi kolom erupsi &amp;plusmn; 6.000 meter dari puncak gunung.</description><content:encoded>SEMARANG - Hujan abu vulkanik dan pasir mengguyur sekitar Gunung Merapi pascameletus, Selasa (3/2/2020) pagi. Warga diminta menjauh dalam radius 3 kilometer dari puncak gunung.
&quot;Angin saat kejadian letusan mengarah ke utara-timur,&quot; kata Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida.
Dia menjelaskan, hujan abu dilaporkan terjadi dalam radius 10 kilometer dari puncak, terutama pada sektor utara seperti di wilayah Kecamatan Musuk dan Cepogo Boyolali. Sementara hujan abu bercampur pasir terjadi di Desa Mriyan, Boyolali yang berjarak sekira 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

&quot;Seperti pada letusan-letusan sebelumnya letusan hari ini tidak didahului prekursor yang jelas. Seismisitas pada tanggal 2 Maret 2020 terdiri dari gempa VTA 1 kali, MP 8 kali, LF 2 kali, dan DG 1 kali. Demikian juga deformasi juga tidak menunjukkan perubahan yang signifikan,&quot; jelas dia.
Baca juga: Mengalami Erupsi, Gunung Merapi Tetap Berstatus Waspada
Sebelumnya diberitakan, Gunung Merapi erupsi kembali pada pukul 05.22 WIB. Erupsi tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 mm dan durasi 450 detik. Teramati tiinggi kolom erupsi &amp;plusmn; 6.000 meter dari puncak gunung.</content:encoded></item></channel></rss>
