<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pamer Tak Takut Covid-19, Iran Tangkap Warga yang Menjilat Tempat Suci</title><description>Tempat-tempat suci Syiah di Iran menarik puluhan juta pengunjung setiap tahun.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/04/18/2178108/pamer-tak-takut-covid-19-iran-tangkap-warga-yang-menjilat-tempat-suci</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/04/18/2178108/pamer-tak-takut-covid-19-iran-tangkap-warga-yang-menjilat-tempat-suci"/><item><title>Pamer Tak Takut Covid-19, Iran Tangkap Warga yang Menjilat Tempat Suci</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/04/18/2178108/pamer-tak-takut-covid-19-iran-tangkap-warga-yang-menjilat-tempat-suci</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/04/18/2178108/pamer-tak-takut-covid-19-iran-tangkap-warga-yang-menjilat-tempat-suci</guid><pubDate>Rabu 04 Maret 2020 16:04 WIB</pubDate><dc:creator>Rachmat Fahzry</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/04/18/2178108/pamer-tak-takut-covid-19-iran-tangkap-warga-yang-menjilat-tempat-suci-5Y80IJdsv0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga Iran mengenakan masker cegah penyebaran Covid-19. (Foto/Tasnim News)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/04/18/2178108/pamer-tak-takut-covid-19-iran-tangkap-warga-yang-menjilat-tempat-suci-5Y80IJdsv0.jpg</image><title>Warga Iran mengenakan masker cegah penyebaran Covid-19. (Foto/Tasnim News)</title></images><description>QOM &amp;ndash; Pihak keamanan Iran menangkap warga yang terekam menjilat sejumlah tempat suci di Qom, demi membuktikan tidak takut wabah virus korona atau Covid-19.
Video-video itu mulai beredar di media sosial meski jumlah kematian akibat Covid-19 di Iran sudah mencapai 77 orang dan menjangkii 2.336 pada Selasa 4 Maret.
Dalam salah satu klip, seorang pria terlihat di kuil Masumeh di Qom, mengatakan, &quot;Saya tidak takut dengan virus korona,&quot; kemudian menjilati dan mencium gerbang.
Baca juga:&amp;nbsp;Semua Pasien Covid-19 Sembuh, Bagaimana Cara Vietnam Mengatasi Krisis Awal Virus Korona
Baca juga:&amp;nbsp;Pimpinan Dinas Medis Darurat Iran Positif Terinfeksi Virus Korona Covid-19
Dalam video lainnya, yang diambil di sebuah kuil di Mashhad, seorang pria difilmkan mengatakan dia ada di sana untuk menjilat kuil, &quot;sehingga penyakit itu bisa masuk ke dalam tubuh saya dan orang lain dapat mengunjungi tanpa cemas.&quot;
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;While the city of Qom is the epicentre of &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/CoronaVirus?src=hash&amp;amp;amp;ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;#CoronaVirus&amp;lt;/a&amp;gt; in Iran, authorities refuse to close down religious shrines there.&amp;lt;br&amp;gt;&amp;lt;br&amp;gt;These pro-regime people are licking the shrines &amp;amp;amp; encouraging people to visit them.&amp;lt;br&amp;gt;&amp;lt;br&amp;gt;Iran&amp;amp;#39;s authorities are endangering lives of Iranians &amp;amp;amp; the world &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/s9o6zYhzNQ&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/s9o6zYhzNQ&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Masih Alinejad &amp;#127987;&amp;#65039; (@AlinejadMasih) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/AlinejadMasih/status/1233783635007954949?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;February 29, 2020&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt; &amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Video dengan aksi serupa banyak muncul di media sosial, yang menunjukkan para pria menjilati dan mencium kuil.
Menurut BBC, anggota parlemen Iran, Nasan Nowrozi mengatakan dua pria ditangkap akibat tingkanya menjilati kuil suci dan terancam hingga dua tahun penjara dan 74 cambukan.
Wartawan Iran Masih Alinejad, yang membagikan video itu Twitter, mengatakan kepada BBC bahwa &quot;menangkap dua orang ini tidak cukup karena pusat-pusat keagamaan masih terbuka di Qom dan kota-kota lain di mana orang menderita virus korona.&quot;
Tempat-tempat suci Syiah di Iran menarik puluhan juta pengunjung setiap tahun. Banyak para pengunjung menghabiskan warktu berjam-jam berdoa di dekat kuil , mencium dan menyentuhnya.
Sejak virus korona mewabah di Iran, pemerintah telah meminta penutupan tempat-tempat suci utama di kota-kota seperti Qom, Mashhad dan Shiraz, tetapi sejumlah ulama negara itu menolak atau mengabaikan imbauan tersebut.
Beberapa ulama beragama percaya bahwa kuil, termasuk satu kuil Masumeh di Qom, memiliki kekuatan ilahi yang dapat menyembuhkan penyakit.</description><content:encoded>QOM &amp;ndash; Pihak keamanan Iran menangkap warga yang terekam menjilat sejumlah tempat suci di Qom, demi membuktikan tidak takut wabah virus korona atau Covid-19.
Video-video itu mulai beredar di media sosial meski jumlah kematian akibat Covid-19 di Iran sudah mencapai 77 orang dan menjangkii 2.336 pada Selasa 4 Maret.
Dalam salah satu klip, seorang pria terlihat di kuil Masumeh di Qom, mengatakan, &quot;Saya tidak takut dengan virus korona,&quot; kemudian menjilati dan mencium gerbang.
Baca juga:&amp;nbsp;Semua Pasien Covid-19 Sembuh, Bagaimana Cara Vietnam Mengatasi Krisis Awal Virus Korona
Baca juga:&amp;nbsp;Pimpinan Dinas Medis Darurat Iran Positif Terinfeksi Virus Korona Covid-19
Dalam video lainnya, yang diambil di sebuah kuil di Mashhad, seorang pria difilmkan mengatakan dia ada di sana untuk menjilat kuil, &quot;sehingga penyakit itu bisa masuk ke dalam tubuh saya dan orang lain dapat mengunjungi tanpa cemas.&quot;
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;While the city of Qom is the epicentre of &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/hashtag/CoronaVirus?src=hash&amp;amp;amp;ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;#CoronaVirus&amp;lt;/a&amp;gt; in Iran, authorities refuse to close down religious shrines there.&amp;lt;br&amp;gt;&amp;lt;br&amp;gt;These pro-regime people are licking the shrines &amp;amp;amp; encouraging people to visit them.&amp;lt;br&amp;gt;&amp;lt;br&amp;gt;Iran&amp;amp;#39;s authorities are endangering lives of Iranians &amp;amp;amp; the world &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/s9o6zYhzNQ&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/s9o6zYhzNQ&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Masih Alinejad &amp;#127987;&amp;#65039; (@AlinejadMasih) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/AlinejadMasih/status/1233783635007954949?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;February 29, 2020&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt; &amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Video dengan aksi serupa banyak muncul di media sosial, yang menunjukkan para pria menjilati dan mencium kuil.
Menurut BBC, anggota parlemen Iran, Nasan Nowrozi mengatakan dua pria ditangkap akibat tingkanya menjilati kuil suci dan terancam hingga dua tahun penjara dan 74 cambukan.
Wartawan Iran Masih Alinejad, yang membagikan video itu Twitter, mengatakan kepada BBC bahwa &quot;menangkap dua orang ini tidak cukup karena pusat-pusat keagamaan masih terbuka di Qom dan kota-kota lain di mana orang menderita virus korona.&quot;
Tempat-tempat suci Syiah di Iran menarik puluhan juta pengunjung setiap tahun. Banyak para pengunjung menghabiskan warktu berjam-jam berdoa di dekat kuil , mencium dan menyentuhnya.
Sejak virus korona mewabah di Iran, pemerintah telah meminta penutupan tempat-tempat suci utama di kota-kota seperti Qom, Mashhad dan Shiraz, tetapi sejumlah ulama negara itu menolak atau mengabaikan imbauan tersebut.
Beberapa ulama beragama percaya bahwa kuil, termasuk satu kuil Masumeh di Qom, memiliki kekuatan ilahi yang dapat menyembuhkan penyakit.</content:encoded></item></channel></rss>
