<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Usul Pemerintah Gandeng Atta Halilintar &amp; Didi Kempot Sosialisasi Virus Korona</title><description>Nabil Haroen menyarankan pemerintah menggandeng influencer seperti Atta Halilintar dan penyanyi Didi Kempot</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/04/337/2178152/dpr-usul-pemerintah-gandeng-atta-halilintar-didi-kempot-sosialisasi-virus-korona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/04/337/2178152/dpr-usul-pemerintah-gandeng-atta-halilintar-didi-kempot-sosialisasi-virus-korona"/><item><title>DPR Usul Pemerintah Gandeng Atta Halilintar &amp; Didi Kempot Sosialisasi Virus Korona</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/04/337/2178152/dpr-usul-pemerintah-gandeng-atta-halilintar-didi-kempot-sosialisasi-virus-korona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/04/337/2178152/dpr-usul-pemerintah-gandeng-atta-halilintar-didi-kempot-sosialisasi-virus-korona</guid><pubDate>Rabu 04 Maret 2020 17:11 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/04/337/2178152/dpr-usul-pemerintah-gandeng-atta-halilintar-didi-kempot-sosialisasi-virus-korona-Z6cz0uqZDj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Atta Halilintar. (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/04/337/2178152/dpr-usul-pemerintah-gandeng-atta-halilintar-didi-kempot-sosialisasi-virus-korona-Z6cz0uqZDj.jpg</image><title>Atta Halilintar. (Foto: Istimewa)</title></images><description>JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI, Nabil Haroen menyarankan pemerintah menggandeng influencer seperti Atta Halilintar dan penyanyi Didi Kempot, untuk melakukan sosialisasi dalam menghadapi virus korona (Covid-19).
&quot;Harusnya Kemenkes atau pemerintah menggunakan influencer dalam negeri untuk membantu sosialisasi kepada masyarakat,&quot; kata Nabil kepada wartawan, Rabu (4/3/2020).
Menurutnya, influencer itu diharapkan dapat mengedukasi masyarakat dalam hidup sehat. Dia menilai edukasi mengenai virus korona di situs Kemensos belum maksimal.
&quot;Edukasi pemerintah kepada masyarakat belum maksimal terkait budaya hidup sehat, menciptakan lingkungan yang sehat. Coba kalau pakai Atta Halilintar pakai Didi Kempot. Wah lain ceritanya,&quot; ucapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati menilai, wacana pemerintah menggunakan Rp72, dapat dialokasikan untuk fasilitas kesehatan menangani virus korona.
&quot;Karena kita harus memastikan semua fasilitas kesehatan itu tersedia lengkap dengan alat kesehatannya, dengan stok obatnya, dengan kehandalan SDM-nya, itu harus dipastikan dan itu pasti butuh dana,&quot; tutur Kurniasih.
Baca juga: Timbun Masker di Apartemen untuk Dijual, Gadis 19 Tahun Ditangkap Polisi 
Lebih jauh Kurniasih menyebut dana itu bisa juga dialihkan pengadaan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) dan masker yang kini langka di tengah masyarakat. Juga bisa untuk memberikan vitamin ke mayarakat agar imunitas terjaga.
&quot;Kan ini juga butuh dana dan butuh biaya,&quot; ujar dia.
Diketahui sebelumnya, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp72 miliar utuk influencer. Anggaran ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanjar Negara (APBN) sebagai langkah mengantisipasi dampak virus korona di Indonesia.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, anggaran tersebut merupakan bagian dari insentif yang diberikan pemerintah untuk sektor pariwisata demi menangkal dampak merebaknya virus corona terhadap ekonomi domestik.</description><content:encoded>JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI, Nabil Haroen menyarankan pemerintah menggandeng influencer seperti Atta Halilintar dan penyanyi Didi Kempot, untuk melakukan sosialisasi dalam menghadapi virus korona (Covid-19).
&quot;Harusnya Kemenkes atau pemerintah menggunakan influencer dalam negeri untuk membantu sosialisasi kepada masyarakat,&quot; kata Nabil kepada wartawan, Rabu (4/3/2020).
Menurutnya, influencer itu diharapkan dapat mengedukasi masyarakat dalam hidup sehat. Dia menilai edukasi mengenai virus korona di situs Kemensos belum maksimal.
&quot;Edukasi pemerintah kepada masyarakat belum maksimal terkait budaya hidup sehat, menciptakan lingkungan yang sehat. Coba kalau pakai Atta Halilintar pakai Didi Kempot. Wah lain ceritanya,&quot; ucapnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati menilai, wacana pemerintah menggunakan Rp72, dapat dialokasikan untuk fasilitas kesehatan menangani virus korona.
&quot;Karena kita harus memastikan semua fasilitas kesehatan itu tersedia lengkap dengan alat kesehatannya, dengan stok obatnya, dengan kehandalan SDM-nya, itu harus dipastikan dan itu pasti butuh dana,&quot; tutur Kurniasih.
Baca juga: Timbun Masker di Apartemen untuk Dijual, Gadis 19 Tahun Ditangkap Polisi 
Lebih jauh Kurniasih menyebut dana itu bisa juga dialihkan pengadaan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) dan masker yang kini langka di tengah masyarakat. Juga bisa untuk memberikan vitamin ke mayarakat agar imunitas terjaga.
&quot;Kan ini juga butuh dana dan butuh biaya,&quot; ujar dia.
Diketahui sebelumnya, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp72 miliar utuk influencer. Anggaran ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanjar Negara (APBN) sebagai langkah mengantisipasi dampak virus korona di Indonesia.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, anggaran tersebut merupakan bagian dari insentif yang diberikan pemerintah untuk sektor pariwisata demi menangkal dampak merebaknya virus corona terhadap ekonomi domestik.</content:encoded></item></channel></rss>
