<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RSD Gunung Jati Cirebon Jelaskan soal Kabar Adanya Pasien Suspect Virus Korona</title><description>Seorang perempuan sempat menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Majalengka selama tiga hari. Kenapa?</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/05/525/2178366/rsd-gunung-jati-cirebon-jelaskan-soal-kabar-adanya-pasien-suspect-virus-korona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/05/525/2178366/rsd-gunung-jati-cirebon-jelaskan-soal-kabar-adanya-pasien-suspect-virus-korona"/><item><title>RSD Gunung Jati Cirebon Jelaskan soal Kabar Adanya Pasien Suspect Virus Korona</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/05/525/2178366/rsd-gunung-jati-cirebon-jelaskan-soal-kabar-adanya-pasien-suspect-virus-korona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/05/525/2178366/rsd-gunung-jati-cirebon-jelaskan-soal-kabar-adanya-pasien-suspect-virus-korona</guid><pubDate>Kamis 05 Maret 2020 04:49 WIB</pubDate><dc:creator>Fathnur Rohman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/05/525/2178366/rsd-gunung-jati-cirebon-jelaskan-soal-kabar-adanya-pasien-suspect-virus-korona-pHwtUK0lqc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Ruang Isolasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/05/525/2178366/rsd-gunung-jati-cirebon-jelaskan-soal-kabar-adanya-pasien-suspect-virus-korona-pHwtUK0lqc.jpg</image><title>Ilustrasi Ruang Isolasi (Foto: Okezone)</title></images><description>CIREBON - Seorang perempuan asal Kabupaten Majalengka dirujuk untuk menjalani perawatan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati, Kota Cirebon, Jawa Barat. Sebelumnya, ada kabar yang menyebutkan, kalau perempuan ini sempat di tempatkan di ruang isolasi RSUD Majalengka beberapa waktu lalu.
Dari informasi yang dihimpun Okezone, perempuan ini sudah menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Majalengka selama tiga hari. Perempuan ini mengalami gejala batuk, demam, serta sesak napas, seusai pulang dari menjalankan ibadah umrah di Arab Saudi. Kini, diketahui kalau ia tengah dirawat di RSD Gunung Jati.
Koordinator Tim Dokter Penanganan Pasien Korona di RSD Gunung Jati, yakni dr. Syifa Imelda membenarkan, kalau perempuan asal Kabupaten Majalengka itu saat ini sedang menjalani perawatan di RSD Gunung Jati. Akan tetapi meski menjalani perawatan, perempuan ini tidak di tempatkan di ruang isolasi.
Dijelaskan Syifa, setelah mengkaji hasil pemeriksaan laboratorium, rontgen, dan riwayat penyakitnya, bisa disimpulkan kalau perempuan itu tidak termasuk kedalam kategori pasien pengawasan atau diduga terjangkit virus korona (Covid-19). Berangkat dari hal tersebut pihak RSD Gunung Jati akhirnya hanya merawatnya di ruangan biasa. Bukan diisolasi di tempat khusus.
&quot;Setelah kami kaji dilihat dari hasil laboratoriumnya, rontgen, dan riwayat penyakitnya, pasien itu tidak termasuk kriteria Covid-19. Jadi kami tidak isolasi pasien tersebut. Tapi kami tetap merawat, karena pasien itu punya keluhan,&quot; ujar Syifa saat ditemui Okezone di RSD Gunung Jati, Kota Cirebon, Jawa Barat. Rabu (3/3/2020).

Baca Juga: Lebanon Terpapar Virus Korona, 1 Positif dan 2 Suspect
Syifa menyampaikan, sebagai salah satu dari 100 rumah sakit di seluruh Indonesia, yang disiapkan untuk penanganan virus korona, RSD Gunung Jati sudah menyiapkan sejumlah sarana dan prasarana untuk merawat pasien suspect ataupun paisen positif virus korona.Dirinya memaparkan, di RSD Gunung Jati terdapat empat ruang isolasi  yang dikhususkan untuk merawat pasien. Di ruang isolasi juga terdapat  beberapa fasilitas seperti CCTV, monitor, alat tekanan darah, alat  pendeteksi detak nadi, saturasi oksigen, alat respirasi, dan alat  pendeteksi suhu. Bahkan, jika pasien mengalami sesak napas, di empat  ruang itu sudah tersedia satu unit alat bantu napas atau ventilator.
Syifa  juga memastikan seluruh tim medis di RSD Gunung Jati selalu di  siagakan. Sampai saat ini sudah ada tiga dokter spesialis paru-paru,  yang siap memberikan penanganan dan perawatan terhadap pasien.
&quot;Tim  medis di RSD Gunung Jati selalu melakukan koordinasi dengan unit-unit  terkait seperti dengan Dinas Kesehatan, Kemenkes, serta dokter yang  menjadi tim ahli virus korona Jawa Barat di RS Hasan Sadikin Bandung,&quot;  ucap Syifa.</description><content:encoded>CIREBON - Seorang perempuan asal Kabupaten Majalengka dirujuk untuk menjalani perawatan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati, Kota Cirebon, Jawa Barat. Sebelumnya, ada kabar yang menyebutkan, kalau perempuan ini sempat di tempatkan di ruang isolasi RSUD Majalengka beberapa waktu lalu.
Dari informasi yang dihimpun Okezone, perempuan ini sudah menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Majalengka selama tiga hari. Perempuan ini mengalami gejala batuk, demam, serta sesak napas, seusai pulang dari menjalankan ibadah umrah di Arab Saudi. Kini, diketahui kalau ia tengah dirawat di RSD Gunung Jati.
Koordinator Tim Dokter Penanganan Pasien Korona di RSD Gunung Jati, yakni dr. Syifa Imelda membenarkan, kalau perempuan asal Kabupaten Majalengka itu saat ini sedang menjalani perawatan di RSD Gunung Jati. Akan tetapi meski menjalani perawatan, perempuan ini tidak di tempatkan di ruang isolasi.
Dijelaskan Syifa, setelah mengkaji hasil pemeriksaan laboratorium, rontgen, dan riwayat penyakitnya, bisa disimpulkan kalau perempuan itu tidak termasuk kedalam kategori pasien pengawasan atau diduga terjangkit virus korona (Covid-19). Berangkat dari hal tersebut pihak RSD Gunung Jati akhirnya hanya merawatnya di ruangan biasa. Bukan diisolasi di tempat khusus.
&quot;Setelah kami kaji dilihat dari hasil laboratoriumnya, rontgen, dan riwayat penyakitnya, pasien itu tidak termasuk kriteria Covid-19. Jadi kami tidak isolasi pasien tersebut. Tapi kami tetap merawat, karena pasien itu punya keluhan,&quot; ujar Syifa saat ditemui Okezone di RSD Gunung Jati, Kota Cirebon, Jawa Barat. Rabu (3/3/2020).

Baca Juga: Lebanon Terpapar Virus Korona, 1 Positif dan 2 Suspect
Syifa menyampaikan, sebagai salah satu dari 100 rumah sakit di seluruh Indonesia, yang disiapkan untuk penanganan virus korona, RSD Gunung Jati sudah menyiapkan sejumlah sarana dan prasarana untuk merawat pasien suspect ataupun paisen positif virus korona.Dirinya memaparkan, di RSD Gunung Jati terdapat empat ruang isolasi  yang dikhususkan untuk merawat pasien. Di ruang isolasi juga terdapat  beberapa fasilitas seperti CCTV, monitor, alat tekanan darah, alat  pendeteksi detak nadi, saturasi oksigen, alat respirasi, dan alat  pendeteksi suhu. Bahkan, jika pasien mengalami sesak napas, di empat  ruang itu sudah tersedia satu unit alat bantu napas atau ventilator.
Syifa  juga memastikan seluruh tim medis di RSD Gunung Jati selalu di  siagakan. Sampai saat ini sudah ada tiga dokter spesialis paru-paru,  yang siap memberikan penanganan dan perawatan terhadap pasien.
&quot;Tim  medis di RSD Gunung Jati selalu melakukan koordinasi dengan unit-unit  terkait seperti dengan Dinas Kesehatan, Kemenkes, serta dokter yang  menjadi tim ahli virus korona Jawa Barat di RS Hasan Sadikin Bandung,&quot;  ucap Syifa.</content:encoded></item></channel></rss>
