<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pesawat Asing Diminta Disterilisasi Sebelum Mendarat di Indonesia</title><description>Sesuai ketentuan kekarantinaan yang baru menyatakan alat angkut yang digunakan harus dipastikan dalam kondisi yang sehat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/06/337/2179403/pesawat-asing-diminta-disterilisasi-sebelum-mendarat-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/06/337/2179403/pesawat-asing-diminta-disterilisasi-sebelum-mendarat-di-indonesia"/><item><title>Pesawat Asing Diminta Disterilisasi Sebelum Mendarat di Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/06/337/2179403/pesawat-asing-diminta-disterilisasi-sebelum-mendarat-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/06/337/2179403/pesawat-asing-diminta-disterilisasi-sebelum-mendarat-di-indonesia</guid><pubDate>Jum'at 06 Maret 2020 19:40 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/06/337/2179403/pesawat-asing-diminta-disterilisasi-sebelum-mendarat-di-indonesia-7PKEDAJuQj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Konferensi pers petugas KKP di Hanggar Bandara Soekarno-Hatta (Foto : Okezone.com/Isty M)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/06/337/2179403/pesawat-asing-diminta-disterilisasi-sebelum-mendarat-di-indonesia-7PKEDAJuQj.jpg</image><title>Konferensi pers petugas KKP di Hanggar Bandara Soekarno-Hatta (Foto : Okezone.com/Isty M)</title></images><description>TANGERANG - Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas I Bandara Soekarno-Hatta mengimbau seluruh maskpai asing yang akan melakukan perawatan pesawat agar disterilisasi terlebih dahulu sebelum mendaratkan pesawatnya ke Indonesia.

Hal itu dilakukan agar pesawat steril dari virus korona atau covid-19 yang mungkin dibawa oleh penumpang. Selain itu, hal tersebut juga sesuai dengan undang-undang karantina kesehatan Nomor 6 Tahun 2018.

&quot;Sesuai ketentuan kekarantinaan yang baru menyatakan alat angkut yang digunakan harus dipastikan dalam kondisi yang sehat. Yaitu tidak mengandung aktor risiko kesehatan. Termasuk kebersihan lingkungan pesawat dan untuk saat ini pesawat harus dipastikan bebas dari bakteri dan virus,&quot; ujar Kepala Bidang Pengendalian Risiko Lingkungan KKP Kelas I Bandara Soetta Sutjipto di Hangar 2 GMF Aero Asia, Jumat (6/3/2020).



Selain itu, dirinya juga mengimbau kepada pihak Garuda Maintenance Facility (GMF) Aeroasia untuk melakukan disinfeksi saat pesawat itu tiba di Indonesia sebelum pekerja GMF Aeroasia melakukan perawatan dan pemeriksaan di dalam pesawat.

&quot;Pastikan untuk melakukan disinfeksi terlebih dahulu sebelum maintenance, untuk melindungi karyawan yang akan melakukan maintenance. Setelah itu, baru bisa dilakukan pemeliharaan seperti biasa&quot; jelasnya.

Tak hanya itu, disinfeksi juga harus dilakukan setelah pemeliharaan pesawat dilakukan sebelum dikirim lagi ke negara asal.

&quot;Pada tahap akhir dilakukan disinfeksi ulang sebelum pesawat diserahkan ke customer. Untuk menyakinkan bahwa pesawat yang telah kita serahkan itu benar benar dalam kondisi siap pakai dan tidak terpapar virus dan bakteri apapun,&quot; pungkasnya.

Baca Juga : Cegah Penyebaran Virus Korona, Imigrasi Tolak 118 WNA ke Indonesia

Sebelumnya, GMF AeroAsia melakukan desinfeksi terhadap 18 pesawat asal maskapai luar negeri sebagai langkah antisipasi, penanganan serta pencegahan penyebaran virus korona (Covid-19) di Indonesia.

Langkah tersebut dengan menyemprotkan cairan desinfektan yang telah ditekomendasikan untuk penerbangan. Yaitu Appled 3471 dan Isoprophyl dengan kadar alkohol 70 persen.</description><content:encoded>TANGERANG - Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) kelas I Bandara Soekarno-Hatta mengimbau seluruh maskpai asing yang akan melakukan perawatan pesawat agar disterilisasi terlebih dahulu sebelum mendaratkan pesawatnya ke Indonesia.

Hal itu dilakukan agar pesawat steril dari virus korona atau covid-19 yang mungkin dibawa oleh penumpang. Selain itu, hal tersebut juga sesuai dengan undang-undang karantina kesehatan Nomor 6 Tahun 2018.

&quot;Sesuai ketentuan kekarantinaan yang baru menyatakan alat angkut yang digunakan harus dipastikan dalam kondisi yang sehat. Yaitu tidak mengandung aktor risiko kesehatan. Termasuk kebersihan lingkungan pesawat dan untuk saat ini pesawat harus dipastikan bebas dari bakteri dan virus,&quot; ujar Kepala Bidang Pengendalian Risiko Lingkungan KKP Kelas I Bandara Soetta Sutjipto di Hangar 2 GMF Aero Asia, Jumat (6/3/2020).



Selain itu, dirinya juga mengimbau kepada pihak Garuda Maintenance Facility (GMF) Aeroasia untuk melakukan disinfeksi saat pesawat itu tiba di Indonesia sebelum pekerja GMF Aeroasia melakukan perawatan dan pemeriksaan di dalam pesawat.

&quot;Pastikan untuk melakukan disinfeksi terlebih dahulu sebelum maintenance, untuk melindungi karyawan yang akan melakukan maintenance. Setelah itu, baru bisa dilakukan pemeliharaan seperti biasa&quot; jelasnya.

Tak hanya itu, disinfeksi juga harus dilakukan setelah pemeliharaan pesawat dilakukan sebelum dikirim lagi ke negara asal.

&quot;Pada tahap akhir dilakukan disinfeksi ulang sebelum pesawat diserahkan ke customer. Untuk menyakinkan bahwa pesawat yang telah kita serahkan itu benar benar dalam kondisi siap pakai dan tidak terpapar virus dan bakteri apapun,&quot; pungkasnya.

Baca Juga : Cegah Penyebaran Virus Korona, Imigrasi Tolak 118 WNA ke Indonesia

Sebelumnya, GMF AeroAsia melakukan desinfeksi terhadap 18 pesawat asal maskapai luar negeri sebagai langkah antisipasi, penanganan serta pencegahan penyebaran virus korona (Covid-19) di Indonesia.

Langkah tersebut dengan menyemprotkan cairan desinfektan yang telah ditekomendasikan untuk penerbangan. Yaitu Appled 3471 dan Isoprophyl dengan kadar alkohol 70 persen.</content:encoded></item></channel></rss>
