<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Istana Pastikan Ratusan ISIS Eks WNI Masih di Suriah</title><description>Tenaga Ahli Utama KSP, Donny Gahral Adian memastikan, sekira 690 mantan WNI bekas anggota ISIS masih berada di Suriah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/07/337/2179635/istana-pastikan-ratusan-isis-eks-wni-masih-di-suriah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/07/337/2179635/istana-pastikan-ratusan-isis-eks-wni-masih-di-suriah"/><item><title>Istana Pastikan Ratusan ISIS Eks WNI Masih di Suriah</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/07/337/2179635/istana-pastikan-ratusan-isis-eks-wni-masih-di-suriah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/07/337/2179635/istana-pastikan-ratusan-isis-eks-wni-masih-di-suriah</guid><pubDate>Sabtu 07 Maret 2020 11:46 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/07/337/2179635/istana-pastikan-ratusan-isis-eks-wni-masih-di-suriah-deg7lIvDVl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tenaga Ahli Utama KSP, Donny Gahral Adian di Polemik MNC Trijaya Bertajuk WNI ISIS Dipulangkan atau Dilupakan (foto: Okezone/Arie DS) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/07/337/2179635/istana-pastikan-ratusan-isis-eks-wni-masih-di-suriah-deg7lIvDVl.jpg</image><title>Tenaga Ahli Utama KSP, Donny Gahral Adian di Polemik MNC Trijaya Bertajuk WNI ISIS Dipulangkan atau Dilupakan (foto: Okezone/Arie DS) </title></images><description>JAKARTA - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Donny Gahral Adian memastikan, sekira 690 mantan Warga Negara Indonesia (WNI) bekas anggota ISIS masih berada di Suriah. Kata Donny, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menegaskan tidak akan mengembalikan ratusan eks WNI tersebut ke Indonesia.

&quot;Jadi semua masih ada di sana. Kita tahu bahwa yang kita sebut mantan kombatan itu ada di Suriah, di kamp di sana ya,&quot; kata Donny saat menghadiri diskusi Polemik MNCTrijaya bertajuk 'WNI ISIS Dipulangkan atau Dilupakan?', di Hotel Ibis Tamarin, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Cegah Eks ISIS Menyelinap, Pemerintah Diminta Awasi &quot;Jalur Tikus&quot; Masuk Indonesia&amp;nbsp;

Donny menjelaskan alasan Presiden Jokowi tidak memulangkan ratusan eks WNI tersebut. Sebab, mereka sudah memilih meninggalkan ideologi NKRI yakni Pancasila dan kemudian memilih bergabung dengan ISIS.

&quot;Presiden sudah mengambil keputusan tidak dipulangkan. Karena mereka sudah memilih itu menjadi foreign fighter tentu saja melakukan pilihan ideologis yang dilakukan secara militan,&quot; kata Donny.

&quot;Jadi riset menujukkan bahwa foreign fighter ini tidak datang dari negara dengan pendapatan rendah, artinya bukan karena situasi sosial. Tetapi karena militansi dan ideologis. Ketika ideologi ini kembali ke indonssia akan membahayakan,&quot; sambungnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Indonesia Harus Hati-Hati Sikapi Wacana Pemulangan 660 ISIS Eks WNI</description><content:encoded>JAKARTA - Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Donny Gahral Adian memastikan, sekira 690 mantan Warga Negara Indonesia (WNI) bekas anggota ISIS masih berada di Suriah. Kata Donny, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menegaskan tidak akan mengembalikan ratusan eks WNI tersebut ke Indonesia.

&quot;Jadi semua masih ada di sana. Kita tahu bahwa yang kita sebut mantan kombatan itu ada di Suriah, di kamp di sana ya,&quot; kata Donny saat menghadiri diskusi Polemik MNCTrijaya bertajuk 'WNI ISIS Dipulangkan atau Dilupakan?', di Hotel Ibis Tamarin, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Cegah Eks ISIS Menyelinap, Pemerintah Diminta Awasi &quot;Jalur Tikus&quot; Masuk Indonesia&amp;nbsp;

Donny menjelaskan alasan Presiden Jokowi tidak memulangkan ratusan eks WNI tersebut. Sebab, mereka sudah memilih meninggalkan ideologi NKRI yakni Pancasila dan kemudian memilih bergabung dengan ISIS.

&quot;Presiden sudah mengambil keputusan tidak dipulangkan. Karena mereka sudah memilih itu menjadi foreign fighter tentu saja melakukan pilihan ideologis yang dilakukan secara militan,&quot; kata Donny.

&quot;Jadi riset menujukkan bahwa foreign fighter ini tidak datang dari negara dengan pendapatan rendah, artinya bukan karena situasi sosial. Tetapi karena militansi dan ideologis. Ketika ideologi ini kembali ke indonssia akan membahayakan,&quot; sambungnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Indonesia Harus Hati-Hati Sikapi Wacana Pemulangan 660 ISIS Eks WNI</content:encoded></item></channel></rss>
