<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masih Syok, 2 Gadis Korban Pelecehan di Tangsel Belum Lapor Polisi</title><description>Dua gadis korban pelecehan seksual di Tangerang Selatan mengaku masih syok dan belum bisa melapor ke polisi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/07/338/2179608/masih-syok-2-gadis-korban-pelecehan-di-tangsel-belum-lapor-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/07/338/2179608/masih-syok-2-gadis-korban-pelecehan-di-tangsel-belum-lapor-polisi"/><item><title>Masih Syok, 2 Gadis Korban Pelecehan di Tangsel Belum Lapor Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/07/338/2179608/masih-syok-2-gadis-korban-pelecehan-di-tangsel-belum-lapor-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/07/338/2179608/masih-syok-2-gadis-korban-pelecehan-di-tangsel-belum-lapor-polisi</guid><pubDate>Sabtu 07 Maret 2020 10:38 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/07/338/2179608/masih-syok-2-gadis-korban-pelecehan-di-tangsel-belum-lapor-polisi-wZobq70qK5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lokasi pelecehan seksual di jalanan Kota Tangerang Selatan. (Foto: Hambali/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/07/338/2179608/masih-syok-2-gadis-korban-pelecehan-di-tangsel-belum-lapor-polisi-wZobq70qK5.jpg</image><title>Lokasi pelecehan seksual di jalanan Kota Tangerang Selatan. (Foto: Hambali/Okezone)</title></images><description>TANGSEL &amp;ndash; Dua gadis muda masing-masing berinisial FA (22) dan RU (24) mengaku masih syok atas peristiwa pelecehan seksual yang dialami di jalan kecil penghubung antara Jalan Nipan dan Limun, RT 02 RW 08, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten.
Kedua korban mengalami pelecehan di lokasi yang sama, dalam waktu berdekatan, pada Rabu 4 Maret 2020 malam. FA merupakan mahasiswi semester akhir fakultas tarbiah, sedangkan RU adalah pegawai swasta yang bekerja di Jakarta.
Baca juga:    Ciri-Ciri Pelaku Pelecehan Seksual di Tangsel, Hidung Mancung Berjaket Ojol&amp;nbsp;
 
&quot;Saya memang belum lapor ke polisi, karena agak berat ya, masih agak takut kalau ingat kejadian itu. Rencana nanti mau minta pendampingan dulu, sudah komunikasi dengan P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak). Senin besok baru mau ketemu, karena saya masih di rumah orangtua di Bogor,&quot; ungkapnya ketika dikonfirmasi Okezone, Sabtu (7/3/2020).
Serupa dengan FA, RU bahkan sempat terisak menangis saat bercerita pelecehan malam itu. Dia mengaku masih trauma untuk bicara panjang soal peristiwa tersebut. Meski sudah menemui ketua RW setempat, dia belum ada niatan untuk segera lapor ke polisi.
&quot;Saya belum tahu kapan mau lapor polisi. Saya takut kenapa-kenapa, apalagi saya di sini kan tinggal mengekos. Saya memang sangat berharap pelakunya cepat ditangkap. Tapi kalau untuk melaporkan, saya harus yakin dulu bahwa sayanya aman juga,&quot; ungkap dia secara terpisah.
Baca juga:   Polisi Gali Keterangan Ungkap Pelaku Pelecehan Seksual Jalanan di Tangsel&amp;nbsp;
 
Sementara pihak kepolisian telah turun ke lokasi untuk menggali keterangan di tempat kejadian perkara (TKP).
Dari ciri-ciri pelaku yang disebutkan korban memang sedikit memiliki perbedaan. Hal itu lumrah, mengingat suasana di lokasi cukup gelap lantaran hanya lampu kecil di ujung jalan yang menyala.</description><content:encoded>TANGSEL &amp;ndash; Dua gadis muda masing-masing berinisial FA (22) dan RU (24) mengaku masih syok atas peristiwa pelecehan seksual yang dialami di jalan kecil penghubung antara Jalan Nipan dan Limun, RT 02 RW 08, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten.
Kedua korban mengalami pelecehan di lokasi yang sama, dalam waktu berdekatan, pada Rabu 4 Maret 2020 malam. FA merupakan mahasiswi semester akhir fakultas tarbiah, sedangkan RU adalah pegawai swasta yang bekerja di Jakarta.
Baca juga:    Ciri-Ciri Pelaku Pelecehan Seksual di Tangsel, Hidung Mancung Berjaket Ojol&amp;nbsp;
 
&quot;Saya memang belum lapor ke polisi, karena agak berat ya, masih agak takut kalau ingat kejadian itu. Rencana nanti mau minta pendampingan dulu, sudah komunikasi dengan P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak). Senin besok baru mau ketemu, karena saya masih di rumah orangtua di Bogor,&quot; ungkapnya ketika dikonfirmasi Okezone, Sabtu (7/3/2020).
Serupa dengan FA, RU bahkan sempat terisak menangis saat bercerita pelecehan malam itu. Dia mengaku masih trauma untuk bicara panjang soal peristiwa tersebut. Meski sudah menemui ketua RW setempat, dia belum ada niatan untuk segera lapor ke polisi.
&quot;Saya belum tahu kapan mau lapor polisi. Saya takut kenapa-kenapa, apalagi saya di sini kan tinggal mengekos. Saya memang sangat berharap pelakunya cepat ditangkap. Tapi kalau untuk melaporkan, saya harus yakin dulu bahwa sayanya aman juga,&quot; ungkap dia secara terpisah.
Baca juga:   Polisi Gali Keterangan Ungkap Pelaku Pelecehan Seksual Jalanan di Tangsel&amp;nbsp;
 
Sementara pihak kepolisian telah turun ke lokasi untuk menggali keterangan di tempat kejadian perkara (TKP).
Dari ciri-ciri pelaku yang disebutkan korban memang sedikit memiliki perbedaan. Hal itu lumrah, mengingat suasana di lokasi cukup gelap lantaran hanya lampu kecil di ujung jalan yang menyala.</content:encoded></item></channel></rss>
