<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyelenggara Pertimbangkan Usulan Tunda Formula E Imbas Isu Korona</title><description>Pihak penyelenggara mengaku terus melakukan komunikasi intensif bersama para pemangku kepentingan guna memantau situasi terkait COVID-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/07/338/2179706/penyelenggara-pertimbangkan-usulan-tunda-formula-e-imbas-isu-korona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/07/338/2179706/penyelenggara-pertimbangkan-usulan-tunda-formula-e-imbas-isu-korona"/><item><title>Penyelenggara Pertimbangkan Usulan Tunda Formula E Imbas Isu Korona</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/07/338/2179706/penyelenggara-pertimbangkan-usulan-tunda-formula-e-imbas-isu-korona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/07/338/2179706/penyelenggara-pertimbangkan-usulan-tunda-formula-e-imbas-isu-korona</guid><pubDate>Sabtu 07 Maret 2020 15:04 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/07/338/2179706/penyelenggara-pertimbangkan-usulan-tunda-formula-e-imbas-isu-korona-qiTTlyQVYa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/07/338/2179706/penyelenggara-pertimbangkan-usulan-tunda-formula-e-imbas-isu-korona-qiTTlyQVYa.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah pihak mengusulkan Pemprov DKI Jakarta untuk menunda rencana menggelar balapan Formula E yang rencanannya akan digelar pada 6 Juni 2020 mendatang.

Hal itu dikarenakan kondisi di Ibu Kota sedang tak kondusif lantaran adanya serangan virus korona (COVID-19).

Director of Communication and Sustainability, Formula E Jakarta, Felicia Idama menyatakan pihaknya sedang mempertimbangkan segala masukan dan usulan terkait keberlangsungan perhelatan balapan mobil listrik tersebut.

&quot;Kami sangat memerhatikan kondisi ini (korona), sehingga menjadi pertimbangan-pertimbangan penting terhadap Jakarta E-Prix,&quot; kata Felicia dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/3/2020).

Ia mengaku terus melakukan komunikasi intensif bersama para pemangku kepentingan guna memantau situasi terkait COVID-19.

&amp;ldquo;Kami memercayai penanganan terbaik dilakukan bahu membahu oleh semua pihak. Pemerintah Indonesia menguatkan kebersamaan kita sebagai bangsa, kami ambil bagian di dalamnya,&amp;rdquo; ujarnya.

Baca Juga: PKS Tanggapi Rencana Penundaan Ajang Formula E di Jakarta Karena Korona

Selain itu, lanjut dia, pihaknya pun terus berkoordinasi dengan Formula E Operations (FEO) selaku pemegang lisensi kompetisi tersebut.

&quot;Di dalam negeri, kami memonitor dengan seksama semua kebijakan Pemerintah. Selain itu komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan DKI kami tingkatkan hingga level tertinggi,&quot; katanya.

Sejauh ini, sudah ada dua negara yang menyatakan untuk menunda penyelenggaraan Formula E terkait virus korona, yaitu China dan Italia.

&quot;Sanya E-Prix di China yang tadinya akan digelar pada 21 Maret 2020 dan Rome E-Prix di Roma, Italia, pada 4 April 2020,&quot; kata dia.

Sebelumnya, Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta, Mujiyono  meminta kepada Gubernur DKI Jakarta untuk menunda perhelatan balapan  mobil Formula E yang rencananya bakal digelar pada 6 Juni 2020  mendatang.

Pasalnya, kini sedang marak wabah virus korona (Covid-19) di beberapa negara, seperti China, Jepang, Korea Selatan, dan Iran.

Dirinya mengkhawatirkan bila ajang balapan mobil listrik itu tetap  terlaksana, maka diprediksi akan sepi penonton. Sebab, beberapa  wisatawan mancanegara yang niatnya akan hadir, diperkirakan bakal  mengurungkan niatnya untuk datang ke Tanah Air karena takut terdampak  virus asal negeri Tirai Bambu tersebut.

&quot;Saya kira akan merugi, karena beberapa negara juga tidak akan  mengutus atletnya untuk datang ke Indonesia akibat adanya virus korona  ini. Wisatawan mancanegara pun begitu, akan berpikir dua kali datang ke  Indonesia karena isu mewabahnya virus korona. Jadi sebaiknya Formula E  dibatalkan atau ditunda hingga virus korona ini mereda,&quot; kata Mujiyono  kepada wartawan, Sabtu 29 Februari 2020.

</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah pihak mengusulkan Pemprov DKI Jakarta untuk menunda rencana menggelar balapan Formula E yang rencanannya akan digelar pada 6 Juni 2020 mendatang.

Hal itu dikarenakan kondisi di Ibu Kota sedang tak kondusif lantaran adanya serangan virus korona (COVID-19).

Director of Communication and Sustainability, Formula E Jakarta, Felicia Idama menyatakan pihaknya sedang mempertimbangkan segala masukan dan usulan terkait keberlangsungan perhelatan balapan mobil listrik tersebut.

&quot;Kami sangat memerhatikan kondisi ini (korona), sehingga menjadi pertimbangan-pertimbangan penting terhadap Jakarta E-Prix,&quot; kata Felicia dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/3/2020).

Ia mengaku terus melakukan komunikasi intensif bersama para pemangku kepentingan guna memantau situasi terkait COVID-19.

&amp;ldquo;Kami memercayai penanganan terbaik dilakukan bahu membahu oleh semua pihak. Pemerintah Indonesia menguatkan kebersamaan kita sebagai bangsa, kami ambil bagian di dalamnya,&amp;rdquo; ujarnya.

Baca Juga: PKS Tanggapi Rencana Penundaan Ajang Formula E di Jakarta Karena Korona

Selain itu, lanjut dia, pihaknya pun terus berkoordinasi dengan Formula E Operations (FEO) selaku pemegang lisensi kompetisi tersebut.

&quot;Di dalam negeri, kami memonitor dengan seksama semua kebijakan Pemerintah. Selain itu komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan DKI kami tingkatkan hingga level tertinggi,&quot; katanya.

Sejauh ini, sudah ada dua negara yang menyatakan untuk menunda penyelenggaraan Formula E terkait virus korona, yaitu China dan Italia.

&quot;Sanya E-Prix di China yang tadinya akan digelar pada 21 Maret 2020 dan Rome E-Prix di Roma, Italia, pada 4 April 2020,&quot; kata dia.

Sebelumnya, Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta, Mujiyono  meminta kepada Gubernur DKI Jakarta untuk menunda perhelatan balapan  mobil Formula E yang rencananya bakal digelar pada 6 Juni 2020  mendatang.

Pasalnya, kini sedang marak wabah virus korona (Covid-19) di beberapa negara, seperti China, Jepang, Korea Selatan, dan Iran.

Dirinya mengkhawatirkan bila ajang balapan mobil listrik itu tetap  terlaksana, maka diprediksi akan sepi penonton. Sebab, beberapa  wisatawan mancanegara yang niatnya akan hadir, diperkirakan bakal  mengurungkan niatnya untuk datang ke Tanah Air karena takut terdampak  virus asal negeri Tirai Bambu tersebut.

&quot;Saya kira akan merugi, karena beberapa negara juga tidak akan  mengutus atletnya untuk datang ke Indonesia akibat adanya virus korona  ini. Wisatawan mancanegara pun begitu, akan berpikir dua kali datang ke  Indonesia karena isu mewabahnya virus korona. Jadi sebaiknya Formula E  dibatalkan atau ditunda hingga virus korona ini mereda,&quot; kata Mujiyono  kepada wartawan, Sabtu 29 Februari 2020.

</content:encoded></item></channel></rss>
