<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus DBD di Kota Bogor Renggut Nyawa Bocah 6 Tahun</title><description>Korban meninggal dunia di RS Ummi Kota Bogor pada Jumat 6 Maret 2020.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/07/338/2179841/kasus-dbd-di-kota-bogor-renggut-nyawa-bocah-6-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/07/338/2179841/kasus-dbd-di-kota-bogor-renggut-nyawa-bocah-6-tahun"/><item><title>Kasus DBD di Kota Bogor Renggut Nyawa Bocah 6 Tahun</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/07/338/2179841/kasus-dbd-di-kota-bogor-renggut-nyawa-bocah-6-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/07/338/2179841/kasus-dbd-di-kota-bogor-renggut-nyawa-bocah-6-tahun</guid><pubDate>Sabtu 07 Maret 2020 22:00 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/07/338/2179841/kasus-dbd-di-kota-bogor-renggut-nyawa-bocah-6-tahun-RfTjtoVKrQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/07/338/2179841/kasus-dbd-di-kota-bogor-renggut-nyawa-bocah-6-tahun-RfTjtoVKrQ.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>BOGOR - Bocah perempuan bernama Alisha (6), warga Kelurahan Sempur, Bogor Tengah, Kota Bogor meninggal dunia karena demam berdarah dengue (DBD). Korban meninggal dunia di RS Ummi Kota Bogor pada Jumat 6 Maret 2020.

&quot;Iya meninggal karena DBD Jumat kemarin sekitar jam 3 sore di rumah sakit. Sudah dimakamkan malam habis solat Isya,&quot; kata ayah korban, Heris Kurniawan saat dihubungi Okezone, Sabtu (7/3/2020).

Heris mengatakan, sebelum meninggal dunia Alisha sempat mengalami panas dan dibawa ke Puskesmas untuk diperiksa pada Selasa 3 Maret 2020. Putrinya itu kemudian diberi obat dan pulang ke rumahnya.

&quot;Awalnya saya kira panas biasa, saya bawa ke Puskesmas hari Selasa terus menyarankan kalau obatnya udah abis tapi panasnya belum turun suruh cek darah, tapi sehari habis dari sana belum ada perubaan akhirnya saya bawa ke RS Mulia dan sama katanya anak saya demam biasa,&quot; ungkap Heris.

Setelah itu, kondisi Alisha pun semakin memburuk hingga akhirnya dilarikan ke RS Ummi Kota Bogor. Setelah dilakukan  observasi, korban dinyatakan positif DBD kemudian dirawat ke ruang PICU.

&quot;Hari ketiganya itu katanya pusing gak bisa bangun akhirnya dibawa ke RS Ummi di situ divonis (DBD). Dari doketer RS Ummi fix DBD, saya tanya berkali-kali ini mau saya ambil rekam medisnya karena kemarin belum sempat ambil gak konsen ya,&quot; ucapnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi Humas RS Ummi Kota Bogor Chaerudin membenarkan adanya pasien meninggal dunia karena DBD. Sebelum meninggal, korban masuk ke IGD sudah kondisi shock.

&quot;Iya betul, datang ke RS Ummi sudah dalam keadaan shock,&quot; kata Chaerudin.

Berdasarkan keterangan dari keluarga, tambah Chaerudin, korban memang sempat melakukan pemeriksaan sebelumnya ke Puskesmas dan rumah sakit lain hingga akhirnya dibawa ke RS Ummi.

&quot;Keterangan keluarga korban itu sempat dibawa ke Puskesmas dulu, kemudian ke RS Mulia dan dibawa pulang. Beberapa hari kemudian baru dibawa ke RS Ummi dan kita tempatkan di ruang PICU,&quot; jelasnya.

Namun, saat mendapat perawatan di ruang PICU korban menghembuskan nafas terakhir pada Jumat 6 Maret 2020. Hasil observasi rumah sakit, korban memang dinyatakan postif terjangkit DBD.

&quot;Hasil obeserbasi itu mamang DBD. Kemudian dirujuk di PICU dan meninggal dunia kemarin,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>BOGOR - Bocah perempuan bernama Alisha (6), warga Kelurahan Sempur, Bogor Tengah, Kota Bogor meninggal dunia karena demam berdarah dengue (DBD). Korban meninggal dunia di RS Ummi Kota Bogor pada Jumat 6 Maret 2020.

&quot;Iya meninggal karena DBD Jumat kemarin sekitar jam 3 sore di rumah sakit. Sudah dimakamkan malam habis solat Isya,&quot; kata ayah korban, Heris Kurniawan saat dihubungi Okezone, Sabtu (7/3/2020).

Heris mengatakan, sebelum meninggal dunia Alisha sempat mengalami panas dan dibawa ke Puskesmas untuk diperiksa pada Selasa 3 Maret 2020. Putrinya itu kemudian diberi obat dan pulang ke rumahnya.

&quot;Awalnya saya kira panas biasa, saya bawa ke Puskesmas hari Selasa terus menyarankan kalau obatnya udah abis tapi panasnya belum turun suruh cek darah, tapi sehari habis dari sana belum ada perubaan akhirnya saya bawa ke RS Mulia dan sama katanya anak saya demam biasa,&quot; ungkap Heris.

Setelah itu, kondisi Alisha pun semakin memburuk hingga akhirnya dilarikan ke RS Ummi Kota Bogor. Setelah dilakukan  observasi, korban dinyatakan positif DBD kemudian dirawat ke ruang PICU.

&quot;Hari ketiganya itu katanya pusing gak bisa bangun akhirnya dibawa ke RS Ummi di situ divonis (DBD). Dari doketer RS Ummi fix DBD, saya tanya berkali-kali ini mau saya ambil rekam medisnya karena kemarin belum sempat ambil gak konsen ya,&quot; ucapnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi Humas RS Ummi Kota Bogor Chaerudin membenarkan adanya pasien meninggal dunia karena DBD. Sebelum meninggal, korban masuk ke IGD sudah kondisi shock.

&quot;Iya betul, datang ke RS Ummi sudah dalam keadaan shock,&quot; kata Chaerudin.

Berdasarkan keterangan dari keluarga, tambah Chaerudin, korban memang sempat melakukan pemeriksaan sebelumnya ke Puskesmas dan rumah sakit lain hingga akhirnya dibawa ke RS Ummi.

&quot;Keterangan keluarga korban itu sempat dibawa ke Puskesmas dulu, kemudian ke RS Mulia dan dibawa pulang. Beberapa hari kemudian baru dibawa ke RS Ummi dan kita tempatkan di ruang PICU,&quot; jelasnya.

Namun, saat mendapat perawatan di ruang PICU korban menghembuskan nafas terakhir pada Jumat 6 Maret 2020. Hasil observasi rumah sakit, korban memang dinyatakan postif terjangkit DBD.

&quot;Hasil obeserbasi itu mamang DBD. Kemudian dirujuk di PICU dan meninggal dunia kemarin,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
