<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keraton Agung Sejagat Dibahas dalam Rapat Pimpinan TNI</title><description>Rapat pimpinan Kodam IV/Diponegoro turut membahas Keraton Agung Sejagat yang beberapa waktu viral di Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/07/512/2179596/keraton-agung-sejagat-dibahas-dalam-rapat-pimpinan-tni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/07/512/2179596/keraton-agung-sejagat-dibahas-dalam-rapat-pimpinan-tni"/><item><title>Keraton Agung Sejagat Dibahas dalam Rapat Pimpinan TNI</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/07/512/2179596/keraton-agung-sejagat-dibahas-dalam-rapat-pimpinan-tni</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/07/512/2179596/keraton-agung-sejagat-dibahas-dalam-rapat-pimpinan-tni</guid><pubDate>Sabtu 07 Maret 2020 10:00 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/07/512/2179596/keraton-agung-sejagat-dibahas-dalam-rapat-pimpinan-tni-o5dvrxYhQH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah. (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/07/512/2179596/keraton-agung-sejagat-dibahas-dalam-rapat-pimpinan-tni-o5dvrxYhQH.jpg</image><title>Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah. (Foto: Istimewa)</title></images><description>SEMARANG &amp;ndash; Keraton Agung Sejagat yang sempat menggegerkan warga beberapa waktu lalu menjadi bahan evaluasi rapat pimpinan TNI di Kodam IV/Diponegoro. Tidak butuh waktu lama, kerajaan yang didirikan Toto Santoso dan Fanni Aminadia itu langsung viral di media sosial.
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Mochamad Effendi menilai hal ini dampak masih kurangnya koordinasi sejumlah pihak. Di antaranya terlihat dengan kemunculan keraton palsu yang didirikan Toto dan Fanni.
&quot;Salah satu evaluasi, kita kelihatannya kurang koordinasi. Ada Kerajan Agung Sejagat, tahu-tahu sudah viral, seharusnya kalau kita ada koordinasi itu akan lebih kita bisa (antisipasi),&quot; kata Effendi di sela-sela Rapim Kodam IV/Diponegoro, Jumat 6 Maret 2020.
&quot;Walaupun dia sifatnya bukan seperti keonaran atau seperti apa, tapi paling tidak kalau kita ada perkembangan situasi lebih dini, kita bisa mengambil langkah lebih baik,&quot; tambah jenderal bintang dua tersebut.

Dia menjelaskan, Rapim Kodam IV/Diponegoro merupakan wahana untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja tahun lalu, sekaligus penyampaian pokok-pokok kebijakan pimpinan dalam pelaksanaan program kerja setahun ke depan.
&quot;Pada kesempatam ini juga akan disampaikan evaluasi program kerja tahun 2019, dengan harapan ke depan Kodam IV bisa lebih baik,&quot; imbuhnya.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Parade usai olahraga bersama. Meski hujan deras mengguyur lokasi acara, tidak menyurutkan para prajurit mengikuti kegiatan hingga berakhir.
Rapim dihadiri Kasdam IV/Diponegoro Brigjen Teguh Muji Angkasa, Danrem, Asisten, Pa Ahli, LO A, Kabalak, serta Dansat.
</description><content:encoded>SEMARANG &amp;ndash; Keraton Agung Sejagat yang sempat menggegerkan warga beberapa waktu lalu menjadi bahan evaluasi rapat pimpinan TNI di Kodam IV/Diponegoro. Tidak butuh waktu lama, kerajaan yang didirikan Toto Santoso dan Fanni Aminadia itu langsung viral di media sosial.
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Mochamad Effendi menilai hal ini dampak masih kurangnya koordinasi sejumlah pihak. Di antaranya terlihat dengan kemunculan keraton palsu yang didirikan Toto dan Fanni.
&quot;Salah satu evaluasi, kita kelihatannya kurang koordinasi. Ada Kerajan Agung Sejagat, tahu-tahu sudah viral, seharusnya kalau kita ada koordinasi itu akan lebih kita bisa (antisipasi),&quot; kata Effendi di sela-sela Rapim Kodam IV/Diponegoro, Jumat 6 Maret 2020.
&quot;Walaupun dia sifatnya bukan seperti keonaran atau seperti apa, tapi paling tidak kalau kita ada perkembangan situasi lebih dini, kita bisa mengambil langkah lebih baik,&quot; tambah jenderal bintang dua tersebut.

Dia menjelaskan, Rapim Kodam IV/Diponegoro merupakan wahana untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja tahun lalu, sekaligus penyampaian pokok-pokok kebijakan pimpinan dalam pelaksanaan program kerja setahun ke depan.
&quot;Pada kesempatam ini juga akan disampaikan evaluasi program kerja tahun 2019, dengan harapan ke depan Kodam IV bisa lebih baik,&quot; imbuhnya.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Parade usai olahraga bersama. Meski hujan deras mengguyur lokasi acara, tidak menyurutkan para prajurit mengikuti kegiatan hingga berakhir.
Rapim dihadiri Kasdam IV/Diponegoro Brigjen Teguh Muji Angkasa, Danrem, Asisten, Pa Ahli, LO A, Kabalak, serta Dansat.
</content:encoded></item></channel></rss>
