<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gadis ABG Pembunuh Bocah Jalani Pemeriksaan Psikologis di RS Polri</title><description>NF akan menjalani pemeriksaan psikologis mulai hari ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/08/338/2180015/gadis-abg-pembunuh-bocah-jalani-pemeriksaan-psikologis-di-rs-polri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/08/338/2180015/gadis-abg-pembunuh-bocah-jalani-pemeriksaan-psikologis-di-rs-polri"/><item><title>Gadis ABG Pembunuh Bocah Jalani Pemeriksaan Psikologis di RS Polri</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/08/338/2180015/gadis-abg-pembunuh-bocah-jalani-pemeriksaan-psikologis-di-rs-polri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/08/338/2180015/gadis-abg-pembunuh-bocah-jalani-pemeriksaan-psikologis-di-rs-polri</guid><pubDate>Minggu 08 Maret 2020 13:43 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/08/338/2180015/gadis-abg-pembunuh-bocah-jalani-pemeriksaan-psikologis-di-rs-polri-DmIhemwK28.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi garis polisi. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/08/338/2180015/gadis-abg-pembunuh-bocah-jalani-pemeriksaan-psikologis-di-rs-polri-DmIhemwK28.jpg</image><title>Ilustrasi garis polisi. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kaporles Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengatakan, gadis anak baru gede (ABG) berinisial NF (15), pembunuh bocah 5 tahun berinisial APA, akan menjalani pemeriksaan psikologis di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
&quot;Iya (NF) akan dipindahkan ke RS Polri untuk pemeriksaan psikologis, dokternya ada di sana,&quot; ungkap Heru saat dihubungi wartawan, Minggu (8/3/2020).
NF akan menjalani pemeriksaan psikologis mulai hari ini. Hanya saja dia tak merinci secara detail mengenai waktu pemeriksaan tersebut.
Baca juga: Diduga Cabuli ABG di Jakbar, Kakek 55 Tahun Ngumpet di Bawah Tempat Tidur
Dia memastikan hasil tes psikologis tak akan keluar hari ini. Pasalnya, dokter di sana butuh waktu untuk mengetahui keseharian NF.

&amp;ldquo;Itu kan lihat kesehariannya dia kan,&quot; ucapnya.
NF membunuh APA di rumahnya di Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Jumat 6 Maret 2020, sekira pukul 11.00 WIB.
NF membunuh korban dengan cara ditenggelamkan ke dalam bak mandi. Setelah lemas, korban dibawa ke tempat tidur. NF lalu mengikat korban dengan tali. Niatnya korban akan dibuang oleh pelaku, namun karena hari sudah menjelang sore, maka korban disimpan di dalam lemari. Keesokan harinya, gadis itu lantas menyerahkan dirinya ke kantor polisi.</description><content:encoded>JAKARTA - Kaporles Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengatakan, gadis anak baru gede (ABG) berinisial NF (15), pembunuh bocah 5 tahun berinisial APA, akan menjalani pemeriksaan psikologis di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
&quot;Iya (NF) akan dipindahkan ke RS Polri untuk pemeriksaan psikologis, dokternya ada di sana,&quot; ungkap Heru saat dihubungi wartawan, Minggu (8/3/2020).
NF akan menjalani pemeriksaan psikologis mulai hari ini. Hanya saja dia tak merinci secara detail mengenai waktu pemeriksaan tersebut.
Baca juga: Diduga Cabuli ABG di Jakbar, Kakek 55 Tahun Ngumpet di Bawah Tempat Tidur
Dia memastikan hasil tes psikologis tak akan keluar hari ini. Pasalnya, dokter di sana butuh waktu untuk mengetahui keseharian NF.

&amp;ldquo;Itu kan lihat kesehariannya dia kan,&quot; ucapnya.
NF membunuh APA di rumahnya di Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Jumat 6 Maret 2020, sekira pukul 11.00 WIB.
NF membunuh korban dengan cara ditenggelamkan ke dalam bak mandi. Setelah lemas, korban dibawa ke tempat tidur. NF lalu mengikat korban dengan tali. Niatnya korban akan dibuang oleh pelaku, namun karena hari sudah menjelang sore, maka korban disimpan di dalam lemari. Keesokan harinya, gadis itu lantas menyerahkan dirinya ke kantor polisi.</content:encoded></item></channel></rss>
