<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dinkes DKI: Virus Korona Bisa Disembuhkan, tapi Tetap Waspada!</title><description>Masyarakat Jakarta diminta untuk tetap tenang dan tak panik dalam menghadapi penyebaran virus korona atau Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/09/338/2180367/dinkes-dki-virus-korona-bisa-disembuhkan-tapi-tetap-waspada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/09/338/2180367/dinkes-dki-virus-korona-bisa-disembuhkan-tapi-tetap-waspada"/><item><title>Dinkes DKI: Virus Korona Bisa Disembuhkan, tapi Tetap Waspada!</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/09/338/2180367/dinkes-dki-virus-korona-bisa-disembuhkan-tapi-tetap-waspada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/09/338/2180367/dinkes-dki-virus-korona-bisa-disembuhkan-tapi-tetap-waspada</guid><pubDate>Senin 09 Maret 2020 12:38 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/09/338/2180367/dinkes-dki-virus-korona-bisa-disembuhkan-tapi-tetap-waspada-riwhkyOOzi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati (foto: Okezone/Fadel P)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/09/338/2180367/dinkes-dki-virus-korona-bisa-disembuhkan-tapi-tetap-waspada-riwhkyOOzi.jpg</image><title>Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati (foto: Okezone/Fadel P)</title></images><description>JAKARTA - Masyarakat Jakarta diminta untuk tetap tenang dan tak panik dalam menghadapi penyebaran virus korona (Covid-19). Pasalnya, penyakit yang berasal dari Wuhan, China itu dinilai masih bisa disembuhkan oleh petugas kesehatan di Indonesia.

&quot;Covid-19 ini bisa disembuhkan. Tetap tenang tapi juga waspada terhadap kondisi ini,&amp;rdquo; Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;4 Pasien Pengawasan Virus Korona Dirawat di RSUD Pasar Minggu&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/03/06/61812/317540_medium.jpg&quot; alt=&quot;Antisipasi Penyebaran Virus Korona, Pengunjung Mall Dicek Suhu Tubuh&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Ia menyebut, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan RI hingga menyiapkan Ambulans Gawat Darurat (AGD) dan dua RSUD yang disiapkan untuk menampung pasien terduga korona.

&quot;Total jumlah evakuasi dengan ambulans AGD sampai dengan tanggal 8 Maret 2020, sebanyak 11 orang,&quot; ujarnya.

Ia mengaku juga terus melakukan sosialisasi mengenai Covid-19 di berbagai tempat dan kesempatan, di antaranya sosialisasi di sekolah-sekolah dan pusat perbelanjaan.

&amp;ldquo;Kami telah memanfaatkan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) untuk sosialisasi Covid-19 dengan menitikberatkan pada gerakan &amp;lsquo;Cuci Tangan dengan Sabun&amp;rsquo;,&quot; katanya.

Sebelumnya, dua warga negara Indonesia (WNI) kembali dinyatakan positif terinfeksi virus korona (Covid-19). Total saat ini ada enam orang WNI positif virus ini.
Baca Juga:&amp;nbsp;DPR Harap Pemerintah Siapkan Anggaran Khusus Pencegahan Virus Korona&amp;nbsp;
&quot;Yang positif nambah 2. Jadi kasus 5 dan 6,&quot; ujar Juru Bicara Penanganan Virus Korona, Achmad Yurianto di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, kemarin.

Salah satu dari dua kasus tersebut masih terkait dengan 4 kasus sebelumnya. Untuk kasus 5 merupakan hasil penelusuran dari klaster Jakarta, sementara untuk kasus 6 merupakan ABK Diamond Princess.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wMy8wNC8xLzEyMTIxOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Masyarakat Jakarta diminta untuk tetap tenang dan tak panik dalam menghadapi penyebaran virus korona (Covid-19). Pasalnya, penyakit yang berasal dari Wuhan, China itu dinilai masih bisa disembuhkan oleh petugas kesehatan di Indonesia.

&quot;Covid-19 ini bisa disembuhkan. Tetap tenang tapi juga waspada terhadap kondisi ini,&amp;rdquo; Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (9/3/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;4 Pasien Pengawasan Virus Korona Dirawat di RSUD Pasar Minggu&amp;nbsp;
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/03/06/61812/317540_medium.jpg&quot; alt=&quot;Antisipasi Penyebaran Virus Korona, Pengunjung Mall Dicek Suhu Tubuh&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;
Ia menyebut, pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan RI hingga menyiapkan Ambulans Gawat Darurat (AGD) dan dua RSUD yang disiapkan untuk menampung pasien terduga korona.

&quot;Total jumlah evakuasi dengan ambulans AGD sampai dengan tanggal 8 Maret 2020, sebanyak 11 orang,&quot; ujarnya.

Ia mengaku juga terus melakukan sosialisasi mengenai Covid-19 di berbagai tempat dan kesempatan, di antaranya sosialisasi di sekolah-sekolah dan pusat perbelanjaan.

&amp;ldquo;Kami telah memanfaatkan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) untuk sosialisasi Covid-19 dengan menitikberatkan pada gerakan &amp;lsquo;Cuci Tangan dengan Sabun&amp;rsquo;,&quot; katanya.

Sebelumnya, dua warga negara Indonesia (WNI) kembali dinyatakan positif terinfeksi virus korona (Covid-19). Total saat ini ada enam orang WNI positif virus ini.
Baca Juga:&amp;nbsp;DPR Harap Pemerintah Siapkan Anggaran Khusus Pencegahan Virus Korona&amp;nbsp;
&quot;Yang positif nambah 2. Jadi kasus 5 dan 6,&quot; ujar Juru Bicara Penanganan Virus Korona, Achmad Yurianto di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, kemarin.

Salah satu dari dua kasus tersebut masih terkait dengan 4 kasus sebelumnya. Untuk kasus 5 merupakan hasil penelusuran dari klaster Jakarta, sementara untuk kasus 6 merupakan ABK Diamond Princess.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wMy8wNC8xLzEyMTIxOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
