<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Tangkap Penyerang Kepala Sekolah SMAN 10 yang Bawa Senpi</title><description>Kita temukan senjata api rakitan di kandang kambing belakang rumahnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/09/340/2180708/polisi-tangkap-penyerang-kepala-sekolah-sman-10-yang-bawa-senpi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/09/340/2180708/polisi-tangkap-penyerang-kepala-sekolah-sman-10-yang-bawa-senpi"/><item><title>Polisi Tangkap Penyerang Kepala Sekolah SMAN 10 yang Bawa Senpi</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/09/340/2180708/polisi-tangkap-penyerang-kepala-sekolah-sman-10-yang-bawa-senpi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/09/340/2180708/polisi-tangkap-penyerang-kepala-sekolah-sman-10-yang-bawa-senpi</guid><pubDate>Senin 09 Maret 2020 20:55 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/09/340/2180708/polisi-tangkap-penyerang-kepala-sekolah-sman-10-yang-bawa-senpi-glFGncEn9b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi senjata api</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/09/340/2180708/polisi-tangkap-penyerang-kepala-sekolah-sman-10-yang-bawa-senpi-glFGncEn9b.jpg</image><title>Ilustrasi senjata api</title></images><description>JAMBI - Satreskrim bersama Sat Intelkam Polres Tanjab Barat menangkap pelaku yang diduga melakukan penyerangan Kepala Sekolah SMAN 10 di Kabupaten Tanjungjabung Barat, Jambi.

Selain menangkap pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti senjata api rakitan berisi satu amunisi aktif dan air softgun.

Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro saat dihubungi mengatakan, pelaku penyerangan tersebut diketahui berinisal BM, warga Desa Bukit Harapan, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjab Barat.

Menurutnya, saat diamankan pelaku sedang membawa mobil truk bermuatan logging pada Senin (9/3/2020) pagi. Ketika digeledah di rumahnya, petugas berhasil menemukan barang bukti senjata api rakitan dan senjata air softgun.

&amp;ldquo;Kita temukan senjata api rakitan di kandang kambing belakang rumahnya dan air softgun di kebun sawit, senjata itu dibuang pelaku di belakang rumahnya,&quot; ungkap Guntur.

Selanjutnya, dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi juga mengaku melihat barang sejenis senjata api yang jatuh saat akan mediasi dari celana pelaku. &amp;rdquo;Tapi ketika itu malam hari, jadi kondisinya tidak jelas terlihat oleh saksi,&quot; ujarnya.

Dari saksi lainnya menyebutkan, jika pelaku tersebut memiliki riwayat kepemilikan senjata api. &amp;ldquo;Kalau kata warga yang kita periksa begitu, pelaku ini pernah miliki riwayat kepemilikan senjata api,&quot; tukas Guntur.

Sementara itu, ibu kantin sekolah yang sempat melerai pelaku dan korban saat kejadian mengaku tidak melihat senjata api. Bahkan tidak mendengar bunyi ledakan. &amp;ldquo;Saksi-saksi saat kejadian mengaku tidak melihat, salah satunya ibu kantin,&quot; tuturnya.

&quot;Saat ini, terhadap pelaku masih dilakukan pengembangan lebih lanjut oleh tim di lapangan,&amp;rdquo; tandasnya.

Baca Juga : Geledah Villa Milik Nurhadi di Bogor, KPK Segel Moge Hingga Mobil Mewah

Sebelumnya, seorang kepala sekolah (kepsek) di Kabupaten Tanjungjabung (Tanjab) Barat, Jambi diduga diserang orang tua murid. Saat itu, penyerangan tersebut tidak hanya menggunakan benda tumpul, seperti kayu dan batu, tapi juga dengan senjata api (senpi).

Kejadian itu dialami Kepala Sekolah SMAN 10, Tanjab Barat, Lasemen lantaran menegur seorang siswa yang bermain hanphone saat ujian berlangsung pada Rabu 4 Maret 2020.</description><content:encoded>JAMBI - Satreskrim bersama Sat Intelkam Polres Tanjab Barat menangkap pelaku yang diduga melakukan penyerangan Kepala Sekolah SMAN 10 di Kabupaten Tanjungjabung Barat, Jambi.

Selain menangkap pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti senjata api rakitan berisi satu amunisi aktif dan air softgun.

Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro saat dihubungi mengatakan, pelaku penyerangan tersebut diketahui berinisal BM, warga Desa Bukit Harapan, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjab Barat.

Menurutnya, saat diamankan pelaku sedang membawa mobil truk bermuatan logging pada Senin (9/3/2020) pagi. Ketika digeledah di rumahnya, petugas berhasil menemukan barang bukti senjata api rakitan dan senjata air softgun.

&amp;ldquo;Kita temukan senjata api rakitan di kandang kambing belakang rumahnya dan air softgun di kebun sawit, senjata itu dibuang pelaku di belakang rumahnya,&quot; ungkap Guntur.

Selanjutnya, dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi juga mengaku melihat barang sejenis senjata api yang jatuh saat akan mediasi dari celana pelaku. &amp;rdquo;Tapi ketika itu malam hari, jadi kondisinya tidak jelas terlihat oleh saksi,&quot; ujarnya.

Dari saksi lainnya menyebutkan, jika pelaku tersebut memiliki riwayat kepemilikan senjata api. &amp;ldquo;Kalau kata warga yang kita periksa begitu, pelaku ini pernah miliki riwayat kepemilikan senjata api,&quot; tukas Guntur.

Sementara itu, ibu kantin sekolah yang sempat melerai pelaku dan korban saat kejadian mengaku tidak melihat senjata api. Bahkan tidak mendengar bunyi ledakan. &amp;ldquo;Saksi-saksi saat kejadian mengaku tidak melihat, salah satunya ibu kantin,&quot; tuturnya.

&quot;Saat ini, terhadap pelaku masih dilakukan pengembangan lebih lanjut oleh tim di lapangan,&amp;rdquo; tandasnya.

Baca Juga : Geledah Villa Milik Nurhadi di Bogor, KPK Segel Moge Hingga Mobil Mewah

Sebelumnya, seorang kepala sekolah (kepsek) di Kabupaten Tanjungjabung (Tanjab) Barat, Jambi diduga diserang orang tua murid. Saat itu, penyerangan tersebut tidak hanya menggunakan benda tumpul, seperti kayu dan batu, tapi juga dengan senjata api (senpi).

Kejadian itu dialami Kepala Sekolah SMAN 10, Tanjab Barat, Lasemen lantaran menegur seorang siswa yang bermain hanphone saat ujian berlangsung pada Rabu 4 Maret 2020.</content:encoded></item></channel></rss>
