<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pesta Miras Oplosan saat Hajatan, 2 Orang Tewas dan 8 Dirawat   </title><description>Gelaran pernikahan di Desa Sukamakmur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat berujung duka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/10/338/2181289/pesta-miras-oplosan-saat-hajatan-2-orang-tewas-dan-8-dirawat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/10/338/2181289/pesta-miras-oplosan-saat-hajatan-2-orang-tewas-dan-8-dirawat"/><item><title> Pesta Miras Oplosan saat Hajatan, 2 Orang Tewas dan 8 Dirawat   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/10/338/2181289/pesta-miras-oplosan-saat-hajatan-2-orang-tewas-dan-8-dirawat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/10/338/2181289/pesta-miras-oplosan-saat-hajatan-2-orang-tewas-dan-8-dirawat</guid><pubDate>Selasa 10 Maret 2020 23:29 WIB</pubDate><dc:creator>Wisnu Yusep</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/10/338/2181289/pesta-miras-oplosan-saat-hajatan-2-orang-tewas-dan-8-dirawat-oHsAuEn1tp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Ilustrasi shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/10/338/2181289/pesta-miras-oplosan-saat-hajatan-2-orang-tewas-dan-8-dirawat-oHsAuEn1tp.jpg</image><title>Foto Ilustrasi shutterstock</title></images><description>BEKASI - Gelaran pernikahan di Desa Sukamakmur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat berujung duka. Dua orang dinyatakan meninggal dunia setelah menggelar pesta minuman keras di acara penikahan tersebut.

Kapolsek Sukatani Polres Metro Bekasi, AKP Makmur mengatakan, dua orang yang meninggal karena menenggak miras itu berinisial J dan A. Keduanya dan warga lain menggelar pesta miras di pesta hajatan pada Minggu 8 Maret 2020 malam.

&quot;Jadi acara hajatan hari minggu, senin sudah mulai sakit, dan malamnya meninggal dunia,&quot; kata Makmur kepada wartawan, Selasa (10/3/2020).
&amp;nbsp;
Selain J dan A yang tewas karena miras, Makmur memastikan masih terdapat delapan orang yang dirawat di rumah sakit akibat pesta miras tersebut.

&quot;Jadi memang sudah kebiasaan jelek, ada temannya yang nikahan sambil ngobrol sambil minum,&quot; kata Makmur.

Korban pertama kali diketahui meninggal dunia pada Senin 9 Maret 2020, sekitar pukul 16.00 WIB. Kemudian disusul korban kedua menghembuskan nafas terkhair sekitar pukul 19.00 WIB dihari yang sama.

&quot;Yang ikut minum belum diketahui berapa orang, tapi yang pasti delapan orang saat ini masih dirawat ditambah dua orang meninggal dunia,&quot; beber dia.

Makmur menduga, para pemuda ini meninggal dunia akibat miras oplosan yang dibeli sacara bersama-sama dengan jumlah cukup banyak.

&quot;Diduga itu (miras oplosan) karena sampai sekarang orang-orang itu (korban dirawat) kalau kita tanya, belum ada yang bisa jawab secara jelas jadi masih kita dalami,&quot; ujar dia.

Saat ini, delapan orang yang ikut dalam pesta miras itu masih dalam perawatan intensif di rumah sakit dengan keluhan mual, sakit perut hingga pusing.

&quot;Untuk yang punya hajatan dia tidak minum, kita juga masih mintai keterangan, rata-rata korban berusia 19 sampai 20 tahun,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>BEKASI - Gelaran pernikahan di Desa Sukamakmur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat berujung duka. Dua orang dinyatakan meninggal dunia setelah menggelar pesta minuman keras di acara penikahan tersebut.

Kapolsek Sukatani Polres Metro Bekasi, AKP Makmur mengatakan, dua orang yang meninggal karena menenggak miras itu berinisial J dan A. Keduanya dan warga lain menggelar pesta miras di pesta hajatan pada Minggu 8 Maret 2020 malam.

&quot;Jadi acara hajatan hari minggu, senin sudah mulai sakit, dan malamnya meninggal dunia,&quot; kata Makmur kepada wartawan, Selasa (10/3/2020).
&amp;nbsp;
Selain J dan A yang tewas karena miras, Makmur memastikan masih terdapat delapan orang yang dirawat di rumah sakit akibat pesta miras tersebut.

&quot;Jadi memang sudah kebiasaan jelek, ada temannya yang nikahan sambil ngobrol sambil minum,&quot; kata Makmur.

Korban pertama kali diketahui meninggal dunia pada Senin 9 Maret 2020, sekitar pukul 16.00 WIB. Kemudian disusul korban kedua menghembuskan nafas terkhair sekitar pukul 19.00 WIB dihari yang sama.

&quot;Yang ikut minum belum diketahui berapa orang, tapi yang pasti delapan orang saat ini masih dirawat ditambah dua orang meninggal dunia,&quot; beber dia.

Makmur menduga, para pemuda ini meninggal dunia akibat miras oplosan yang dibeli sacara bersama-sama dengan jumlah cukup banyak.

&quot;Diduga itu (miras oplosan) karena sampai sekarang orang-orang itu (korban dirawat) kalau kita tanya, belum ada yang bisa jawab secara jelas jadi masih kita dalami,&quot; ujar dia.

Saat ini, delapan orang yang ikut dalam pesta miras itu masih dalam perawatan intensif di rumah sakit dengan keluhan mual, sakit perut hingga pusing.

&quot;Untuk yang punya hajatan dia tidak minum, kita juga masih mintai keterangan, rata-rata korban berusia 19 sampai 20 tahun,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
