<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Pranowo: Belum Ada yang Positif Korona di Jawa Tengah</title><description>Beberapa pasien yang sebelumnya dirawat karena diduga terjangkit korona atau Covid-19, kini telah dinyatakan sembuh dan kembali ke rumah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/12/512/2182140/ganjar-pranowo-belum-ada-yang-positif-korona-di-jawa-tengah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/12/512/2182140/ganjar-pranowo-belum-ada-yang-positif-korona-di-jawa-tengah"/><item><title>Ganjar Pranowo: Belum Ada yang Positif Korona di Jawa Tengah</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/12/512/2182140/ganjar-pranowo-belum-ada-yang-positif-korona-di-jawa-tengah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/12/512/2182140/ganjar-pranowo-belum-ada-yang-positif-korona-di-jawa-tengah</guid><pubDate>Kamis 12 Maret 2020 12:32 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/12/512/2182140/ganjar-pranowo-belum-ada-yang-positif-korona-di-jawa-tengah-9shiDo3pMs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Okezone.com/Heru)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/12/512/2182140/ganjar-pranowo-belum-ada-yang-positif-korona-di-jawa-tengah-9shiDo3pMs.jpg</image><title>Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Okezone.com/Heru)</title></images><description>SEMARANG - Jumlah pasien positif virus korona atau Covid-19 di Indonesia terus meningkat dan hingga kemarin tercatat sudah 34 orang. Tapi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, di provinsi yang dipimpinnya belum ada warga yang terinfeksi virus asal Wuhan, China tersebut.

Ganjar Pranowo mengatakan, pihaknya sekuat tenaga melakukan pencegahan agar virus korona tidak menjangkiti masyarakat Jateng. Berbagai ikhtiar telah dilakukan, termasuk memastikan kesiapan rumah sakit di Jateng untuk menangani kasus itu.
Baca juga: Virus Korona Mewabah, Presiden Jokowi Makin Rajin Minum Jamu
Untuk wilayah Jateng, Ganjar menegaskan sejauh ini belum ditemukan pasien positif korona. Beberapa pasien yang sebelumnya dirawat karena diduga terjangkit korona, kini telah dinyatakan sembuh dan kembali ke rumah.

&quot;Belum ada yang positif (Covid-19). Sampai hari ini saya pantau, belum ada. Kadinkes saya setiap hari lapor perkembangannya. Bahkan pasien yang sebelumnya dirawat di RSUP Kariadi, sekarang sudah pada pulang, hari ini dilaporkan ada satu pasien yang masuk karena batuk pilek,&quot; kata Ganjar, Kamis (12/3/2020).
&amp;nbsp;
Meski pasien positif korona terus meningkat di Indonesia, Ganjar meminta masyarakat untuk tetap tenang. Masyarakat diminta menjaga kesehatan, olahraga, istirahat teratur, dan makan makanan bergizi.

&quot;Jangan lupa sering cuci tangan. Kultur di Indonesia sangat sulit kalau tidak berjabat tangan. Ya ndak papa, tapi harus rajin cuci tangan menggunakan sabun untuk melindungi diri. Jangan sampai relasi antar manusia menjadi hilang karena virus korona ini,&quot; tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, satu orang pasien positif virus korona (Covid-19) meninggal dunia. Pasien positif yang meninggal adalah pasien kasus 25, perempuan berusia 53 tahun. Pasien tersebut merupakan warga negara asing (WNA). Selain terjangkit virus korona, pasien tersebut juga mengidap diabetes dan hipertensi.

</description><content:encoded>SEMARANG - Jumlah pasien positif virus korona atau Covid-19 di Indonesia terus meningkat dan hingga kemarin tercatat sudah 34 orang. Tapi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, di provinsi yang dipimpinnya belum ada warga yang terinfeksi virus asal Wuhan, China tersebut.

Ganjar Pranowo mengatakan, pihaknya sekuat tenaga melakukan pencegahan agar virus korona tidak menjangkiti masyarakat Jateng. Berbagai ikhtiar telah dilakukan, termasuk memastikan kesiapan rumah sakit di Jateng untuk menangani kasus itu.
Baca juga: Virus Korona Mewabah, Presiden Jokowi Makin Rajin Minum Jamu
Untuk wilayah Jateng, Ganjar menegaskan sejauh ini belum ditemukan pasien positif korona. Beberapa pasien yang sebelumnya dirawat karena diduga terjangkit korona, kini telah dinyatakan sembuh dan kembali ke rumah.

&quot;Belum ada yang positif (Covid-19). Sampai hari ini saya pantau, belum ada. Kadinkes saya setiap hari lapor perkembangannya. Bahkan pasien yang sebelumnya dirawat di RSUP Kariadi, sekarang sudah pada pulang, hari ini dilaporkan ada satu pasien yang masuk karena batuk pilek,&quot; kata Ganjar, Kamis (12/3/2020).
&amp;nbsp;
Meski pasien positif korona terus meningkat di Indonesia, Ganjar meminta masyarakat untuk tetap tenang. Masyarakat diminta menjaga kesehatan, olahraga, istirahat teratur, dan makan makanan bergizi.

&quot;Jangan lupa sering cuci tangan. Kultur di Indonesia sangat sulit kalau tidak berjabat tangan. Ya ndak papa, tapi harus rajin cuci tangan menggunakan sabun untuk melindungi diri. Jangan sampai relasi antar manusia menjadi hilang karena virus korona ini,&quot; tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, satu orang pasien positif virus korona (Covid-19) meninggal dunia. Pasien positif yang meninggal adalah pasien kasus 25, perempuan berusia 53 tahun. Pasien tersebut merupakan warga negara asing (WNA). Selain terjangkit virus korona, pasien tersebut juga mengidap diabetes dan hipertensi.

</content:encoded></item></channel></rss>
