<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BIN Perkirakan Puncak Wabah Virus Korona Terjadi pada Mei Nanti</title><description>BIN memprediksi puncak wabah virus korona di Indonesia terjadi pada Mei 2020.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/13/337/2182732/bin-perkirakan-puncak-wabah-virus-korona-terjadi-pada-mei-nanti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/13/337/2182732/bin-perkirakan-puncak-wabah-virus-korona-terjadi-pada-mei-nanti"/><item><title>BIN Perkirakan Puncak Wabah Virus Korona Terjadi pada Mei Nanti</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/13/337/2182732/bin-perkirakan-puncak-wabah-virus-korona-terjadi-pada-mei-nanti</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/13/337/2182732/bin-perkirakan-puncak-wabah-virus-korona-terjadi-pada-mei-nanti</guid><pubDate>Jum'at 13 Maret 2020 13:40 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/13/337/2182732/bin-perkirakan-puncak-wabah-virus-korona-terjadi-pada-mei-nanti-yyTfyAS0cB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Diskusi 'Bersatu Melawan Corona' di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Foto: Rico A Simanjuntak/Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/13/337/2182732/bin-perkirakan-puncak-wabah-virus-korona-terjadi-pada-mei-nanti-yyTfyAS0cB.jpg</image><title>Diskusi 'Bersatu Melawan Corona' di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Foto: Rico A Simanjuntak/Sindonews)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Badan Intelijen Negara (BIN) memperkirakan puncak terjadinya penyebaran wabah virus korona atau Covid-19 di Indonesia terjadi hingga Mei 2020.
Deputi V Badan Intelijen Negara (BIN) Bidang Intelijen Teknologi Mayjen TNI Afini Boer mengatakan masa puncak di Indonesia akan terjadi 60 hari sampai 80 hari sejak virus korona pertama itu diumumkan pada 2 Maret.
Baca juga:   Pasien 01 dan 03 Dinyatakan Negatif Korona, Sore Ini Dipulangkan&amp;nbsp;
 
&quot;Jadi kalau dihitung-hitung, masa puncak itu mungkin jatuhnya di bulan Mei berdasarkan permodelan ini. Bulan puasa,&quot; jelas Afini dalam diskusi bertema 'Bersatu Melawan Korona' yang digelar di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2020).
Ia mengatakan jika skema pemodelan penghitungan puncak virus korona sudah dilakukan oleh beberapa negara yang terjangkit. Di antaranya China dan Inggris.
Baca juga:   Hasil Laboratorium Pasien Korona Nomor 02 Masih Belum Diketahui&amp;nbsp;
 
&quot;Di China tadi masa puncaknya 60 hari. Sementara kalau di Inggris, mereka membuat permodelan ini. Mereka memperkirakan 130 hari masa puncak tadi,&quot; tuturnya.
&quot;Kalau di Inggris ini permodelannya beda lagi, ada faktor-faktor asimtomatik. Orang-orang yang mempunyai gejala dihitung sejak masa puncaknya itu 130 hari,&quot; tambah dia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Badan Intelijen Negara (BIN) memperkirakan puncak terjadinya penyebaran wabah virus korona atau Covid-19 di Indonesia terjadi hingga Mei 2020.
Deputi V Badan Intelijen Negara (BIN) Bidang Intelijen Teknologi Mayjen TNI Afini Boer mengatakan masa puncak di Indonesia akan terjadi 60 hari sampai 80 hari sejak virus korona pertama itu diumumkan pada 2 Maret.
Baca juga:   Pasien 01 dan 03 Dinyatakan Negatif Korona, Sore Ini Dipulangkan&amp;nbsp;
 
&quot;Jadi kalau dihitung-hitung, masa puncak itu mungkin jatuhnya di bulan Mei berdasarkan permodelan ini. Bulan puasa,&quot; jelas Afini dalam diskusi bertema 'Bersatu Melawan Korona' yang digelar di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2020).
Ia mengatakan jika skema pemodelan penghitungan puncak virus korona sudah dilakukan oleh beberapa negara yang terjangkit. Di antaranya China dan Inggris.
Baca juga:   Hasil Laboratorium Pasien Korona Nomor 02 Masih Belum Diketahui&amp;nbsp;
 
&quot;Di China tadi masa puncaknya 60 hari. Sementara kalau di Inggris, mereka membuat permodelan ini. Mereka memperkirakan 130 hari masa puncak tadi,&quot; tuturnya.
&quot;Kalau di Inggris ini permodelannya beda lagi, ada faktor-faktor asimtomatik. Orang-orang yang mempunyai gejala dihitung sejak masa puncaknya itu 130 hari,&quot; tambah dia.</content:encoded></item></channel></rss>
