<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pemerintah Benarkan Adanya Tenaga Medis Terjangkit Korona   </title><description>Achmad Yurianto membenarkan bahwa adanya petugas medis yang terjangkit virus korona atau Covid-19.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/14/337/2183444/pemerintah-benarkan-adanya-tenaga-medis-terjangkit-korona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/14/337/2183444/pemerintah-benarkan-adanya-tenaga-medis-terjangkit-korona"/><item><title> Pemerintah Benarkan Adanya Tenaga Medis Terjangkit Korona   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/14/337/2183444/pemerintah-benarkan-adanya-tenaga-medis-terjangkit-korona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/14/337/2183444/pemerintah-benarkan-adanya-tenaga-medis-terjangkit-korona</guid><pubDate>Sabtu 14 Maret 2020 19:53 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/14/337/2183444/pemerintah-benarkan-adanya-tenaga-medis-terjangkit-korona-YXhGA3zyMD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru bicara pemerintah khusus penanganan virus korona, Achmad Yusri (foto: Okezone.com/Fakhri) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/14/337/2183444/pemerintah-benarkan-adanya-tenaga-medis-terjangkit-korona-YXhGA3zyMD.jpg</image><title>Juru bicara pemerintah khusus penanganan virus korona, Achmad Yusri (foto: Okezone.com/Fakhri) </title></images><description>JAKARTA - Juru bicara pemerintah khusus penanganan virus korona, Achmad Yurianto membenarkan bahwa adanya petugas medis yang terjangkit virus korona atau Covid-19.

&quot;Tenaga medis yang terjangkit ada,&quot; kata Yuri di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (14/3/2020).

Kendati demikian, Yuri tak merinci berapa jumah tenaga medis yang terjangkit Covid-19 itu.

&quot;Enggak hitung. Pokoknya ada,&quot; katanya. &quot;Ada, yang kemarin,&quot; tambah dia.

Sebelumnya, Gubernur DKI JakartaAnies Baswedan menyampaikan apresiasi kepada para dokter dan perawat yang menangani penyebaran virus Covid-19. Menurut dia, dokter dan para perawat adalah pihak yang berada di garda terdepan menangani virus mematikan tersebut.

Anies mengungkapkan bahwa terdapat tenaga medis yang dinyatakan tertular Covid-19.

&quot;Sudah ada dari mereka yang tertular dengan Covid-19. Mereka paling berisiko jalankan tugas untuk melakukan pembatasan atas Covid-19. Semoga mereka sehat selalu menjalankan tugas, kami Pemprov DKI sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas keseriusan mereka,&quot; kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (14/3/2020).

Anies merinci saat ini ada 8 rumah sakit yang menjadi rujukan untuk menangani kasus Corona. Sementara, DKI memiliki 1.838 klinik, 44 Puskesmas di setiap Kecamatan serta 350 dokter, serta 7.300 perawat yang siap melayani.

&quot;Saat ini para petugas medis baik dokter maupun perawat mereka mengalami beban pekerja yang tidak kecil, amat besar kita berikan apresiasi sebesar-besarnya. Mereka di garda terdepan,&quot; tutur Anies.
</description><content:encoded>JAKARTA - Juru bicara pemerintah khusus penanganan virus korona, Achmad Yurianto membenarkan bahwa adanya petugas medis yang terjangkit virus korona atau Covid-19.

&quot;Tenaga medis yang terjangkit ada,&quot; kata Yuri di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (14/3/2020).

Kendati demikian, Yuri tak merinci berapa jumah tenaga medis yang terjangkit Covid-19 itu.

&quot;Enggak hitung. Pokoknya ada,&quot; katanya. &quot;Ada, yang kemarin,&quot; tambah dia.

Sebelumnya, Gubernur DKI JakartaAnies Baswedan menyampaikan apresiasi kepada para dokter dan perawat yang menangani penyebaran virus Covid-19. Menurut dia, dokter dan para perawat adalah pihak yang berada di garda terdepan menangani virus mematikan tersebut.

Anies mengungkapkan bahwa terdapat tenaga medis yang dinyatakan tertular Covid-19.

&quot;Sudah ada dari mereka yang tertular dengan Covid-19. Mereka paling berisiko jalankan tugas untuk melakukan pembatasan atas Covid-19. Semoga mereka sehat selalu menjalankan tugas, kami Pemprov DKI sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas keseriusan mereka,&quot; kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (14/3/2020).

Anies merinci saat ini ada 8 rumah sakit yang menjadi rujukan untuk menangani kasus Corona. Sementara, DKI memiliki 1.838 klinik, 44 Puskesmas di setiap Kecamatan serta 350 dokter, serta 7.300 perawat yang siap melayani.

&quot;Saat ini para petugas medis baik dokter maupun perawat mereka mengalami beban pekerja yang tidak kecil, amat besar kita berikan apresiasi sebesar-besarnya. Mereka di garda terdepan,&quot; tutur Anies.
</content:encoded></item></channel></rss>
