<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPRD DKI Minta Kemenkes Transparan soal Data Pasien Positif Korona </title><description>Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk transparan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/14/338/2183145/dprd-dki-minta-kemenkes-transparan-soal-data-pasien-positif-korona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/14/338/2183145/dprd-dki-minta-kemenkes-transparan-soal-data-pasien-positif-korona"/><item><title>DPRD DKI Minta Kemenkes Transparan soal Data Pasien Positif Korona </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/14/338/2183145/dprd-dki-minta-kemenkes-transparan-soal-data-pasien-positif-korona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/14/338/2183145/dprd-dki-minta-kemenkes-transparan-soal-data-pasien-positif-korona</guid><pubDate>Sabtu 14 Maret 2020 08:02 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/14/338/2183145/dprd-dki-minta-kemenkes-transparan-soal-data-pasien-positif-korona-NdHgwePHzX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/14/338/2183145/dprd-dki-minta-kemenkes-transparan-soal-data-pasien-positif-korona-NdHgwePHzX.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk transparan ihwal penyebaran pasien yang mengidap virus korona (Covid-19) di Indonesia khususnya yang berdomisili di Ibu Kota. Hal itu untuk mencegah penyebaran Covid-19 semakin meluas.
&quot;Di China itu sampai parah sekali karena pemerintahnya nutupin,&quot; kata Zita kepada Okezone, Sabtu (14/3/2020).
Menurut dia, dengan adanya sinergitas antara Kemenkes dan Pemprov DKI, maka itu akan berdampak positif terhadap penanganan penyakit asal negeri Tirai Bambu tersebut.
&quot;Wajib kita edukasi masyarakat dan terapkan protokol waspada seketat mungkin tanpa menyebarkan ketakutan,&quot; kata dia.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berharap Kemenkes transparan mengenai data pasien positif Covid-19 pada pemerintah daerah (pemda).
Terlebih lagi, lonjakan jumlah pasien yang terpapar virus korona di Indonesia kini mencapai 69 orang, dari sebelumnya 34 orang.
&quot;Karena itu, kami berharap pada Kementerian Kesehatan untuk menjalankan arahan Bapak Presiden khususnya pada kecepatan dan transparansi atas hasil pengetesan pada orang-orang yang diduga memiliki atau terjangkit Covid-19,&quot; ucap Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarin.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk transparan ihwal penyebaran pasien yang mengidap virus korona (Covid-19) di Indonesia khususnya yang berdomisili di Ibu Kota. Hal itu untuk mencegah penyebaran Covid-19 semakin meluas.
&quot;Di China itu sampai parah sekali karena pemerintahnya nutupin,&quot; kata Zita kepada Okezone, Sabtu (14/3/2020).
Menurut dia, dengan adanya sinergitas antara Kemenkes dan Pemprov DKI, maka itu akan berdampak positif terhadap penanganan penyakit asal negeri Tirai Bambu tersebut.
&quot;Wajib kita edukasi masyarakat dan terapkan protokol waspada seketat mungkin tanpa menyebarkan ketakutan,&quot; kata dia.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berharap Kemenkes transparan mengenai data pasien positif Covid-19 pada pemerintah daerah (pemda).
Terlebih lagi, lonjakan jumlah pasien yang terpapar virus korona di Indonesia kini mencapai 69 orang, dari sebelumnya 34 orang.
&quot;Karena itu, kami berharap pada Kementerian Kesehatan untuk menjalankan arahan Bapak Presiden khususnya pada kecepatan dan transparansi atas hasil pengetesan pada orang-orang yang diduga memiliki atau terjangkit Covid-19,&quot; ucap Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarin.</content:encoded></item></channel></rss>
