<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korona Mewabah, Pemprov Jateng Tambah 46 Rumah Sakit Rujukan</title><description>Rumah sakit rujukan penanganan virus korona di Jawa Tengah ditambah 46.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/14/512/2183252/korona-mewabah-pemprov-jateng-tambah-46-rumah-sakit-rujukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/14/512/2183252/korona-mewabah-pemprov-jateng-tambah-46-rumah-sakit-rujukan"/><item><title>Korona Mewabah, Pemprov Jateng Tambah 46 Rumah Sakit Rujukan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/14/512/2183252/korona-mewabah-pemprov-jateng-tambah-46-rumah-sakit-rujukan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/14/512/2183252/korona-mewabah-pemprov-jateng-tambah-46-rumah-sakit-rujukan</guid><pubDate>Sabtu 14 Maret 2020 12:31 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/14/512/2183252/korona-mewabah-pemprov-jateng-tambah-46-rumah-sakit-XvIYspiLAX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi rumah sakit. (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/14/512/2183252/korona-mewabah-pemprov-jateng-tambah-46-rumah-sakit-XvIYspiLAX.jpg</image><title>Ilustrasi rumah sakit. (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>SEMARANG &amp;ndash; Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menambah 46 rumah sakit rujukan untuk melayani masyarakat menghadapi wabah virus korona (Covid-19). Sebelumnya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan 13 rumah sakit sebagai rujukan perawatan pasien yang diduga terjangkit penyakit asal Kota Wuhan, China, itu.
&quot;Jawa Tengah sudah menyiapkan 13 rumah sakit dengan ruang isolasi yang ada dan hari ini kita tambahkan 46 rumah sakit untuk mem-backup. Jadi saya berharap masyarakat tetap tenang,&quot; kata Ganjar, Sabtu (14/3/2020).
Ia mengatakan telah intens berkomunikasi dengan pemerintah pusat maupun kabupaten/kota untuk memperbarui informasi perkembangan kasus virus korona. Menurut dia, seluruh lapisan pemerintahan mesti bersatu padu menghadapi Covid-19, baik dalam menyajikan data maupun penanganan.
&quot;WHO sudah menyampaikan bahwa ini sudah ditetapkan sebagai pandemi. Kita butuh gotong royong. Dunia pun menghadapi ini dengan kekuatan yang dimiliki, kita mesti berkontribusi. Negara bertanggung jawab atas semua ini,&quot; katanya.
Sekadar diketahui, secara keseluruhan saat ini Jawa Tengah telah menangani 46 pasien suspect Covid-19. Sebanyak 37 pasien dinyatakan negatif, 7 pasien masih dirawat di Rumah Sakit Tegal, Magelang, Kariadi, dan dua pasien positif di RS Moewardi Solo.
Sementara satu pasien positif Covid-19 di Solo meninggal dan sudah dimakamkan di daerah asalnya Magetan, Jawa Timur.</description><content:encoded>SEMARANG &amp;ndash; Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menambah 46 rumah sakit rujukan untuk melayani masyarakat menghadapi wabah virus korona (Covid-19). Sebelumnya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan 13 rumah sakit sebagai rujukan perawatan pasien yang diduga terjangkit penyakit asal Kota Wuhan, China, itu.
&quot;Jawa Tengah sudah menyiapkan 13 rumah sakit dengan ruang isolasi yang ada dan hari ini kita tambahkan 46 rumah sakit untuk mem-backup. Jadi saya berharap masyarakat tetap tenang,&quot; kata Ganjar, Sabtu (14/3/2020).
Ia mengatakan telah intens berkomunikasi dengan pemerintah pusat maupun kabupaten/kota untuk memperbarui informasi perkembangan kasus virus korona. Menurut dia, seluruh lapisan pemerintahan mesti bersatu padu menghadapi Covid-19, baik dalam menyajikan data maupun penanganan.
&quot;WHO sudah menyampaikan bahwa ini sudah ditetapkan sebagai pandemi. Kita butuh gotong royong. Dunia pun menghadapi ini dengan kekuatan yang dimiliki, kita mesti berkontribusi. Negara bertanggung jawab atas semua ini,&quot; katanya.
Sekadar diketahui, secara keseluruhan saat ini Jawa Tengah telah menangani 46 pasien suspect Covid-19. Sebanyak 37 pasien dinyatakan negatif, 7 pasien masih dirawat di Rumah Sakit Tegal, Magelang, Kariadi, dan dua pasien positif di RS Moewardi Solo.
Sementara satu pasien positif Covid-19 di Solo meninggal dan sudah dimakamkan di daerah asalnya Magetan, Jawa Timur.</content:encoded></item></channel></rss>
