<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siswa Sekolah di Pekanbaru Diliburkan, Kadisdik: Jangan Balik Kampung</title><description>Kadisdik Pekanbaru Abdul Jamal mengimbau murid sekolah yang libur tidak memanfaatkan untuk pulang kampung.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/16/340/2184061/siswa-sekolah-di-pekanbaru-diliburkan-kadisdik-jangan-balik-kampung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/16/340/2184061/siswa-sekolah-di-pekanbaru-diliburkan-kadisdik-jangan-balik-kampung"/><item><title>Siswa Sekolah di Pekanbaru Diliburkan, Kadisdik: Jangan Balik Kampung</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/16/340/2184061/siswa-sekolah-di-pekanbaru-diliburkan-kadisdik-jangan-balik-kampung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/16/340/2184061/siswa-sekolah-di-pekanbaru-diliburkan-kadisdik-jangan-balik-kampung</guid><pubDate>Senin 16 Maret 2020 14:32 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/16/340/2184061/siswa-sekolah-di-pekanbaru-diliburkan-kadisdik-jangan-balik-kampung-Du7ABVvlqQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi siswa sekolah. (Foto: Dok Okezone/Dede Kurniawan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/16/340/2184061/siswa-sekolah-di-pekanbaru-diliburkan-kadisdik-jangan-balik-kampung-Du7ABVvlqQ.jpg</image><title>Ilustrasi siswa sekolah. (Foto: Dok Okezone/Dede Kurniawan)</title></images><description>PEKANBARU &amp;ndash; Dampak wabah virus korona (Covid-19), Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan siswa mulai tingkat SD hingga SMP diliburkan belajar di sekolah selama 14 hari. Namun, mereka diimbau tetap belajar secara giat di rumah. Sementara untuk para guru masuk seperti biasa.
Ia menyatakan pihak sekolah diyakini bisa berbuat terbaik untuk siswa, karena pernah beberapa kali meliburkan sekolah akibat kabut asap, dan siswa masih bisa tetap belajar di rumah.
&quot;Dinas Pendidikan mengintruksikan kepada sekolah melalui e-mail dan WA untuk memberi tugas kepada siswa. Para siswa tetap belajar di rumah. Kepada wali murid diminta mengawasi anaknya agar belajar di rumah. Kita sudah pengalaman juga karena pernah terjadi libur saat kabut asap,&quot; jelasnya, Senin (14/3/2020).
Jamal menerangkan, kepada orangtua diminta mengawasi anak didik agar tidak banyak melakukan aktivitas di luar rumah. Sebab salah satu tujuan meliburkan sekolah adalah menghindari keramaian.
&quot;Kepada orangtua betul-betul mengawasi anak didik. Jangan sampai tujuan kita adalah supaya tidak kumpul orang banyak, karena tujuan kita supaya tidak berkumpul orang banyak, karena dengan inilah korona bisa putus. Nanti jangan pula anak malah kumpul ramai ramai di luar, janganlah larang mereka, apalagi sampai balik kampung,&quot; imbuhnya.
Sementara Wali Kota Pekanbaru Firdaus menginstruksikan Disdik tetap melakukan evaluasi terkait penetapan libur ini. Siswa diminta terus belajar di rumah agar tidak tertinggal pelajaran.
&quot;Kepada Dinas Pendidikan 16 sampai 30 Maret 2020 mengalihkan sistem belajar dari tatap muka menjadi belajar e-learning,&quot; ucap Firdaus.</description><content:encoded>PEKANBARU &amp;ndash; Dampak wabah virus korona (Covid-19), Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan siswa mulai tingkat SD hingga SMP diliburkan belajar di sekolah selama 14 hari. Namun, mereka diimbau tetap belajar secara giat di rumah. Sementara untuk para guru masuk seperti biasa.
Ia menyatakan pihak sekolah diyakini bisa berbuat terbaik untuk siswa, karena pernah beberapa kali meliburkan sekolah akibat kabut asap, dan siswa masih bisa tetap belajar di rumah.
&quot;Dinas Pendidikan mengintruksikan kepada sekolah melalui e-mail dan WA untuk memberi tugas kepada siswa. Para siswa tetap belajar di rumah. Kepada wali murid diminta mengawasi anaknya agar belajar di rumah. Kita sudah pengalaman juga karena pernah terjadi libur saat kabut asap,&quot; jelasnya, Senin (14/3/2020).
Jamal menerangkan, kepada orangtua diminta mengawasi anak didik agar tidak banyak melakukan aktivitas di luar rumah. Sebab salah satu tujuan meliburkan sekolah adalah menghindari keramaian.
&quot;Kepada orangtua betul-betul mengawasi anak didik. Jangan sampai tujuan kita adalah supaya tidak kumpul orang banyak, karena tujuan kita supaya tidak berkumpul orang banyak, karena dengan inilah korona bisa putus. Nanti jangan pula anak malah kumpul ramai ramai di luar, janganlah larang mereka, apalagi sampai balik kampung,&quot; imbuhnya.
Sementara Wali Kota Pekanbaru Firdaus menginstruksikan Disdik tetap melakukan evaluasi terkait penetapan libur ini. Siswa diminta terus belajar di rumah agar tidak tertinggal pelajaran.
&quot;Kepada Dinas Pendidikan 16 sampai 30 Maret 2020 mengalihkan sistem belajar dari tatap muka menjadi belajar e-learning,&quot; ucap Firdaus.</content:encoded></item></channel></rss>
