<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Pranowo: Anak-Anak yang Libur Jangan Diajak Piknik</title><description>Mari kita mengisolasi diri di rumah. Anak-anak yang sekarang libur itu bukan libur free.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/16/512/2184230/ganjar-pranowo-anak-anak-yang-libur-jangan-diajak-piknik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/16/512/2184230/ganjar-pranowo-anak-anak-yang-libur-jangan-diajak-piknik"/><item><title>Ganjar Pranowo: Anak-Anak yang Libur Jangan Diajak Piknik</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/16/512/2184230/ganjar-pranowo-anak-anak-yang-libur-jangan-diajak-piknik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/16/512/2184230/ganjar-pranowo-anak-anak-yang-libur-jangan-diajak-piknik</guid><pubDate>Senin 16 Maret 2020 18:47 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/16/512/2184230/ganjar-pranowo-anak-anak-yang-libur-jangan-diajak-piknik-Dsi45HhcBC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto : iNews/Taufik Budi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/16/512/2184230/ganjar-pranowo-anak-anak-yang-libur-jangan-diajak-piknik-Dsi45HhcBC.jpg</image><title>Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto : iNews/Taufik Budi)</title></images><description>SEMARANG - Seluruh pelajar di Jawa Tengah diliburkan selama 14 hari untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19). Untuk itu, mereka diminta tak diajak bepergian atau berwisata.

&quot;Mari kita mengisolasi diri di rumah. Anak-anak yang sekarang libur itu bukan libur free betul, tolong jangan meninggalkan rumah, jangan diajak piknik,&quot; kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin (16/3/2020).

Dia meminta partisipasi masyarakat untuk bekerjasama dalam menanggulangi wabah korona. &quot;Bapak Ibu tunggui anak-anaknya, dan mereka belajar mengajarnya jalan secara daring (online),&quot; tambah dia.

Ganjar mengaku telah berkomunikasi dengan sejumlah pihak yang menyediakan aplikasi untuk pembelajaran daring. Aplikasi itu bisa digunakan secara gratis terutama saat anak-anak belajar tak berangkat ke sekolah.

Baca Juga : Arsitek Stadion Olimpiade Barcelona 1992, Meninggal Karena Virus Covid-19

&quot;Saya alhamdulillah banyak aplikasi yang kemarin memberikan kepada saya gratis. Pak Ganjar ini teruskan saja, agar bisa digunakan secara gratis, sehingga anak-anak bisa jalan (belajar secara online),&quot; terangnya.

&quot;Ini beberapa yang tadi kita bisa putuskan dan kita akan mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa virus korona ini butuh dukungan masyarakat,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>SEMARANG - Seluruh pelajar di Jawa Tengah diliburkan selama 14 hari untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19). Untuk itu, mereka diminta tak diajak bepergian atau berwisata.

&quot;Mari kita mengisolasi diri di rumah. Anak-anak yang sekarang libur itu bukan libur free betul, tolong jangan meninggalkan rumah, jangan diajak piknik,&quot; kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin (16/3/2020).

Dia meminta partisipasi masyarakat untuk bekerjasama dalam menanggulangi wabah korona. &quot;Bapak Ibu tunggui anak-anaknya, dan mereka belajar mengajarnya jalan secara daring (online),&quot; tambah dia.

Ganjar mengaku telah berkomunikasi dengan sejumlah pihak yang menyediakan aplikasi untuk pembelajaran daring. Aplikasi itu bisa digunakan secara gratis terutama saat anak-anak belajar tak berangkat ke sekolah.

Baca Juga : Arsitek Stadion Olimpiade Barcelona 1992, Meninggal Karena Virus Covid-19

&quot;Saya alhamdulillah banyak aplikasi yang kemarin memberikan kepada saya gratis. Pak Ganjar ini teruskan saja, agar bisa digunakan secara gratis, sehingga anak-anak bisa jalan (belajar secara online),&quot; terangnya.

&quot;Ini beberapa yang tadi kita bisa putuskan dan kita akan mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa virus korona ini butuh dukungan masyarakat,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
