<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Pemkab Bekasi Terus Pantau Kesehatan Tenaga Kerja Asing Terkait Covid-19   </title><description>Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 terus memantau ratusan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang berada di wilayah Kabupaten Bekasi.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/17/338/2184537/pemkab-bekasi-terus-pantau-kesehatan-tenaga-kerja-asing-terkait-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/17/338/2184537/pemkab-bekasi-terus-pantau-kesehatan-tenaga-kerja-asing-terkait-covid-19"/><item><title> Pemkab Bekasi Terus Pantau Kesehatan Tenaga Kerja Asing Terkait Covid-19   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/17/338/2184537/pemkab-bekasi-terus-pantau-kesehatan-tenaga-kerja-asing-terkait-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/17/338/2184537/pemkab-bekasi-terus-pantau-kesehatan-tenaga-kerja-asing-terkait-covid-19</guid><pubDate>Selasa 17 Maret 2020 11:37 WIB</pubDate><dc:creator>Wisnu Yusep</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/17/338/2184537/pemkab-bekasi-terus-pantau-kesehatan-tenaga-kerja-asing-terkait-covid-19-XcDAQZwN6A.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Simulasi penanganan pasien virus korona (foto: istimewa) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/17/338/2184537/pemkab-bekasi-terus-pantau-kesehatan-tenaga-kerja-asing-terkait-covid-19-XcDAQZwN6A.jpg</image><title>Simulasi penanganan pasien virus korona (foto: istimewa) </title></images><description>BEKASI - Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 terus memantau ratusan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang berada di wilayah Kabupaten Bekasi. Itu terlihat ketika mereka kembali melakukan pemeriksaan kepada ratusan TKA untuk pencegahan penyebaran virus corona.

Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, jumlah TKA mencapai 5.000 orang. Namun, mereka yang diperiksa hanya yang memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri dalam 14 hari terakhir.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Kordinasi Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah menyebutkan, pihaknya hingga Senin 16 Maret 2020 kemarin telah memeriksa kesehatan sebanyak 246 TKA.

&quot;Hasilnya pun, tidak ada yang positif corona,&quot; kata dia ketika dikonfirmasi, Selasa (17/3/2020).
&amp;nbsp;
Pemeriksaan yang dilakukan tidak sebanding dengan jumlah secara keseluruhan TKA yang ada di Kabupaten Bekasi.

&quot;Yang kami periksa itu (TKA) yang perjalanan jauh dalam waktu 14 hari,&quot; kata dia.

TKA yang diperiksa itu rata-rata pulang setelah Imlek. Sedangkan lainnya, tetap berada di Indonesia sehingga tidak diperiksa.

&quot;Mereka rata-rata pulang setelah Imlek kemarin. Sehingga yang lainnya tidak kami periksa,&quot; ungkapnya.

Diketahui, saat ini terdapat 40 orang dengan pemantauan dan 12 pasien dalam pengawasan di Kabupaten Bekasi tengah menjalani isolasi, baik mandiri maupun di rumah sakit. Mereka yang mandiri di rumah tetap dipantau dan diperiksa kesehatannya secara rutin setiap hari.

&quot;Karantina mandiri itu ketika ada masyarakat yang pernah kontak, dilakukan isoalasi mandiri,&quot; kata dia.

Meski begitu, pihaknya memastikan mereka yang melakukan pemeriksaan mandiri tetap dilakukan pengawasan oleh puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat.

&quot;Pengawasan tetap dilakukan lewat puskesmas dan Dinkes. Setiap pagi dan sore diperiksa suhu tubuh dan sebagainya,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>BEKASI - Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 terus memantau ratusan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang berada di wilayah Kabupaten Bekasi. Itu terlihat ketika mereka kembali melakukan pemeriksaan kepada ratusan TKA untuk pencegahan penyebaran virus corona.

Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, jumlah TKA mencapai 5.000 orang. Namun, mereka yang diperiksa hanya yang memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri dalam 14 hari terakhir.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Kordinasi Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah menyebutkan, pihaknya hingga Senin 16 Maret 2020 kemarin telah memeriksa kesehatan sebanyak 246 TKA.

&quot;Hasilnya pun, tidak ada yang positif corona,&quot; kata dia ketika dikonfirmasi, Selasa (17/3/2020).
&amp;nbsp;
Pemeriksaan yang dilakukan tidak sebanding dengan jumlah secara keseluruhan TKA yang ada di Kabupaten Bekasi.

&quot;Yang kami periksa itu (TKA) yang perjalanan jauh dalam waktu 14 hari,&quot; kata dia.

TKA yang diperiksa itu rata-rata pulang setelah Imlek. Sedangkan lainnya, tetap berada di Indonesia sehingga tidak diperiksa.

&quot;Mereka rata-rata pulang setelah Imlek kemarin. Sehingga yang lainnya tidak kami periksa,&quot; ungkapnya.

Diketahui, saat ini terdapat 40 orang dengan pemantauan dan 12 pasien dalam pengawasan di Kabupaten Bekasi tengah menjalani isolasi, baik mandiri maupun di rumah sakit. Mereka yang mandiri di rumah tetap dipantau dan diperiksa kesehatannya secara rutin setiap hari.

&quot;Karantina mandiri itu ketika ada masyarakat yang pernah kontak, dilakukan isoalasi mandiri,&quot; kata dia.

Meski begitu, pihaknya memastikan mereka yang melakukan pemeriksaan mandiri tetap dilakukan pengawasan oleh puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat.

&quot;Pengawasan tetap dilakukan lewat puskesmas dan Dinkes. Setiap pagi dan sore diperiksa suhu tubuh dan sebagainya,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
