<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Antisipasi Corona, 53.115 Siswa dari 150 Sekolah di Bengkulu Diliburkan</title><description>Sebanyak 53.115 siswa tingkat SD dan SMP, baik swasta maupun negeri di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, diliburkan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/17/340/2184383/antisipasi-corona-53-115-siswa-dari-150-sekolah-di-bengkulu-diliburkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/17/340/2184383/antisipasi-corona-53-115-siswa-dari-150-sekolah-di-bengkulu-diliburkan"/><item><title>Antisipasi Corona, 53.115 Siswa dari 150 Sekolah di Bengkulu Diliburkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/17/340/2184383/antisipasi-corona-53-115-siswa-dari-150-sekolah-di-bengkulu-diliburkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/17/340/2184383/antisipasi-corona-53-115-siswa-dari-150-sekolah-di-bengkulu-diliburkan</guid><pubDate>Selasa 17 Maret 2020 04:00 WIB</pubDate><dc:creator>Demon Fajri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/17/340/2184383/antisipasi-corona-53-115-siswa-dari-150-sekolah-di-bengkulu-diliburkan-g2X9UKwtLg.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Sekretaris Dinas Pendidikan Bengkulu Nopri W Aksa (Foto: Okezone/Demon Fajri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/17/340/2184383/antisipasi-corona-53-115-siswa-dari-150-sekolah-di-bengkulu-diliburkan-g2X9UKwtLg.jpeg</image><title>Sekretaris Dinas Pendidikan Bengkulu Nopri W Aksa (Foto: Okezone/Demon Fajri)</title></images><description>BENGKULU - Sebanyak 53.115 siswa tingkat SD dan SMP, baik swasta maupun negeri di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, diliburkan selama dua pekan, guna mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.
Pemberlakukan libur sekolah tersebut berlaku sejak Senin 16 Maret hingga Senin 30 Maret 2020, yang diperuntukkan 150 sekolah, tingkat SD dan SMP. Baik negeri maupun swasta di Kota Bengkulu.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bengkulu, Nopri W Aksa mengatakan, di Kota Bengkulu, tercatat sebanyak 150 sekolah, tingkat SD dan SMP. Rinciannya, kata Nopri, SMP sebanyak 43 sekolah dan SD sebanyak 107 sekolah. Baik swasta maupun negeri.
Siswa yang libur sekolah tersebut, sampai Nopri, sebanyak 53.115 peserta didik. Rinciannya, SD sebanyak 36.036 murid dan SMP sebanyak 17.079 siswa. Sementara untuk tenaga guru sebanyak 3.035 orang. Terdiri dari 1.889 guru SD dan 1.146 guru SMP.
Baca Juga:&amp;nbsp;Gubernur Sumbar Klaim Daerahnya Belum Ada Positif Corona

Meskipun libur, sampai Nopri, KBM peserta didik tetap dilakukan pengawasan melalui smartphone atau melalui sistem online oleh guru di setiap sekolah.
''Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di tingkat SD dan SMP, baik negeri maupun swasta diliburkan selama dua pekan. Ini berdasarkan kebijakan dari Wali Kota Bengkulu, guna mengantisipasi penyebaran Virus Korona,'' kata Nopri, saat ditemui di kantornya, Senin (16/3/2020).
Liburnya sekolah tingkat SMP, sampai Nopri, berdampak ditundanya ujian tengah semester (UTS) untuk peserta didik SMP secara keseluruhan di Kota Bengkulu. Meskipun demikian, terang Nopri, UTS akan diubah pola berupa pemberian tugas di rumah yang dapat dijadikan bahan penilaian dari guru.
''Ujian tengah semester tingkat SMP dibatalkan,'' ujar Nopri.
Nopri menyampaikan, pihaknya belum mengetahui secara persis apakah libur sekolah tersebut akan terus dilanjutkan atau tidak. Sebab, dari Dinas Pendidikan masih menunggu kebijakan.
''Lihat dulu selama 14 hari ini. Apakah libur akan dilanjutkan atau tidak,'' ujar Nopri.
</description><content:encoded>BENGKULU - Sebanyak 53.115 siswa tingkat SD dan SMP, baik swasta maupun negeri di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, diliburkan selama dua pekan, guna mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.
Pemberlakukan libur sekolah tersebut berlaku sejak Senin 16 Maret hingga Senin 30 Maret 2020, yang diperuntukkan 150 sekolah, tingkat SD dan SMP. Baik negeri maupun swasta di Kota Bengkulu.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bengkulu, Nopri W Aksa mengatakan, di Kota Bengkulu, tercatat sebanyak 150 sekolah, tingkat SD dan SMP. Rinciannya, kata Nopri, SMP sebanyak 43 sekolah dan SD sebanyak 107 sekolah. Baik swasta maupun negeri.
Siswa yang libur sekolah tersebut, sampai Nopri, sebanyak 53.115 peserta didik. Rinciannya, SD sebanyak 36.036 murid dan SMP sebanyak 17.079 siswa. Sementara untuk tenaga guru sebanyak 3.035 orang. Terdiri dari 1.889 guru SD dan 1.146 guru SMP.
Baca Juga:&amp;nbsp;Gubernur Sumbar Klaim Daerahnya Belum Ada Positif Corona

Meskipun libur, sampai Nopri, KBM peserta didik tetap dilakukan pengawasan melalui smartphone atau melalui sistem online oleh guru di setiap sekolah.
''Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di tingkat SD dan SMP, baik negeri maupun swasta diliburkan selama dua pekan. Ini berdasarkan kebijakan dari Wali Kota Bengkulu, guna mengantisipasi penyebaran Virus Korona,'' kata Nopri, saat ditemui di kantornya, Senin (16/3/2020).
Liburnya sekolah tingkat SMP, sampai Nopri, berdampak ditundanya ujian tengah semester (UTS) untuk peserta didik SMP secara keseluruhan di Kota Bengkulu. Meskipun demikian, terang Nopri, UTS akan diubah pola berupa pemberian tugas di rumah yang dapat dijadikan bahan penilaian dari guru.
''Ujian tengah semester tingkat SMP dibatalkan,'' ujar Nopri.
Nopri menyampaikan, pihaknya belum mengetahui secara persis apakah libur sekolah tersebut akan terus dilanjutkan atau tidak. Sebab, dari Dinas Pendidikan masih menunggu kebijakan.
''Lihat dulu selama 14 hari ini. Apakah libur akan dilanjutkan atau tidak,'' ujar Nopri.
</content:encoded></item></channel></rss>
