<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alat Cek Corona Diharapkan Ada di Rumah Sakit Sulsel untuk Percepat Pemeriksaan</title><description>Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah berharap RSUD punya alat pengecekan virus corona untuk mempercepat pemeriksaan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/17/609/2184662/alat-cek-corona-diharapkan-ada-di-rumah-sakit-sulsel-untuk-percepat-pemeriksaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/17/609/2184662/alat-cek-corona-diharapkan-ada-di-rumah-sakit-sulsel-untuk-percepat-pemeriksaan"/><item><title>Alat Cek Corona Diharapkan Ada di Rumah Sakit Sulsel untuk Percepat Pemeriksaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/17/609/2184662/alat-cek-corona-diharapkan-ada-di-rumah-sakit-sulsel-untuk-percepat-pemeriksaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/17/609/2184662/alat-cek-corona-diharapkan-ada-di-rumah-sakit-sulsel-untuk-percepat-pemeriksaan</guid><pubDate>Selasa 17 Maret 2020 14:39 WIB</pubDate><dc:creator>Herman Amiruddin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/17/609/2184662/alat-cek-corona-diharapkan-ada-di-rumah-sakit-sulsel-untuk-percepat-pemeriksaan-MSoXRLrvdJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi pemeriksaan pasien virus corona. (Foto: Dok Okezone/M Aditya PP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/17/609/2184662/alat-cek-corona-diharapkan-ada-di-rumah-sakit-sulsel-untuk-percepat-pemeriksaan-MSoXRLrvdJ.jpg</image><title>Ilustrasi pemeriksaan pasien virus corona. (Foto: Dok Okezone/M Aditya PP)</title></images><description>MAKASSAR &amp;ndash; Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menginginkan Sulsel segera memiliki alat pengecek virus corona (Covid-19). Pasalnya setiap sampel pasien dalam pengawasan (PDP) dari Sulsel harus diperiksa di Jakarta untuk memastikan positif atau negatif.
&quot;Sampel-sampel kita masih dikirim ke Jakarta ya,&quot; ucap Nurdin, Selasa (17/3/2020).
Ia mengungkapkan, prosesnya lebih dari satu hari. Maka itu, Nurdin meminta Dinas Kesehatan Sulsel berusaha segera mendapatkan alat cek virus corona guna mempercepat kepastian sampel PDP yang ada di sana.
&quot;Kalau begitu kita usahakan itu alat untuk diadakan di rumah sakit kita,&quot; ujar Nurdin.
Meski demikian, dia berharap seluruh masyarakat Sulsel sabar dan sama-sama berusaha melewati fase pencegahan penyebaran virus corona ini.
&quot;Mudah-mudahan kita bisa melewati fase ini. Mohon pengertiannya kepada seluruh masyarakat, kita akan melewati dengan baik dan tertib dan mengikuti seluruh imbauan pemerintah,&quot; ungkapnya.
&quot;Kita harus lebih hati-hati menghadapi ini semua, yang penting kita disiplin, kalau kita dilarang keluar rumah, jangan keluar rumah,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>MAKASSAR &amp;ndash; Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah menginginkan Sulsel segera memiliki alat pengecek virus corona (Covid-19). Pasalnya setiap sampel pasien dalam pengawasan (PDP) dari Sulsel harus diperiksa di Jakarta untuk memastikan positif atau negatif.
&quot;Sampel-sampel kita masih dikirim ke Jakarta ya,&quot; ucap Nurdin, Selasa (17/3/2020).
Ia mengungkapkan, prosesnya lebih dari satu hari. Maka itu, Nurdin meminta Dinas Kesehatan Sulsel berusaha segera mendapatkan alat cek virus corona guna mempercepat kepastian sampel PDP yang ada di sana.
&quot;Kalau begitu kita usahakan itu alat untuk diadakan di rumah sakit kita,&quot; ujar Nurdin.
Meski demikian, dia berharap seluruh masyarakat Sulsel sabar dan sama-sama berusaha melewati fase pencegahan penyebaran virus corona ini.
&quot;Mudah-mudahan kita bisa melewati fase ini. Mohon pengertiannya kepada seluruh masyarakat, kita akan melewati dengan baik dan tertib dan mengikuti seluruh imbauan pemerintah,&quot; ungkapnya.
&quot;Kita harus lebih hati-hati menghadapi ini semua, yang penting kita disiplin, kalau kita dilarang keluar rumah, jangan keluar rumah,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
