<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Khawatir Ribuan Napi Terjangkit Virus Corona, Rutan Kelas I Depok Diisolasi</title><description>Kebijakan peniadaan kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata Rutan Kelas I Depok dalam memerangi covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/18/338/2185529/khawatir-ribuan-napi-terjangkit-virus-corona-rutan-kelas-i-depok-diisolasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/18/338/2185529/khawatir-ribuan-napi-terjangkit-virus-corona-rutan-kelas-i-depok-diisolasi"/><item><title>Khawatir Ribuan Napi Terjangkit Virus Corona, Rutan Kelas I Depok Diisolasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/18/338/2185529/khawatir-ribuan-napi-terjangkit-virus-corona-rutan-kelas-i-depok-diisolasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/18/338/2185529/khawatir-ribuan-napi-terjangkit-virus-corona-rutan-kelas-i-depok-diisolasi</guid><pubDate>Rabu 18 Maret 2020 22:00 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Muntinanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/18/338/2185529/khawatir-ribuan-napi-terjangkit-virus-corona-rutan-kelas-i-depok-diisolasi-pfX4Fov0e5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cegah penyebaran virus corona, Rutan Depok tidak menerima kunjungan selama 14 hari ke depan (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/18/338/2185529/khawatir-ribuan-napi-terjangkit-virus-corona-rutan-kelas-i-depok-diisolasi-pfX4Fov0e5.jpg</image><title>Cegah penyebaran virus corona, Rutan Depok tidak menerima kunjungan selama 14 hari ke depan (Foto : Istimewa)</title></images><description>DEPOK - Penyebaran virus corona yang semakin masif, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok, Jawa Barat, diisolasi dengan tidak menerima kunjungan hingga 14 hari ke depan.

Menutup akses kunjungan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dianggap menjadi pilihan tepat dalam upaya tindakan pencegahan penyebaran Covid-19 asal Kota Wuhan, China.

&quot;Kebijakan peniadaan kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata Rutan Kelas I Depok dalam memerangi covid-19. Peniadaan kunjungan ini diberlakukan sejak hari ini sampai dengan waktu yang tidak ditentukan, paling cepat 14 hari atau mungkin lebih, mengikuti situasi dan kondisi di masyarakat,&quot; kata Kepala Rutan Kelas I Depok Dedy Cahyadi saat dihubungi Okezone, Rabu (18/3/2020).

Saat ini Rutan Depok terdata menampung 1.800 tahanan titipan dan warga binaan atau Napi (narapidana). Menurut dia, jika tidak dilakukan larangan kunjungan, dikhawatirkan dapat menjangkit ribuan warga binaan lainya.

&quot;Meskipun penularan virus corona sangat mudah hanya dengan interaksi langsung sesama manusia, warga Binaan tidak perlu panik dan khawatir, namun dihimbau untuk tetap melakukan perilaku hidup bersih dan sehat,&quot; jelasnya.

Terkait hal tersebut, Dedy mengaku, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada warga binaan dan masyarakat. Sementara untuk kunjungan langsung dialihkan menjadi layanan komunikasi virtual. &quot;Sentra Komunikasi Digital Rutan Kelas I Depok menyediakan fasilitas layanan Video Call gratis kepada Warga Binaan Pemasyarakatan,&quot; imbunya.

Baca Juga : 125 Warga di Jakarta Dinyatakan Positif Virus Corona

Sedangkan layanan Top Up E-PAS Card, Dedy meuturkan akan tetap dibuka, layanan itu merupakan pengisian saldo uang elektronik yang dipergunakan sebagai alat pembayaran warga binaan Rutan Depok.

&quot;Kegiatan pembinaan kerohanian yang melibatkan mitra pembinaan kerohanian Rutan Depok untuk sementara diliburkan, dan pembinaan kerohanian tetap dilaksanakan dengan pembimbingan internal oleh petugas,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>DEPOK - Penyebaran virus corona yang semakin masif, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok, Jawa Barat, diisolasi dengan tidak menerima kunjungan hingga 14 hari ke depan.

Menutup akses kunjungan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dianggap menjadi pilihan tepat dalam upaya tindakan pencegahan penyebaran Covid-19 asal Kota Wuhan, China.

&quot;Kebijakan peniadaan kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata Rutan Kelas I Depok dalam memerangi covid-19. Peniadaan kunjungan ini diberlakukan sejak hari ini sampai dengan waktu yang tidak ditentukan, paling cepat 14 hari atau mungkin lebih, mengikuti situasi dan kondisi di masyarakat,&quot; kata Kepala Rutan Kelas I Depok Dedy Cahyadi saat dihubungi Okezone, Rabu (18/3/2020).

Saat ini Rutan Depok terdata menampung 1.800 tahanan titipan dan warga binaan atau Napi (narapidana). Menurut dia, jika tidak dilakukan larangan kunjungan, dikhawatirkan dapat menjangkit ribuan warga binaan lainya.

&quot;Meskipun penularan virus corona sangat mudah hanya dengan interaksi langsung sesama manusia, warga Binaan tidak perlu panik dan khawatir, namun dihimbau untuk tetap melakukan perilaku hidup bersih dan sehat,&quot; jelasnya.

Terkait hal tersebut, Dedy mengaku, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada warga binaan dan masyarakat. Sementara untuk kunjungan langsung dialihkan menjadi layanan komunikasi virtual. &quot;Sentra Komunikasi Digital Rutan Kelas I Depok menyediakan fasilitas layanan Video Call gratis kepada Warga Binaan Pemasyarakatan,&quot; imbunya.

Baca Juga : 125 Warga di Jakarta Dinyatakan Positif Virus Corona

Sedangkan layanan Top Up E-PAS Card, Dedy meuturkan akan tetap dibuka, layanan itu merupakan pengisian saldo uang elektronik yang dipergunakan sebagai alat pembayaran warga binaan Rutan Depok.

&quot;Kegiatan pembinaan kerohanian yang melibatkan mitra pembinaan kerohanian Rutan Depok untuk sementara diliburkan, dan pembinaan kerohanian tetap dilaksanakan dengan pembimbingan internal oleh petugas,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
