<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>10 Rumah Sakit di Kota Bandung Siapkan Ruang Isolasi Pasien Corona</title><description>Sebanyak 10 rumah sakit di Kota Bandung diminta menyiapkan ruang isolasi pasien virus corona (Covid-19).</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/19/525/2186017/10-rumah-sakit-di-kota-bandung-siapkan-ruang-isolasi-pasien-corona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/19/525/2186017/10-rumah-sakit-di-kota-bandung-siapkan-ruang-isolasi-pasien-corona"/><item><title>10 Rumah Sakit di Kota Bandung Siapkan Ruang Isolasi Pasien Corona</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/19/525/2186017/10-rumah-sakit-di-kota-bandung-siapkan-ruang-isolasi-pasien-corona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/19/525/2186017/10-rumah-sakit-di-kota-bandung-siapkan-ruang-isolasi-pasien-corona</guid><pubDate>Kamis 19 Maret 2020 17:41 WIB</pubDate><dc:creator>CDB Yudistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/19/525/2186017/10-rumah-sakit-di-kota-bandung-siapkan-ruang-isolasi-pasien-corona-UfY0x6WbZY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah sakit rujukan pasien virus korona. (Foto: Dok Okezone/Arif Julianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/19/525/2186017/10-rumah-sakit-di-kota-bandung-siapkan-ruang-isolasi-pasien-corona-UfY0x6WbZY.jpg</image><title>Rumah sakit rujukan pasien virus korona. (Foto: Dok Okezone/Arif Julianto)</title></images><description>BANDUNG &amp;ndash; Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Rita Verita mengatakan pasien dalam pengawasan terkait virus corona (Covid-19) kembali berkurang. Saat ini hanya ada enam orang yang berstatus PDP.
Kendati demikian, ia memastikan Kota Bandung terus meningkatkan kewaspadaan terhadap virus corona (Covid-19), termasuk meminta 10 rumah sakit menyiapkan ruang isolasi.
Rumah sakit tersebut yakni RSUD Ujungberung, RSKIA Kopo, RS Salamun, RS Sartika Asih, RS Borromeus, RS Advent, RS Santosa, RS Pindad, RS Al Islam, dan RS Immanuel.
Langkah ini untuk mengantisipasi apabila dua rumah sakit rujukan, yakni RS Hasan Sadikin dan RS Rotinsulu, sedang penuh.
&quot;Kami harus menopang beban RSHS dan Rotinsulu. Kemarin kami adakan pertemuan dengan 10 rumah sakit di Kota Bandung. Nanti kalau RSHS dan Rotinsulu penuh, ini harus siap. Kami langsung melakukan pelatihan kepada petugas laboratorium, perawatnya, lalu dokter spesialis penyakit dalamnya dilatih dengan tenaga dari RSHS,&quot; bebernya di Balai Kota Bandung, Kamis (19/3/2020).
Ia mengatakan, hal itu dilakukan semata sebagai langkah antisipasi. Sekalipun kini petugas medis di Kota Bandung sedang berupaya keras menekan penyebaran virus corona.
&quot;Sebetulnya semua rumah sakit sudah ada ruang isolasinya. Cuma khusus untuk ini harus sesuai dengan standar yang berlaku. Teman-teman di rumah sakit menyatakan siap menyiapkan ruang isolasi,&quot; ujarnya.
Rita mengungkapkan, seorang yang masuk daftar PDP kini sudah sembuh dan dipulangkan dari rumah sakit. Selain itu, satu pasien positif Covid-19 dinyatakan membaik kesehatannya.
&quot;Data terbaru pukul 12.00 WIB, PDP pulang 1. Jadi dari 7 orang kini tinggal 6 orang. Kalau ODP ada 44 orang, lalu positif masih 1 dan kondisinya bagus dan baik. kondisinya sehat seperti biasa tapi masih dirawat karena masih dalam pemeriksaan,&quot; ucapnya.
Di luar itu, dia kembali mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh kabar yang masih meragukan kebenarannya. Masyarakat lebih baik menunggu informasi valid dari pemerintah.
&quot;Masyarakat kalau mau informasi lebih jelas bisa ke 112,&quot; jelas Rita yang kini juga menjadi juru bicara terkair virus corona di Kota Bandung.</description><content:encoded>BANDUNG &amp;ndash; Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Rita Verita mengatakan pasien dalam pengawasan terkait virus corona (Covid-19) kembali berkurang. Saat ini hanya ada enam orang yang berstatus PDP.
Kendati demikian, ia memastikan Kota Bandung terus meningkatkan kewaspadaan terhadap virus corona (Covid-19), termasuk meminta 10 rumah sakit menyiapkan ruang isolasi.
Rumah sakit tersebut yakni RSUD Ujungberung, RSKIA Kopo, RS Salamun, RS Sartika Asih, RS Borromeus, RS Advent, RS Santosa, RS Pindad, RS Al Islam, dan RS Immanuel.
Langkah ini untuk mengantisipasi apabila dua rumah sakit rujukan, yakni RS Hasan Sadikin dan RS Rotinsulu, sedang penuh.
&quot;Kami harus menopang beban RSHS dan Rotinsulu. Kemarin kami adakan pertemuan dengan 10 rumah sakit di Kota Bandung. Nanti kalau RSHS dan Rotinsulu penuh, ini harus siap. Kami langsung melakukan pelatihan kepada petugas laboratorium, perawatnya, lalu dokter spesialis penyakit dalamnya dilatih dengan tenaga dari RSHS,&quot; bebernya di Balai Kota Bandung, Kamis (19/3/2020).
Ia mengatakan, hal itu dilakukan semata sebagai langkah antisipasi. Sekalipun kini petugas medis di Kota Bandung sedang berupaya keras menekan penyebaran virus corona.
&quot;Sebetulnya semua rumah sakit sudah ada ruang isolasinya. Cuma khusus untuk ini harus sesuai dengan standar yang berlaku. Teman-teman di rumah sakit menyatakan siap menyiapkan ruang isolasi,&quot; ujarnya.
Rita mengungkapkan, seorang yang masuk daftar PDP kini sudah sembuh dan dipulangkan dari rumah sakit. Selain itu, satu pasien positif Covid-19 dinyatakan membaik kesehatannya.
&quot;Data terbaru pukul 12.00 WIB, PDP pulang 1. Jadi dari 7 orang kini tinggal 6 orang. Kalau ODP ada 44 orang, lalu positif masih 1 dan kondisinya bagus dan baik. kondisinya sehat seperti biasa tapi masih dirawat karena masih dalam pemeriksaan,&quot; ucapnya.
Di luar itu, dia kembali mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terpengaruh kabar yang masih meragukan kebenarannya. Masyarakat lebih baik menunggu informasi valid dari pemerintah.
&quot;Masyarakat kalau mau informasi lebih jelas bisa ke 112,&quot; jelas Rita yang kini juga menjadi juru bicara terkair virus corona di Kota Bandung.</content:encoded></item></channel></rss>
