<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sebut Virus Corona Hoaks, Pastor Kenya Dipecat dari Gereja </title><description>Pastor Kirimi&amp;nbsp; meminta jemaatnya&amp;nbsp; tetap datang ke gereja meski ada larangan berkumpul karena Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/20/18/2186513/sebut-virus-corona-hoaks-pastor-kenya-dipecat-dari-gereja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/20/18/2186513/sebut-virus-corona-hoaks-pastor-kenya-dipecat-dari-gereja"/><item><title>Sebut Virus Corona Hoaks, Pastor Kenya Dipecat dari Gereja </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/20/18/2186513/sebut-virus-corona-hoaks-pastor-kenya-dipecat-dari-gereja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/20/18/2186513/sebut-virus-corona-hoaks-pastor-kenya-dipecat-dari-gereja</guid><pubDate>Jum'at 20 Maret 2020 16:26 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/20/18/2186513/sebut-virus-corona-hoaks-pastor-kenya-dipecat-dari-gereja-1gkcA3Joz0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/20/18/2186513/sebut-virus-corona-hoaks-pastor-kenya-dipecat-dari-gereja-1gkcA3Joz0.jpg</image><title>Foto: Okezone.</title></images><description>NAIROBI - Seorang pendeta Kenya yang menyebut pandemi virus corona (Covid-19) sebagai hoaks mengejek cuci tangan sebagai cara mencegah virus, telah diberhentikan sementara oleh gerejanya.
Pastor Nathan Kirimi dari Jesus Winner Ministry di Meru, Kenya tengah, awal pekan ini mengecam gereja-gereja yang telah ditutup karena kekhawatiran terkait virus itu. Dia mengatakan virus corona adalah &quot;rumor&quot; yang dimulai untuk menguji umat Kristen dan mendesak pengikutnya untuk terus menghadiri gereja.
Kepemimpinan gereja secara keseluruhan telah menolak pernyataan pendeta itu dan mengatakan pandemi Covid-19 nyata dan menghentikan ibadah di gereja.
Pemimpin Gereja, Pastor Edward Mwai mengatakan Kirimi tidak berbicara untuk seluruh kepemimpinan gereja, dan menambahkan bahwa mereka akan mengikuti arahan pemerintah untuk menunda semua pertemuan publik, demikian diwartakan BBC, Jumat (20/3/2020).
Berbagai gereja di Kenya telah menangguhkan ibadah dan akan menyiarkan kebaktian pada Minggu (15/3/2020).
Kenya sejauh ini mengonfirmasi tujuh kasus virus corona.
</description><content:encoded>NAIROBI - Seorang pendeta Kenya yang menyebut pandemi virus corona (Covid-19) sebagai hoaks mengejek cuci tangan sebagai cara mencegah virus, telah diberhentikan sementara oleh gerejanya.
Pastor Nathan Kirimi dari Jesus Winner Ministry di Meru, Kenya tengah, awal pekan ini mengecam gereja-gereja yang telah ditutup karena kekhawatiran terkait virus itu. Dia mengatakan virus corona adalah &quot;rumor&quot; yang dimulai untuk menguji umat Kristen dan mendesak pengikutnya untuk terus menghadiri gereja.
Kepemimpinan gereja secara keseluruhan telah menolak pernyataan pendeta itu dan mengatakan pandemi Covid-19 nyata dan menghentikan ibadah di gereja.
Pemimpin Gereja, Pastor Edward Mwai mengatakan Kirimi tidak berbicara untuk seluruh kepemimpinan gereja, dan menambahkan bahwa mereka akan mengikuti arahan pemerintah untuk menunda semua pertemuan publik, demikian diwartakan BBC, Jumat (20/3/2020).
Berbagai gereja di Kenya telah menangguhkan ibadah dan akan menyiarkan kebaktian pada Minggu (15/3/2020).
Kenya sejauh ini mengonfirmasi tujuh kasus virus corona.
</content:encoded></item></channel></rss>
