<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasien Positif Corona di Balikpapan Pernah Ikut Kegiatan Keagamaan di Puncak Bogor</title><description>Pasien positif Corona asal Balikpapan, Kalimantan Timur mengikuti kegiatan keagamaan di Bogor.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/20/340/2186353/pasien-positif-corona-di-balikpapan-pernah-ikut-kegiatan-keagamaan-di-puncak-bogor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/20/340/2186353/pasien-positif-corona-di-balikpapan-pernah-ikut-kegiatan-keagamaan-di-puncak-bogor"/><item><title>Pasien Positif Corona di Balikpapan Pernah Ikut Kegiatan Keagamaan di Puncak Bogor</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/20/340/2186353/pasien-positif-corona-di-balikpapan-pernah-ikut-kegiatan-keagamaan-di-puncak-bogor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/20/340/2186353/pasien-positif-corona-di-balikpapan-pernah-ikut-kegiatan-keagamaan-di-puncak-bogor</guid><pubDate>Jum'at 20 Maret 2020 13:05 WIB</pubDate><dc:creator>Amir Sarifudin </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/20/340/2186353/pasien-positif-corona-di-balikpapan-pernah-ikut-kegiatan-keagamaan-di-puncak-bogor-QuD4nODXcC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/20/340/2186353/pasien-positif-corona-di-balikpapan-pernah-ikut-kegiatan-keagamaan-di-puncak-bogor-QuD4nODXcC.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>BALIKPAPAN - Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK ) Balikpapan dr Andi Sri Juliarty menjelaskan bahwa pasien positif Corona asal Balikpapan, Kalimantan Timur mengikuti kegiatan keagamaan di Bogor.

Ia mengikuti kegiatan keagamaan itu bersama rombongan lainya dari berbagai daerah di Indonesia termasuk dari Kukar, Samarinda, Balikpapan dan Solo pada akhir Februari 2020.

&amp;ldquo;Ketika kejadian Solo dinyatakan positif dan meninggal maka tracking diperketat dicari data seluruh peserta yang menghadiri kegiatan tersebut dan diketahui ada peserta dari Balikpapan, Kukar, Samarinda,&amp;rdquo; jelasnya.

&amp;ldquo;Tanggal 14 maret kami hubungi yang bersangkutan semua dan diambil swab-nya dan satu diantara positif Balikpapan, Samarinda juga positif berarti in-line,&amp;rdquo; lanjutnya.

Jumlah peserta yang ikut kegiatan di Bogor berjumlah empat orang. &amp;ldquo;Kalau Samarinda memang sakit nah Balikpapan enggak sakit. Kami hasil tracking kami telepon dan yang bersangkutan koperatif dan datang. Ya 4 orang ini 3 suspect hasilnya belum tahu masih nunggu,&amp;rdquo; jelasnya lagi.

Baca Juga: Satu Orang Positif Corona, Pemkot Balikpapan Langsung Tetapkan Status KLB

Dengan adanya pasien positif Corona ini, penanganan akan diperpanjang sambil melakukan melanjutkan hasil swab dahak, hidung dan tenggorakan yang dikirim ke Litbangkes.

&amp;ldquo;Biasanya kita lakukan dua kali tapi karena positif harus kita ambil kirim berturut-turut sampai hasilnya negatif&amp;rdquo; ujarnya.

Dio sapaan akrabnya menjelasnya pasien ini diketahui awalnya suspect dari tracking yang dilakukan timnya. Jumat besok tim akan melakukan pemeriksaan bagi keluarga dan kerabat pasien.

&amp;ldquo;Besok kami kerja keras melakukan tracking dan pemeriksaan,&amp;rdquo; tambahnya.

Hingga saat ini di Kota Balkpapan jumlah kasus Corona PDP 16 orang, ODP 162 orang dan 1 positif.
</description><content:encoded>BALIKPAPAN - Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK ) Balikpapan dr Andi Sri Juliarty menjelaskan bahwa pasien positif Corona asal Balikpapan, Kalimantan Timur mengikuti kegiatan keagamaan di Bogor.

Ia mengikuti kegiatan keagamaan itu bersama rombongan lainya dari berbagai daerah di Indonesia termasuk dari Kukar, Samarinda, Balikpapan dan Solo pada akhir Februari 2020.

&amp;ldquo;Ketika kejadian Solo dinyatakan positif dan meninggal maka tracking diperketat dicari data seluruh peserta yang menghadiri kegiatan tersebut dan diketahui ada peserta dari Balikpapan, Kukar, Samarinda,&amp;rdquo; jelasnya.

&amp;ldquo;Tanggal 14 maret kami hubungi yang bersangkutan semua dan diambil swab-nya dan satu diantara positif Balikpapan, Samarinda juga positif berarti in-line,&amp;rdquo; lanjutnya.

Jumlah peserta yang ikut kegiatan di Bogor berjumlah empat orang. &amp;ldquo;Kalau Samarinda memang sakit nah Balikpapan enggak sakit. Kami hasil tracking kami telepon dan yang bersangkutan koperatif dan datang. Ya 4 orang ini 3 suspect hasilnya belum tahu masih nunggu,&amp;rdquo; jelasnya lagi.

Baca Juga: Satu Orang Positif Corona, Pemkot Balikpapan Langsung Tetapkan Status KLB

Dengan adanya pasien positif Corona ini, penanganan akan diperpanjang sambil melakukan melanjutkan hasil swab dahak, hidung dan tenggorakan yang dikirim ke Litbangkes.

&amp;ldquo;Biasanya kita lakukan dua kali tapi karena positif harus kita ambil kirim berturut-turut sampai hasilnya negatif&amp;rdquo; ujarnya.

Dio sapaan akrabnya menjelasnya pasien ini diketahui awalnya suspect dari tracking yang dilakukan timnya. Jumat besok tim akan melakukan pemeriksaan bagi keluarga dan kerabat pasien.

&amp;ldquo;Besok kami kerja keras melakukan tracking dan pemeriksaan,&amp;rdquo; tambahnya.

Hingga saat ini di Kota Balkpapan jumlah kasus Corona PDP 16 orang, ODP 162 orang dan 1 positif.
</content:encoded></item></channel></rss>
