<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pulang Field Trip dari Jawa, Puluhan Siswa di Jambi Jalani Isolasi Mandiri</title><description>Puluhan murid di Jambi harus menjalani isolasi mandiri karena baru saja pulang dari Pulau Jawa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/21/340/2186747/pulang-field-trip-dari-jawa-puluhan-siswa-di-jambi-jalani-isolasi-mandiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/21/340/2186747/pulang-field-trip-dari-jawa-puluhan-siswa-di-jambi-jalani-isolasi-mandiri"/><item><title>Pulang Field Trip dari Jawa, Puluhan Siswa di Jambi Jalani Isolasi Mandiri</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/21/340/2186747/pulang-field-trip-dari-jawa-puluhan-siswa-di-jambi-jalani-isolasi-mandiri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/21/340/2186747/pulang-field-trip-dari-jawa-puluhan-siswa-di-jambi-jalani-isolasi-mandiri</guid><pubDate>Sabtu 21 Maret 2020 04:01 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/21/340/2186747/pulang-field-trip-dari-jawa-puluhan-siswa-di-jambi-jalani-isolasi-mandiri-gM7mbNWepL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemeriksaan siswi yang baru saja pulang dari kunjungan ke Pulau Jawa. (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/21/340/2186747/pulang-field-trip-dari-jawa-puluhan-siswa-di-jambi-jalani-isolasi-mandiri-gM7mbNWepL.jpg</image><title>Pemeriksaan siswi yang baru saja pulang dari kunjungan ke Pulau Jawa. (Foto: Istimewa)</title></images><description>JAMBI &amp;ndash; Tim Terpadu Pananganan Corona Virus Disease (Covid-19) Provinsi Jambi langsung memeriksa puluhan murid yang baru pulang field trip ke Pulau Jawa bersama guru dan sopir mobil travel yang disewa.
Satu per satu para murid SMAN 1 Kota Jambi itu diperiksa suhu tubunya dan disemprot disinfektan saat turun dari mobil yang membawanya dari Pulau Jawa, di Kantor Badan Pelatihan Kesehatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi, Jambi, Jumat 20 Maret 2020.
Kepala Bapelkes Muarojambi, Fauzi, mengatakan pihaknya sudah siap siaga untuk kedatangan murid dan guru dari SMAN 1 Kota Jambi tersebut.
&quot;Mereka datang tadi pagi. Jumlahnya 73 orang terdiri dari 64 murid, 5 guru dan sopir 4 bus Pandawa yang diperiksa,&quot; ungkapnya.
Dia menerangkan, setiba di Bapelkes, gedung pemeriksaan sudah dipersiapkan dan hasil pemeriksaan semuanya rata-rata dalam keadaan suhu 35 derajat Celsius. Saat screening berlangsung, social distancing juga diterapkan.
&quot;Semuanya dipulangkan dan dirawat di rumah masih-masing. Sebelum pulang, mereka semua sudah dilakukan disinfektan atau penyemprotan,&quot; jelasnya.
Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Jambi, Johansyah, mengatakan saat ini murid-murid yang baru saja kembali dari Pulau Jawa itu sudah dipulangkan dan dijemput orangtuanya.
&quot;Semuanya sudah kita periksa dari siswa, guru pendamping, bahkan sopir dan kernet bus. Rata-rata suhu mereka 35&amp;ndash;36 derajat. Masih dalam keadaan normal,&quot; tuturnya.
Ia mengatakan, semua yang berangkat itu sudah didata. Bahkan, pihaknya berpesan bila ada gejala batuk pilek segera memeriksakan diri ke puskesmas atau menghubungi pihaknya.
&quot;Mereka disarankan melakukan perawatan mandiri. Untuk para siswa peran orangtua sangat penting di sini. Kita masih menunggu selama 14 hari, jika ada gejala batuk pilek, segera melaporkannya. Kami sudah memberikan nomor orang kesehatan kepada mereka,&quot; ujar Johansyah.
Dia berharap kondisi seluruh murid serta personel yang ikut field trip tersebut bagus dan tidak terindikasi Covid-19.
Terpisah, Kadis Kesehatan Provinsi Jambi Samsiran menyebut pihaknya akan memantau kondisi murid dan guru yang berangkat ke Pulau Jawa tersebut.
&quot;Kita akan menunggu selama 14 hari dulu, karena masa inkubasinya selama itu. Untuk saat ini mereka dilakukan perawatan mandiri dan isolasi di rumah masih-masing. Jika ada gejala batuk pilek segera lapor ke puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,&quot; tegasnya singkat.</description><content:encoded>JAMBI &amp;ndash; Tim Terpadu Pananganan Corona Virus Disease (Covid-19) Provinsi Jambi langsung memeriksa puluhan murid yang baru pulang field trip ke Pulau Jawa bersama guru dan sopir mobil travel yang disewa.
Satu per satu para murid SMAN 1 Kota Jambi itu diperiksa suhu tubunya dan disemprot disinfektan saat turun dari mobil yang membawanya dari Pulau Jawa, di Kantor Badan Pelatihan Kesehatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi, Jambi, Jumat 20 Maret 2020.
Kepala Bapelkes Muarojambi, Fauzi, mengatakan pihaknya sudah siap siaga untuk kedatangan murid dan guru dari SMAN 1 Kota Jambi tersebut.
&quot;Mereka datang tadi pagi. Jumlahnya 73 orang terdiri dari 64 murid, 5 guru dan sopir 4 bus Pandawa yang diperiksa,&quot; ungkapnya.
Dia menerangkan, setiba di Bapelkes, gedung pemeriksaan sudah dipersiapkan dan hasil pemeriksaan semuanya rata-rata dalam keadaan suhu 35 derajat Celsius. Saat screening berlangsung, social distancing juga diterapkan.
&quot;Semuanya dipulangkan dan dirawat di rumah masih-masing. Sebelum pulang, mereka semua sudah dilakukan disinfektan atau penyemprotan,&quot; jelasnya.
Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Jambi, Johansyah, mengatakan saat ini murid-murid yang baru saja kembali dari Pulau Jawa itu sudah dipulangkan dan dijemput orangtuanya.
&quot;Semuanya sudah kita periksa dari siswa, guru pendamping, bahkan sopir dan kernet bus. Rata-rata suhu mereka 35&amp;ndash;36 derajat. Masih dalam keadaan normal,&quot; tuturnya.
Ia mengatakan, semua yang berangkat itu sudah didata. Bahkan, pihaknya berpesan bila ada gejala batuk pilek segera memeriksakan diri ke puskesmas atau menghubungi pihaknya.
&quot;Mereka disarankan melakukan perawatan mandiri. Untuk para siswa peran orangtua sangat penting di sini. Kita masih menunggu selama 14 hari, jika ada gejala batuk pilek, segera melaporkannya. Kami sudah memberikan nomor orang kesehatan kepada mereka,&quot; ujar Johansyah.
Dia berharap kondisi seluruh murid serta personel yang ikut field trip tersebut bagus dan tidak terindikasi Covid-19.
Terpisah, Kadis Kesehatan Provinsi Jambi Samsiran menyebut pihaknya akan memantau kondisi murid dan guru yang berangkat ke Pulau Jawa tersebut.
&quot;Kita akan menunggu selama 14 hari dulu, karena masa inkubasinya selama itu. Untuk saat ini mereka dilakukan perawatan mandiri dan isolasi di rumah masih-masing. Jika ada gejala batuk pilek segera lapor ke puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,&quot; tegasnya singkat.</content:encoded></item></channel></rss>
