<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bertambah Satu, 6 PDP Virus Corona Diisolasi di RSUD SI Pangkalan Bun      </title><description>Kepala Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat Achmad Rois mengatakan dua di antara yang dirawat karena PDP corona yakni satu dari Sukamara dan satu dari Lamandau.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/21/340/2186908/bertambah-satu-6-pdp-virus-corona-diisolasi-di-rsud-si-pangkalan-bun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/21/340/2186908/bertambah-satu-6-pdp-virus-corona-diisolasi-di-rsud-si-pangkalan-bun"/><item><title>Bertambah Satu, 6 PDP Virus Corona Diisolasi di RSUD SI Pangkalan Bun      </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/21/340/2186908/bertambah-satu-6-pdp-virus-corona-diisolasi-di-rsud-si-pangkalan-bun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/21/340/2186908/bertambah-satu-6-pdp-virus-corona-diisolasi-di-rsud-si-pangkalan-bun</guid><pubDate>Sabtu 21 Maret 2020 14:33 WIB</pubDate><dc:creator>Sigit Dzakwan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/21/340/2186908/bertambah-satu-6-pdp-virus-corona-diisolasi-di-rsud-si-pangkalan-bun-XZkfOhx9F2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat Achmad Rois. Foto: Sigit Dzakwan</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/21/340/2186908/bertambah-satu-6-pdp-virus-corona-diisolasi-di-rsud-si-pangkalan-bun-XZkfOhx9F2.jpg</image><title>Kepala Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat Achmad Rois. Foto: Sigit Dzakwan</title></images><description>KOTAWARINGIN BARAT - Pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona COVID-19 yang diisolasi di RSUD Sultan Imanuddin (SI), Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah bertambah dari lima menjadi enam. Semua pasien dikarantina di ruang isolasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat Achmad Rois mengatakan dua di antara yang dirawat karena PDP corona yakni satu dari Sukamara dan satu dari Lamandau. &quot;PDP COVID-19 yang dirawat di RSUD SI saat ini dari Kotawaringin Barat tetap empat orang, PDP dari Sukamara satu orang dan PDP dari Lamandau satu orang,&quot; ujarnya.

Rois menambahkan pasien terakhir masuk kemarin, Jumat 20 Maret 2020 sore.&amp;ldquo;Untuk gejalanya masih sama tapi mengarah ke radang paru-paru (pnemonia),&quot; tandasnya.

Selain itu, lanjut Rois, hasil koordinasi lintas lembaga dan sektor terjadi peningkatan jumlah Orang dalam Pantauan (ODP) selama 14 hari di Kotawaringin Barat, kini totalnya ada 25 orang.

Mereka tersebar di Kecamatan Kumai tujuh ODP, Kecamatan Pangkalan Lada 14 ODP, Kecamatan Pangkalan Banteng tiga ODP, dan Kecamatan Arut Utara satu  ODP.
Baca Juga:&amp;nbsp;5 Orang PDP Corona Diisolasi di RSUD Pangkalan Bun&amp;nbsp;
&quot;ODP menjadi pengawasan harian selama 14 hari yang dilakukan oleh puskesmas, dan dilaporkan secara umum mereka kondisinya membaik,&quot; imbuhnya.

Rois menerangkan, pihaknya memberikan pengertian kepada masyarakat bahwa virus corona COVID-19 dinyatakan positif atau Confirmed Cases, itu ketika sudah mendapatkan hasil dari labolatorium yang ditunjuk pemerintah untuk dilakukan pemeriksaan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pasien Positif Corona Asal Riau Ternyata Tinggal di Jakarta&amp;nbsp;
&quot;Wilayah kita Kotawaringin Barat, labolatorium yang ditugaskan untuk mewilayahi Kalteng adalah labolatorium di Surabaya, hasil sudah kita kirim tiga hari lalu, hari ini juga ada pengiriman sampel lagi dan belum ada hasil sampai sekarang. Artinya masih Pasien Dalam Pengawasan (PDP), sehingga informasi yang beredar positif Covid-19, saya pastikan sampai saat ini kondisi kita Kotawaringin Barat belum dinyatakan positif karena masih dalam pemeriksaan.&amp;rdquo;</description><content:encoded>KOTAWARINGIN BARAT - Pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona COVID-19 yang diisolasi di RSUD Sultan Imanuddin (SI), Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah bertambah dari lima menjadi enam. Semua pasien dikarantina di ruang isolasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat Achmad Rois mengatakan dua di antara yang dirawat karena PDP corona yakni satu dari Sukamara dan satu dari Lamandau. &quot;PDP COVID-19 yang dirawat di RSUD SI saat ini dari Kotawaringin Barat tetap empat orang, PDP dari Sukamara satu orang dan PDP dari Lamandau satu orang,&quot; ujarnya.

Rois menambahkan pasien terakhir masuk kemarin, Jumat 20 Maret 2020 sore.&amp;ldquo;Untuk gejalanya masih sama tapi mengarah ke radang paru-paru (pnemonia),&quot; tandasnya.

Selain itu, lanjut Rois, hasil koordinasi lintas lembaga dan sektor terjadi peningkatan jumlah Orang dalam Pantauan (ODP) selama 14 hari di Kotawaringin Barat, kini totalnya ada 25 orang.

Mereka tersebar di Kecamatan Kumai tujuh ODP, Kecamatan Pangkalan Lada 14 ODP, Kecamatan Pangkalan Banteng tiga ODP, dan Kecamatan Arut Utara satu  ODP.
Baca Juga:&amp;nbsp;5 Orang PDP Corona Diisolasi di RSUD Pangkalan Bun&amp;nbsp;
&quot;ODP menjadi pengawasan harian selama 14 hari yang dilakukan oleh puskesmas, dan dilaporkan secara umum mereka kondisinya membaik,&quot; imbuhnya.

Rois menerangkan, pihaknya memberikan pengertian kepada masyarakat bahwa virus corona COVID-19 dinyatakan positif atau Confirmed Cases, itu ketika sudah mendapatkan hasil dari labolatorium yang ditunjuk pemerintah untuk dilakukan pemeriksaan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pasien Positif Corona Asal Riau Ternyata Tinggal di Jakarta&amp;nbsp;
&quot;Wilayah kita Kotawaringin Barat, labolatorium yang ditugaskan untuk mewilayahi Kalteng adalah labolatorium di Surabaya, hasil sudah kita kirim tiga hari lalu, hari ini juga ada pengiriman sampel lagi dan belum ada hasil sampai sekarang. Artinya masih Pasien Dalam Pengawasan (PDP), sehingga informasi yang beredar positif Covid-19, saya pastikan sampai saat ini kondisi kita Kotawaringin Barat belum dinyatakan positif karena masih dalam pemeriksaan.&amp;rdquo;</content:encoded></item></channel></rss>
