<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasien Positif Covid-19 Diminta Isolasi Mandiri jika Hanya Miliki Keluhan Ringan</title><description>Masyarakat diminta untuk melakukan isolasi diri secara mandiri jika hanya memiliki keluhan ringan setelah dinyatakan positif corona.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/22/337/2187330/pasien-positif-covid-19-diminta-isolasi-mandiri-jika-hanya-miliki-keluhan-ringan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/22/337/2187330/pasien-positif-covid-19-diminta-isolasi-mandiri-jika-hanya-miliki-keluhan-ringan"/><item><title>Pasien Positif Covid-19 Diminta Isolasi Mandiri jika Hanya Miliki Keluhan Ringan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/22/337/2187330/pasien-positif-covid-19-diminta-isolasi-mandiri-jika-hanya-miliki-keluhan-ringan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/22/337/2187330/pasien-positif-covid-19-diminta-isolasi-mandiri-jika-hanya-miliki-keluhan-ringan</guid><pubDate>Minggu 22 Maret 2020 18:37 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/22/337/2187330/pasien-positif-covid-19-diminta-isolasi-mandiri-jika-hanya-miliki-keluhan-ringan-7mZ9P080gp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Juru Bicara Penanganan Virus Korona, Achmad Yurianto (foto: Okezone/Arif Julianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/22/337/2187330/pasien-positif-covid-19-diminta-isolasi-mandiri-jika-hanya-miliki-keluhan-ringan-7mZ9P080gp.jpg</image><title>Juru Bicara Penanganan Virus Korona, Achmad Yurianto (foto: Okezone/Arif Julianto)</title></images><description>JAKARTA - Masyarakat diminta untuk melakukan isolasi diri secara mandiri jika hanya memiliki keluhan ringan setelah  dinyatakan positif terjangkit virus corona (Covid-19).

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Ahmad Yurianto mengakui saat ini ada banyak masyarakat yang mendatangi rumah sakit untuk mengecek apakah dirinya terinfeksi virus corona.
Baca Juga:&amp;nbsp;7 Orang di Bogor Positif Virus Corona, 1 Meninggal Dunia&amp;nbsp;
&quot;Sekarang rumah sakit kita didatangi banyak orang dan kemudian kapasitasnya hampir melebihi batas yang ada. Akan tetapi kalau kita lihat dan kita teliti dengan baik sebenarnya banyak yang mereka yang sebenarnya yang tidak perlu diindikasikan untuk masuk ke rumah sakit karena positif dengan keluhan yang ringan sebenarnya cukup untuk melakukan isolasi diri,&quot; kata Yuri melalui video teleconference di Kantor BNPB, Jakarta, Minggu (22/3/2020).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/03/20/62249/319302_medium.jpg&quot; alt=&quot;Data Terbaru, Pasien Positif Virus Corona Melonjak Menjadi 369 Orang&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Yuri menjelaskan, strategi yang selanjutnya yang harus dipahami adalah bagaimana pasien positif corona tersebut melakukan isolasi diri guna mencegah penularan ke orang lain dengan tidak menggunakan alat makan, minum, dan lainnya secara bersama-sama dengan anggota keluarga lainnya.

&quot;Mana kala kita yakini atau kita duga diri kita sedang sakit tinggal di rumah batasi kontak dengan anggota keluarga yang lain, tidak menggunakan alat makan dan alat minum secara sama-sama,&quot; jelasnya.

Yuri menerangkan bahwa pasien yang tak perlu mendapat perawatan dari rumah sakit tersebut wajib melakukan monitoring kondisi kesehatannya secara rutin dan melaksanakan konsultasi terus-menerus dengan para tenaga kesehatan yang profesional.

&quot;Apabila ada tetangga kita yang isolasi diri maka alangkah baiknya kepada tetangga yang lainnya untuk selalu melihat, monitor memberikan dukungan memberikan support yang sedang melaksanakan isolasi diri,&quot; sambungnya.

&quot;Sehingga kemudian secara selektif kita bisa melakukan pengawasan untuk yang sekarang telah dilaksanakan oleh pemerintah sejak hari Jumat sore adalah  melakukan screening test,&quot; tambah dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jakarta Masih Tempati Urutan Teratas Kasus Covid-19&amp;nbsp;
Ia menambahkan, pemerintah akan terus melakukan pemeriksaan test rapid secara massal kepada kelompok dan wilayah yang beresiko tinggi penyebaran Covid-19.

&quot;Ini akan secara lebih besar lebihasif kita laksnakaan. Upaya yang kita lakukan pada tahap awal untuk screening test untuk perpisahan sudah barang tentu ini akan secara lebih besar lebih masif,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Masyarakat diminta untuk melakukan isolasi diri secara mandiri jika hanya memiliki keluhan ringan setelah  dinyatakan positif terjangkit virus corona (Covid-19).

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Ahmad Yurianto mengakui saat ini ada banyak masyarakat yang mendatangi rumah sakit untuk mengecek apakah dirinya terinfeksi virus corona.
Baca Juga:&amp;nbsp;7 Orang di Bogor Positif Virus Corona, 1 Meninggal Dunia&amp;nbsp;
&quot;Sekarang rumah sakit kita didatangi banyak orang dan kemudian kapasitasnya hampir melebihi batas yang ada. Akan tetapi kalau kita lihat dan kita teliti dengan baik sebenarnya banyak yang mereka yang sebenarnya yang tidak perlu diindikasikan untuk masuk ke rumah sakit karena positif dengan keluhan yang ringan sebenarnya cukup untuk melakukan isolasi diri,&quot; kata Yuri melalui video teleconference di Kantor BNPB, Jakarta, Minggu (22/3/2020).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/03/20/62249/319302_medium.jpg&quot; alt=&quot;Data Terbaru, Pasien Positif Virus Corona Melonjak Menjadi 369 Orang&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Yuri menjelaskan, strategi yang selanjutnya yang harus dipahami adalah bagaimana pasien positif corona tersebut melakukan isolasi diri guna mencegah penularan ke orang lain dengan tidak menggunakan alat makan, minum, dan lainnya secara bersama-sama dengan anggota keluarga lainnya.

&quot;Mana kala kita yakini atau kita duga diri kita sedang sakit tinggal di rumah batasi kontak dengan anggota keluarga yang lain, tidak menggunakan alat makan dan alat minum secara sama-sama,&quot; jelasnya.

Yuri menerangkan bahwa pasien yang tak perlu mendapat perawatan dari rumah sakit tersebut wajib melakukan monitoring kondisi kesehatannya secara rutin dan melaksanakan konsultasi terus-menerus dengan para tenaga kesehatan yang profesional.

&quot;Apabila ada tetangga kita yang isolasi diri maka alangkah baiknya kepada tetangga yang lainnya untuk selalu melihat, monitor memberikan dukungan memberikan support yang sedang melaksanakan isolasi diri,&quot; sambungnya.

&quot;Sehingga kemudian secara selektif kita bisa melakukan pengawasan untuk yang sekarang telah dilaksanakan oleh pemerintah sejak hari Jumat sore adalah  melakukan screening test,&quot; tambah dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jakarta Masih Tempati Urutan Teratas Kasus Covid-19&amp;nbsp;
Ia menambahkan, pemerintah akan terus melakukan pemeriksaan test rapid secara massal kepada kelompok dan wilayah yang beresiko tinggi penyebaran Covid-19.

&quot;Ini akan secara lebih besar lebihasif kita laksnakaan. Upaya yang kita lakukan pada tahap awal untuk screening test untuk perpisahan sudah barang tentu ini akan secara lebih besar lebih masif,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
