<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Murid PAUD hingga SMP di Jambi Kembali Diliburkan untuk Cegah Corona</title><description>Siswa PAUD sampai SMP di Jambi kembali diliburkan untuk mencegah persebaran virus corona (Covid-19).</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/23/340/2187547/murid-paud-hingga-smp-di-jambi-kembali-diliburkan-untuk-cegah-corona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/23/340/2187547/murid-paud-hingga-smp-di-jambi-kembali-diliburkan-untuk-cegah-corona"/><item><title>Murid PAUD hingga SMP di Jambi Kembali Diliburkan untuk Cegah Corona</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/23/340/2187547/murid-paud-hingga-smp-di-jambi-kembali-diliburkan-untuk-cegah-corona</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/23/340/2187547/murid-paud-hingga-smp-di-jambi-kembali-diliburkan-untuk-cegah-corona</guid><pubDate>Senin 23 Maret 2020 11:38 WIB</pubDate><dc:creator>Azhari Sultan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/23/340/2187547/murid-paud-hingga-smp-di-jambi-kembali-diliburkan-untuk-cegah-corona-AoHWmAGNBd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi murid sekolah. (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/23/340/2187547/murid-paud-hingga-smp-di-jambi-kembali-diliburkan-untuk-cegah-corona-AoHWmAGNBd.jpg</image><title>Ilustrasi murid sekolah. (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAMBI &amp;ndash; Mengingat penularan Corona Virus Desease (Covid-19) masih terjadi di Kota Jambi, Wali Kota Syarif Fasha kembali merumahkan murid PAUD, TK, SD, dan SMP/sederajat negeri maupun swasta di selama satu minggu atau 23&amp;ndash;29 Maret 2020.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Jambi sudah meliburkan mereka selama sepekan, yakni pada 17&amp;ndash;23 Maret 2020.
Baca juga:   APD Minim, Petugas Medis Sampai Kenakan Jas Hujan&amp;nbsp;
 
Fasha mengatakan, dirumahkannya siswa selama tujuh hari itu bukan diliburkan sepenuhnya, karena sekolah diwajibkan memberi materi pembelajaran jarak jauh (learning from home) agar anak didik tetap belajar atau melaksanakan pembelajaran mandiri dengan sistem daring.
&quot;Pihak sekolah juga dapat memanfaatkan aplikasi berbasis IT untuk menunjang sistem pembelajaran tersebut,&quot; ujarnya, Minggu 22 Maret 2020.
Tidak hanya itu, ia juga melarang orangtua membawa dan membiarkan anaknya keluar rumah, kecuali untuk keperluan penting dan mendesak, seperti berobat.
Baca juga:   Cegah Covid-19, Penghuni Rutan Sampang Dilarang Kontak Langsung dengan Pengunjung&amp;nbsp;
 
Selama dirumahkan, lanjut dia, para orangtua diharapkan memberi bimbingan serta pengajaran kepada anaknya terkait bahaya serta langkah antisipasi Covid-19.
&quot;Instruksi ini diambil sebagai bagian dari aksi social distancing, membatasi aktivitas masyarakat, demi meminimalisasi potensi penularan Covid-19 di Kota Jambi,&quot; tegasnya.</description><content:encoded>JAMBI &amp;ndash; Mengingat penularan Corona Virus Desease (Covid-19) masih terjadi di Kota Jambi, Wali Kota Syarif Fasha kembali merumahkan murid PAUD, TK, SD, dan SMP/sederajat negeri maupun swasta di selama satu minggu atau 23&amp;ndash;29 Maret 2020.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Jambi sudah meliburkan mereka selama sepekan, yakni pada 17&amp;ndash;23 Maret 2020.
Baca juga:   APD Minim, Petugas Medis Sampai Kenakan Jas Hujan&amp;nbsp;
 
Fasha mengatakan, dirumahkannya siswa selama tujuh hari itu bukan diliburkan sepenuhnya, karena sekolah diwajibkan memberi materi pembelajaran jarak jauh (learning from home) agar anak didik tetap belajar atau melaksanakan pembelajaran mandiri dengan sistem daring.
&quot;Pihak sekolah juga dapat memanfaatkan aplikasi berbasis IT untuk menunjang sistem pembelajaran tersebut,&quot; ujarnya, Minggu 22 Maret 2020.
Tidak hanya itu, ia juga melarang orangtua membawa dan membiarkan anaknya keluar rumah, kecuali untuk keperluan penting dan mendesak, seperti berobat.
Baca juga:   Cegah Covid-19, Penghuni Rutan Sampang Dilarang Kontak Langsung dengan Pengunjung&amp;nbsp;
 
Selama dirumahkan, lanjut dia, para orangtua diharapkan memberi bimbingan serta pengajaran kepada anaknya terkait bahaya serta langkah antisipasi Covid-19.
&quot;Instruksi ini diambil sebagai bagian dari aksi social distancing, membatasi aktivitas masyarakat, demi meminimalisasi potensi penularan Covid-19 di Kota Jambi,&quot; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
