<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ironi Darurat Covid-19, Pelajar Keluyuran hingga Tempat Hiburan Malam Buka</title><description>Penerapan belajar di rumah bagi siswa untuk mencegah penularan virus corona di Jawa Tengah, tak sepenuhnya ditaati.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/23/512/2187751/ironi-darurat-covid-19-pelajar-keluyuran-hingga-tempat-hiburan-malam-buka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/23/512/2187751/ironi-darurat-covid-19-pelajar-keluyuran-hingga-tempat-hiburan-malam-buka"/><item><title>Ironi Darurat Covid-19, Pelajar Keluyuran hingga Tempat Hiburan Malam Buka</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/23/512/2187751/ironi-darurat-covid-19-pelajar-keluyuran-hingga-tempat-hiburan-malam-buka</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/23/512/2187751/ironi-darurat-covid-19-pelajar-keluyuran-hingga-tempat-hiburan-malam-buka</guid><pubDate>Senin 23 Maret 2020 15:45 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/23/512/2187751/ironi-darurat-covid-19-pelajar-keluyuran-hingga-tempat-hiburan-malam-buka-TvRYvzYimR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Antisipasi Virus Corona (foto: Okezone/Heru Haryono)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/23/512/2187751/ironi-darurat-covid-19-pelajar-keluyuran-hingga-tempat-hiburan-malam-buka-TvRYvzYimR.jpg</image><title>Antisipasi Virus Corona (foto: Okezone/Heru Haryono)</title></images><description>SEMARANG - Penerapan belajar di rumah bagi siswa untuk mencegah penularan virus corona di Jawa Tengah, tak sepenuhnya ditaati. Masih banyak pelajar keluyuran hingga tempat hiburan malam yang masih beroperasi.

&quot;Kita harus jauh lebih serius lagi untuk melakukan upaya preventif. Social distancing mesti terus kita evaluasi. Saya masih melihat anak-anak nongkrong kafe-kafe ramai tempat hiburan malam masih (buka),&quot; kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Senin (23/3/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Anies Imbau Anak Muda Tak Bersalaman dengan Lansia saat Wabah Corona&amp;nbsp;
Untuk itu, dia mengapresiasi langkah Satpol PP di berbagai daerah yang melakukan patroli. Hasilnya, para pelajar yang mestinya tinggal di rumah ternyata berada di tempat-tempat nongkrong.

&quot;Alhamdulillah kemarin Satpol PP di beberapa tempat kita mulai bergerak. Saya bisa melihat contoh ada di Magelang ada di Semarang, mereka ketemu dengan pelajar yang ternyata tidak di rumah,&quot; jelasnya.

Sekadar diketahui, seluruh pelajar mulai TK hingga SMA diliburkan masuk sekolah untuk mencegah penularan Covid-19. Sebagai gantinya, kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan dengan sistem online atau daring.

&quot;Kami putuskan semua tempat hiburan ditutup karena kemungkinan persebaran di sana sangat tinggi,&quot; kata Ganjar, usai menggelar rapat terbatas dengan jajarannya, Senin 16 Maret.
Baca Juga:&amp;nbsp;Wapres Ma'ruf Amin Minta Semua Pihak Bersatu Hadapi Virus Corona&amp;nbsp;
Selain tempat hiburan, sektor yang telah ditutup adalah sebagian destinasi wisata. Menurut Ganjar, sejak awal merebaknya virus corona kunjungan pariwisata di Jawa Tengah terus menurun.

&quot;Ini jauh lebih penting untuk mencegah dengan baik. Untuk wisatawan lokal tingkat kunjungannya turun mencapai 72,49 persen, dan 88,46 persen penurunan untuk wisatawan asing,&quot; katanya.</description><content:encoded>SEMARANG - Penerapan belajar di rumah bagi siswa untuk mencegah penularan virus corona di Jawa Tengah, tak sepenuhnya ditaati. Masih banyak pelajar keluyuran hingga tempat hiburan malam yang masih beroperasi.

&quot;Kita harus jauh lebih serius lagi untuk melakukan upaya preventif. Social distancing mesti terus kita evaluasi. Saya masih melihat anak-anak nongkrong kafe-kafe ramai tempat hiburan malam masih (buka),&quot; kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Senin (23/3/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Anies Imbau Anak Muda Tak Bersalaman dengan Lansia saat Wabah Corona&amp;nbsp;
Untuk itu, dia mengapresiasi langkah Satpol PP di berbagai daerah yang melakukan patroli. Hasilnya, para pelajar yang mestinya tinggal di rumah ternyata berada di tempat-tempat nongkrong.

&quot;Alhamdulillah kemarin Satpol PP di beberapa tempat kita mulai bergerak. Saya bisa melihat contoh ada di Magelang ada di Semarang, mereka ketemu dengan pelajar yang ternyata tidak di rumah,&quot; jelasnya.

Sekadar diketahui, seluruh pelajar mulai TK hingga SMA diliburkan masuk sekolah untuk mencegah penularan Covid-19. Sebagai gantinya, kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan dengan sistem online atau daring.

&quot;Kami putuskan semua tempat hiburan ditutup karena kemungkinan persebaran di sana sangat tinggi,&quot; kata Ganjar, usai menggelar rapat terbatas dengan jajarannya, Senin 16 Maret.
Baca Juga:&amp;nbsp;Wapres Ma'ruf Amin Minta Semua Pihak Bersatu Hadapi Virus Corona&amp;nbsp;
Selain tempat hiburan, sektor yang telah ditutup adalah sebagian destinasi wisata. Menurut Ganjar, sejak awal merebaknya virus corona kunjungan pariwisata di Jawa Tengah terus menurun.

&quot;Ini jauh lebih penting untuk mencegah dengan baik. Untuk wisatawan lokal tingkat kunjungannya turun mencapai 72,49 persen, dan 88,46 persen penurunan untuk wisatawan asing,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
