<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>102 Pasien Covid-19 Datangi RS Darurat Wisma Atlet, 71 Orang Langsung Dirawat </title><description>Kata Yurianto, mayoritas pasien yang dirujuk ke rumah sakit darurat di Wisma Atlet memiliki gejala Covid-19 sedang hingga ringan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/24/337/2188385/102-pasien-covid-19-datangi-rs-darurat-wisma-atlet-71-orang-langsung-dirawat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/24/337/2188385/102-pasien-covid-19-datangi-rs-darurat-wisma-atlet-71-orang-langsung-dirawat"/><item><title>102 Pasien Covid-19 Datangi RS Darurat Wisma Atlet, 71 Orang Langsung Dirawat </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/24/337/2188385/102-pasien-covid-19-datangi-rs-darurat-wisma-atlet-71-orang-langsung-dirawat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/24/337/2188385/102-pasien-covid-19-datangi-rs-darurat-wisma-atlet-71-orang-langsung-dirawat</guid><pubDate>Selasa 24 Maret 2020 17:17 WIB</pubDate><dc:creator>Arie Dwi Satrio</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/24/337/2188385/102-pasien-covid-19-datangi-rs-darurat-wisma-atlet-71-orang-langsung-dirawat-f0oegbjj9t.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Salah satu ruang perawatan di Wisma Atlet RS Darurat Corona di Kemayoran, Jakpus (Foto: KemenPUPR)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/24/337/2188385/102-pasien-covid-19-datangi-rs-darurat-wisma-atlet-71-orang-langsung-dirawat-f0oegbjj9t.JPG</image><title>Salah satu ruang perawatan di Wisma Atlet RS Darurat Corona di Kemayoran, Jakpus (Foto: KemenPUPR)</title></images><description>JAKARTA - Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto membeberkan bahwa terdapat 102 pasien yang diduga terpapar virus corona mendatangi rumah sakit darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, hari ini. Dari 102 pasien itu, 71 di antara mereka langsung dirawat.
&quot;Hari ini sudah ada 102 kunjungan dari pasien Covid-19 dan ada 71 yang langsung kita rawat, dan 31 tidak perlu kita rawat,&quot; kata Yurianto saat konferensi pers di Graha BNPB yang disalurkan melalui sambungan YouTube, Selasa (24/3/2020).
Kata Yurianto, mayoritas pasien yang dirujuk ke rumah sakit darurat di Wisma Atlet memiliki gejala Covid-19 sedang hingga ringan. Sementara jika ada pasien yang mempunyai penyakit bawaan selain Covid-19 akan dipindah ke RS rujukan.
&quot;Ada dua ada faktor comorbid (penyakit penyerta) makanya kami rujuk ke RSPAD Gatot Subroto,&quot; ucap Yurianto.

Oleh sebab itu, ia meminta terhadap pasien yang memiliki gejala ringan tidak perlu ke rumah sakit yang justru membebani layanan petugas medis. Ia Yurianto berharap pasien gejala ringan cukup isolasi mandiri di rumah.
&quot;Yang di rumah sakit adalah yang kami pastikan tidak mungkin isolasi diri di rumah atau kami yakini butuh monitoring intensif. Misalnya dengan gejala sedang atau comorbid yang menyertai,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto membeberkan bahwa terdapat 102 pasien yang diduga terpapar virus corona mendatangi rumah sakit darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, hari ini. Dari 102 pasien itu, 71 di antara mereka langsung dirawat.
&quot;Hari ini sudah ada 102 kunjungan dari pasien Covid-19 dan ada 71 yang langsung kita rawat, dan 31 tidak perlu kita rawat,&quot; kata Yurianto saat konferensi pers di Graha BNPB yang disalurkan melalui sambungan YouTube, Selasa (24/3/2020).
Kata Yurianto, mayoritas pasien yang dirujuk ke rumah sakit darurat di Wisma Atlet memiliki gejala Covid-19 sedang hingga ringan. Sementara jika ada pasien yang mempunyai penyakit bawaan selain Covid-19 akan dipindah ke RS rujukan.
&quot;Ada dua ada faktor comorbid (penyakit penyerta) makanya kami rujuk ke RSPAD Gatot Subroto,&quot; ucap Yurianto.

Oleh sebab itu, ia meminta terhadap pasien yang memiliki gejala ringan tidak perlu ke rumah sakit yang justru membebani layanan petugas medis. Ia Yurianto berharap pasien gejala ringan cukup isolasi mandiri di rumah.
&quot;Yang di rumah sakit adalah yang kami pastikan tidak mungkin isolasi diri di rumah atau kami yakini butuh monitoring intensif. Misalnya dengan gejala sedang atau comorbid yang menyertai,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
