<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cegah Penularan Corona, Ratusan Pemuda Asyik Nongkrong Dibubarkan Polisi</title><description>Satu per satu kafe, warung kopi, dan restoran dengan ratusan pemuda dibubarkan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/24/519/2188070/cegah-penularan-corona-ratusan-pemuda-asyik-nongkrong-dibubarkan-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/03/24/519/2188070/cegah-penularan-corona-ratusan-pemuda-asyik-nongkrong-dibubarkan-polisi"/><item><title>Cegah Penularan Corona, Ratusan Pemuda Asyik Nongkrong Dibubarkan Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/03/24/519/2188070/cegah-penularan-corona-ratusan-pemuda-asyik-nongkrong-dibubarkan-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/03/24/519/2188070/cegah-penularan-corona-ratusan-pemuda-asyik-nongkrong-dibubarkan-polisi</guid><pubDate>Selasa 24 Maret 2020 10:23 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/24/519/2188070/cegah-penularan-corona-ratusan-pemuda-asyik-nongkrong-dibubarkan-polisi-yA54YfTDXS.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Pembubaran anak muda nongkrong di Kota Malang (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/24/519/2188070/cegah-penularan-corona-ratusan-pemuda-asyik-nongkrong-dibubarkan-polisi-yA54YfTDXS.JPG</image><title>Pembubaran anak muda nongkrong di Kota Malang (Foto: Ist)</title></images><description>KOTA MALANG - Kota Malang, Jawa Timur terus berupaya memaksimalkan social distance atau pembatasan interaksi sosial dengan melakukan sejumlah patroli dan operasi persuasif ke kerumunan massa. Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona semakin meluas di Malang.
Operasi yang dilakukan ratusan personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol, BPBD, dan instansi lainnya, pada Senin tadi hingga Selasa (24/3/2020) dini hari ini menyasar sejumlah kafe, restoran, dan tempat umum lainnya dimana kerap kali ratusan anak muda berkumpul nongkrong.
Pasukan gabungan bergerak mulai dari Mapolresta Malang Kota menyisir sejumlah titik yakni Jalan Ijen, Jalan Pahlawan Trip, Jalan Surabaya, Jalan Bogor, Jalan Bandung, hingga kawasan Joyogrand.
Tampak Wali Kota, Malang Sutiaji, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, Dandim 083 Tommy Anderson, dan Sekda Malang Wasto turut serta dalam operasi pembubaran kerumunan massa ini.
Satu per satu kafe, warung kopi, dan restoran dengan ratusan pemuda dibubarkan. Tak hanya membubarkan saja, pemilik usaha juga diminta untuk menutup sementara.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata menyatakan, operasi ini merupakan inisiasi dari kepolisian menindaklanjuti maklumat Kapolri mengenai kepatuhan kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19.

&quot;Ini bukan lagi tahapan sosialisasi, tapi ini sudah memasuki penindakan. Jadi saya minta anggota memulangkan setiap orang yang berkumpul masa, termasuk di kafe, warung kopi, dan restoran. Perintahnya satu tutup dan bubarkan,&quot; tegas Leonardus Simarmata.
Di sisi lain Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan, penyebaran Covid-19 atau virus corona ini merupakan ancaman bagi anak bangsa, jadi ia meminta masyarakat Kota Malang untuk tak meremehkannya.
&quot;Jangan main-main, terus menganggap seakan tidak ada apa-apa dan menyepelekan. Angka (kasus corona) secara nasional dan di daerah terus bertambah dari waktu ke waktu. Saya minta kita harus sungguh-sungguh memotong mata rantai penyebaran dengan memaksimalkan social distancing, dan memperbanyak aktivitas di rumah,&quot; papar Sutiaji.</description><content:encoded>KOTA MALANG - Kota Malang, Jawa Timur terus berupaya memaksimalkan social distance atau pembatasan interaksi sosial dengan melakukan sejumlah patroli dan operasi persuasif ke kerumunan massa. Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona semakin meluas di Malang.
Operasi yang dilakukan ratusan personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol, BPBD, dan instansi lainnya, pada Senin tadi hingga Selasa (24/3/2020) dini hari ini menyasar sejumlah kafe, restoran, dan tempat umum lainnya dimana kerap kali ratusan anak muda berkumpul nongkrong.
Pasukan gabungan bergerak mulai dari Mapolresta Malang Kota menyisir sejumlah titik yakni Jalan Ijen, Jalan Pahlawan Trip, Jalan Surabaya, Jalan Bogor, Jalan Bandung, hingga kawasan Joyogrand.
Tampak Wali Kota, Malang Sutiaji, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, Dandim 083 Tommy Anderson, dan Sekda Malang Wasto turut serta dalam operasi pembubaran kerumunan massa ini.
Satu per satu kafe, warung kopi, dan restoran dengan ratusan pemuda dibubarkan. Tak hanya membubarkan saja, pemilik usaha juga diminta untuk menutup sementara.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata menyatakan, operasi ini merupakan inisiasi dari kepolisian menindaklanjuti maklumat Kapolri mengenai kepatuhan kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19.

&quot;Ini bukan lagi tahapan sosialisasi, tapi ini sudah memasuki penindakan. Jadi saya minta anggota memulangkan setiap orang yang berkumpul masa, termasuk di kafe, warung kopi, dan restoran. Perintahnya satu tutup dan bubarkan,&quot; tegas Leonardus Simarmata.
Di sisi lain Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan, penyebaran Covid-19 atau virus corona ini merupakan ancaman bagi anak bangsa, jadi ia meminta masyarakat Kota Malang untuk tak meremehkannya.
&quot;Jangan main-main, terus menganggap seakan tidak ada apa-apa dan menyepelekan. Angka (kasus corona) secara nasional dan di daerah terus bertambah dari waktu ke waktu. Saya minta kita harus sungguh-sungguh memotong mata rantai penyebaran dengan memaksimalkan social distancing, dan memperbanyak aktivitas di rumah,&quot; papar Sutiaji.</content:encoded></item></channel></rss>
